Apa Itu Desil Penerima Bansos 2026? Ini Daftar, Fungsi, dan Cara Ceknya

Apa Itu Desil Penerima Bansos 2026? Ini Daftar, Fungsi, dan Cara Ceknya

Apa Itu Desil Penerima Bansos 2026? Ini Daftar, Fungsi, dan Cara Ceknya

Masyarakat dapat mengetahui posisi keluarganya dalam kelompok kesejahteraan melalui data desil yang digunakan pemerintah sebagai salah satu dasar penentuan sasaran bantuan sosial pada 2026.

Informasi tersebut tercatat dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) dan menggambarkan kondisi sosial ekonomi keluarga berdasarkan data pemerintah.

Pada penyaluran Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) tahap 3 untuk periode Juli-September 2026, pemerintah menggunakan data sosial ekonomi yang telah diperbarui oleh Badan Pusat Statistik (BPS).

Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul sebelumnya menjelaskan bahwa data penerima bansos tidak bersifat tetap. Data tersebut terus mengalami pembaruan dan hasil pemutakhirannya disampaikan kepada Kementerian Sosial (Kemensos) secara berkala.

Pembaruan tersebut dapat berdampak pada status penerima bantuan. Selain perubahan data kependudukan, seperti penerima yang meninggal dunia, perubahan tingkat kesejahteraan yang tercermin dalam desil juga dapat menyebabkan status bantuan berubah.

Pemerintah juga dapat menangguhkan penyaluran bansos apabila hasil pemeriksaan data dari lembaga terkait menemukan kondisi tertentu, termasuk adanya transaksi judi online.



Pengertian Desil Bansos

Desil bansos merupakan pembagian keluarga ke dalam kelompok berdasarkan tingkat kesejahteraan sosial dan ekonomi. Data ini digunakan pemerintah sebagai salah satu acuan ketika menentukan sasaran berbagai program bantuan sosial.

Informasi tersebut berasal dari DTSEN yang memuat sejumlah indikator mengenai kondisi sosial dan ekonomi masyarakat.

Dalam DTSEN, masyarakat dibagi menjadi 10 kelompok. Setiap kelompok mewakili sekitar 10 persen keluarga berdasarkan tingkat kesejahteraannya.

Angka desil memiliki hubungan dengan posisi kesejahteraan keluarga. Semakin rendah angka desil, semakin rendah pula tingkat kesejahteraannya. Sebaliknya, angka desil yang lebih tinggi menunjukkan kondisi kesejahteraan yang lebih tinggi.

Pembagian Desil 1 sampai 10

Masyarakat dapat melihat gambaran masing-masing kelompok desil berdasarkan tingkat kesejahteraan sebagai berikut:

Pada sejumlah program bantuan sosial, kelompok desil 1 hingga 4 menjadi prioritas pemerintah. Namun, penentuan penerima tetap mengikuti persyaratan dan ketentuan yang berlaku untuk masing-masing program.



Desil Penerima Bansos Dapat Mengalami Perubahan

Data desil keluarga tidak bersifat permanen. Posisi seseorang dalam kelompok tersebut dapat berubah ketika pemerintah melakukan pembaruan terhadap data sosial ekonomi.

Pemutakhiran diperlukan agar informasi yang digunakan dalam penyaluran bantuan dapat menggambarkan kondisi masyarakat yang lebih baru. Perubahan penghasilan atau kondisi ekonomi, status kependudukan, serta faktor lainnya dapat membuat posisi keluarga dalam kelompok desil ikut berubah.

Kondisi tersebut berarti penerima yang sebelumnya memperoleh bansos belum tentu akan terus mendapatkan bantuan. Apabila hasil pembaruan menunjukkan tingkat kesejahteraan telah berubah atau keluarga tidak lagi memenuhi ketentuan program, status kepesertaan dapat ikut berubah.

Cara Cek Desil Bansos 2026 Lewat HP

Masyarakat dapat memeriksa data desil secara online menggunakan HP. Pengecekan dilakukan melalui situs resmi Cek Bansos Kemensos dengan memasukkan NIK yang tercantum pada KTP.

Berikut tahap yang dapat dilakukan:

Jika data ditemukan, hasil pencarian dapat memberikan informasi mengenai status penerima bantuan serta data kesejahteraan yang tercatat pada sistem pemerintah.



Perubahan Jumlah Penerima PKH dan BPNT Tahap 3 2026

Penyaluran PKH dan BPNT tahap 3 periode Juli-September 2026 turut dipengaruhi oleh hasil pemutakhiran data. Perubahan tersebut membuat jumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) mengalami penyesuaian.

Pada program sembako atau BPNT, sebanyak 15.215.415 KPM yang menerima bantuan pada triwulan II kembali melanjutkan statusnya ke triwulan III. Di sisi lain, terdapat 3.043.419 KPM yang mengalami pengalihan bantuan.

Dengan perubahan tersebut, total penerima bantuan sembako pada triwulan III mencapai 18.258.834 KPM.

Untuk program PKH, sebanyak 8.359.853 KPM dari triwulan II kembali menerima bantuan pada triwulan III. Sementara itu, 1.641.900 KPM mengalami pengalihan.

Jumlah keseluruhan penerima PKH pada triwulan III tercatat sebanyak 10.001.753 KPM.

Faktor yang Membuat Status Bansos Berubah

Perubahan status penerima bansos dapat terjadi setelah pemerintah melakukan pencocokan dan pemutakhiran data. Perubahan kelompok desil menjadi salah satu faktor karena menunjukkan adanya pergeseran kondisi kesejahteraan keluarga.

Selain keadaan ekonomi, status kependudukan serta hasil pencocokan dengan data dari lembaga pemerintah lain juga dapat memengaruhi kepesertaan dalam program bantuan.

Pemutakhiran tersebut dilakukan agar bantuan sosial dapat diberikan kepada masyarakat yang memenuhi persyaratan dan sesuai dengan sasaran program.

Karena itu, apabila status bantuan mengalami perubahan, masyarakat sebaiknya memeriksa kembali informasi melalui layanan resmi pemerintah untuk mengetahui kondisi data terbaru.



Kesimpulan

Desil penerima bansos merupakan pembagian keluarga berdasarkan tingkat kesejahteraan sosial dan ekonomi yang tercatat dalam DTSEN. Terdapat 10 kelompok, mulai dari desil 1 dengan tingkat kesejahteraan paling rendah hingga desil 10 dengan tingkat kesejahteraan paling tinggi.

Masyarakat dapat mengetahui posisi desil sekaligus informasi kepesertaan bantuan melalui laman resmi Cek Bansos Kemensos dengan menggunakan NIK sesuai KTP.

Karena data sosial ekonomi terus diperbarui, posisi desil maupun status penerima bantuan dapat berubah. Pemerintah melakukan pemutakh

Exit mobile version