Masyarakat kini dapat mengurus kartu BPJS Kesehatan tanpa harus selalu datang ke kantor cabang. Perkembangan layanan berbasis digital membuat dokumen kepesertaan bisa diperoleh secara mandiri melalui sejumlah kanal resmi yang tersedia.
Kemudahan tersebut dapat dimanfaatkan oleh peserta baru maupun peserta lama, terutama ketika kartu fisik hilang atau diperlukan sebagai cadangan. Dengan layanan daring, proses mendapatkan kembali dokumen kepesertaan menjadi lebih praktis dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan.
Pada dasarnya, peserta tidak diwajibkan membawa kartu BPJS Kesehatan dalam bentuk fisik ketika memperoleh pelayanan medis. Data kepesertaan telah terhubung dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang tercantum pada KTP elektronik.
Saat mengakses layanan kesehatan, peserta dapat menunjukkan e-KTP, menyampaikan NIK, atau menggunakan kartu kepesertaan digital yang tersimpan di ponsel. Kendati demikian, fasilitas pencetakan mandiri tetap tersedia bagi masyarakat yang ingin memiliki kartu dalam bentuk fisik.
Cara Cetak Kartu BPJS Kesehatan Lewat Online
Peserta dapat memilih beberapa jalur untuk mendapatkan dan mencetak kartu BPJS Kesehatan secara mandiri. Berikut pilihan yang bisa digunakan.
1. Melalui Aplikasi Mobile JKN
Pengguna Android maupun iOS dapat memanfaatkan aplikasi Mobile JKN dengan mengikuti tahapan berikut:
- Unduh dan pasang aplikasi Mobile JKN melalui Google Play Store untuk Android atau App Store untuk iOS.
- Buka aplikasi, kemudian masuk menggunakan NIK atau nomor peserta serta kata sandi.
- Pilih menu Kartu yang tersedia di bagian bawah layar.
- Tekan ikon amplop untuk meminta kartu dikirimkan ke alamat email.
- Buka email yang digunakan dan unduh kartu dalam format PDF.
- Cetak file tersebut menggunakan printer.
Hasil cetakan dari berkas tersebut memiliki keabsahan resmi yang sama dengan kartu asli.
2. Menggunakan Situs Resmi BPJS Kesehatan
Peserta yang lebih terbiasa memakai komputer atau laptop dapat memanfaatkan portal resmi BPJS Kesehatan. Langkahnya sebagai berikut:
- Buka situs resmi www.bpjs-kesehatan.go.id.
- Masuk menggunakan akun yang telah terdaftar dengan NIK dan kata sandi.
- Cari menu Cetak Kartu.
- Masukkan informasi yang diminta, seperti NIK atau nomor kepesertaan.
- Simpan dokumen yang muncul dalam bentuk digital, kemudian cetak sesuai kebutuhan.
3. Menggunakan eDabu bagi Pekerja atau PPU
Peserta yang terdaftar sebagai pekerja atau PPU biasanya mendapatkan bantuan pengurusan dari bagian HRD perusahaan. Prosesnya dilakukan melalui platform eDabu.
- Petugas HRD mengakses eDabu melalui peramban web atau aplikasi seluler.
- Pilih bagian Peserta, kemudian temukan data karyawan berdasarkan NIK atau nomor BPJS.
- Pilih tombol Cetak Kartu pada bagian Jenis Mutasi Cetak KIS.
- Kartu dapat langsung dicetak atau dikirimkan ke email kantor.
4. Mengirim Kartu ke Email melalui Mobile JKN
Peserta juga dapat menjadikan email sebagai tempat menerima sekaligus menyimpan kartu dalam bentuk PDF. Caranya cukup sederhana:
- Masuk ke aplikasi Mobile JKN.
- Pilih menu Kartu, lalu tekan ikon amplop.
- Setujui konfirmasi pengiriman yang muncul.
- Buka email, unduh file PDF, kemudian cetak dokumen tersebut.
Cetak Kartu BPJS Kesehatan Langsung di Kantor Cabang
Peserta yang lebih memilih pelayanan secara langsung tetap dapat mengurus pencetakan kartu di kantor cabang BPJS Kesehatan.
Sebelum datang, siapkan dokumen yang diperlukan, antara lain KTP, Kartu Keluarga (KK), serta surat keterangan kehilangan dari kepolisian apabila kartu sebelumnya tidak lagi dimiliki.
Sesampainya di kantor cabang, peserta dapat mengambil nomor antrean untuk layanan administrasi pencetakan. Selanjutnya, seluruh dokumen diserahkan kepada petugas untuk diperiksa.
Setelah proses verifikasi data selesai, petugas akan membuat dan menyerahkan kartu fisik yang baru.
Tips agar Kartu Cetakan Tetap Awet
Kartu yang dicetak sendiri perlu disimpan dengan baik agar informasi di dalamnya tetap terbaca. Gunakan printer dengan kualitas tinta yang cukup baik sehingga nama dan nomor identitas tidak mudah pudar.
Hasil cetakan pada kertas juga dapat dilaminasi menggunakan plastik agar lebih tahan terhadap air dan tidak cepat mengalami kerusakan. Selain menyimpan kartu fisik, peserta sebaiknya tetap menyimpan file PDF di ponsel atau email untuk digunakan sebagai cadangan.
Peserta juga perlu memastikan kewajiban pembayaran iuran telah dipenuhi sebelum melakukan proses pencetakan.
Beragam pilihan tersebut membuat pengurusan kartu BPJS Kesehatan dapat dilakukan sesuai kondisi masing-masing peserta. Prosesnya bisa ditempuh secara daring melalui perangkat pribadi ataupun secara langsung dengan mendatangi kantor cabang.
Hal yang tidak kalah penting adalah menjaga status kepesertaan tetap aktif. Dengan begitu, kebutuhan layanan kesehatan bagi diri sendiri maupun keluarga dapat ditangani dengan lebih lancar ketika sewaktu-waktu diperlukan.
