Peserta BPJS Kesehatan kini dapat memperoleh kartu kepesertaan tanpa harus datang ke kantor BPJS Kesehatan. Kebutuhan kartu dalam bentuk fisik bisa dipenuhi dengan mencetak dokumen kepesertaan secara mandiri melalui layanan digital yang tersedia.
Pilihan ini memudahkan peserta yang membutuhkan salinan kartu, termasuk ketika kartu fisik hilang atau ingin memiliki dokumen cadangan.
Prosesnya dapat dilakukan melalui ponsel maupun komputer, sementara layanan tatap muka di kantor BPJS Kesehatan tetap tersedia bagi peserta yang memilih mengurus administrasi secara langsung.
Apakah Kartu BPJS Kesehatan Harus Dibawa Saat Berobat?
Kartu BPJS Kesehatan dalam bentuk fisik bukan menjadi syarat wajib ketika peserta memperoleh pelayanan kesehatan di fasilitas yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan.
Direktur Utama BPJS Kesehatan Ali Ghufron Mukti menjelaskan bahwa peserta JKN bisa menggunakan kartu tanda penduduk elektronik atau e-KTP untuk mengakses layanan kesehatan.
Menurut laporan Tempo.co, peserta JKN tidak diwajibkan membawa KIS saat mendatangi fasilitas kesehatan. e-KTP dapat digunakan untuk mendapatkan pelayanan kesehatan di seluruh Indonesia, termasuk daerah yang belum berstatus universal health coverage (UHC).
Ali Ghufron Mukti juga menyebut penggunaan KTP untuk pelayanan kesehatan telah berlaku dari Sabang sampai Merauke.
“Di Indonesia, sudah bisa berobat pakai KTP dari Sabang sampai Merauke,” kata Ghufron dalam konferensi pers Pelayanan JKN saat Libur Lebaran 2023 di Gedung Pusat BPJS Kesehatan, Jakarta, Kamis, 6 April 2023, seperti dikutip dari Antara.
Ketentuan tersebut berlaku pada fasilitas kesehatan yang telah bekerja sama dengan BPJS Kesehatan, baik fasilitas milik pemerintah maupun swasta.
Walaupun kartu fisik tidak menjadi keharusan, peserta tetap bisa mengakses KIS Digital dan mencetaknya untuk keperluan pribadi.
Cara Cetak Kartu BPJS Kesehatan Secara Online
Peserta BPJS Kesehatan mempunyai sejumlah pilihan untuk menyimpan kartu kepesertaan dalam bentuk digital maupun mencetaknya menjadi dokumen fisik. Salah satu layanan yang dapat digunakan adalah aplikasi Mobile JKN.
1. Cetak melalui Mobile JKN
Mobile JKN menyediakan akses ke KIS Digital yang dapat dikirim ke alamat email peserta. Setelah menerima dokumen tersebut, file bisa disimpan dalam format PDF dan dicetak menggunakan printer.
- Unduh aplikasi Mobile JKN melalui Play Store untuk perangkat Android atau App Store bagi pengguna iOS.
- Jalankan aplikasi dan masuk menggunakan NIK atau nomor identitas kepesertaan beserta kata sandi.
- Pilih menu “Kartu” yang berada di bagian bawah layar.
- Tekan ikon berbentuk kotak surat untuk mengirim kartu ke email.
- Buka alamat email yang digunakan saat pengiriman dokumen.
- Simpan file kartu dalam format PDF.
- Cetak file tersebut menggunakan printer apabila memerlukan kartu dalam bentuk fisik.
Dengan metode ini, peserta tidak perlu mendatangi kantor BPJS Kesehatan hanya untuk memperoleh salinan kartu.
2. Cetak melalui Situs Resmi BPJS Kesehatan
Pengguna laptop atau komputer dapat memanfaatkan layanan pada situs resmi BPJS Kesehatan untuk mengakses dokumen kepesertaan.
- Buka situs resmi BPJS Kesehatan melalui www.bpjs-kesehatan.go.id.
- Login ke akun menggunakan data yang telah dimiliki.
- Cari layanan yang berkaitan dengan kartu kepesertaan.
- Masukkan NIK atau nomor kepesertaan sesuai informasi yang diminta.
- Simpan dokumen kartu yang tersedia.
- Cetak dokumen tersebut sesuai kebutuhan.
3. Mengurus Kartu melalui eDabu untuk Pekerja PPU
Pekerja Penerima Upah atau PPU yang kepesertaannya dikelola oleh perusahaan dapat meminta bantuan bagian HRD untuk menangani kebutuhan kartu BPJS Kesehatan.
Administrasi peserta yang terdaftar melalui perusahaan dapat dikelola menggunakan sistem eDabu. Profil karyawan dapat ditemukan dengan memakai NIK atau nomor kartu BPJS.
- Akses sistem eDabu melalui peramban internet.
- Masuk ke menu “Peserta”.
- Cari data karyawan berdasarkan NIK atau nomor kartu BPJS.
- Pilih “Cetak Kartu” pada bagian “Jenis Mutasi Cetak KIS”.
- Dokumen kemudian dapat diproses untuk dicetak atau dikirim ke email kantor sesuai fasilitas yang tersedia.
4. Mengirim KIS Digital ke Email
Peserta yang belum membutuhkan kartu dalam bentuk fisik dapat menyimpan KIS Digital melalui email. Cara ini juga dapat dijadikan salinan tambahan apabila kartu fisik hilang atau mengalami kerusakan.
- Buka aplikasi Mobile JKN.
- Masuk ke menu “Kartu”.
- Tekan ikon berbentuk kotak surat.
- Pilih “Ya” ketika sistem menampilkan konfirmasi pengiriman.
- Periksa kotak masuk email yang telah terdaftar.
- Simpan file PDF yang diterima.
- Cetak dokumen tersebut ketika kartu fisik dibutuhkan.
Cara Cetak Kartu BPJS Kesehatan di Kantor
Peserta yang lebih memilih layanan secara langsung masih dapat mengurus pencetakan kartu melalui kantor cabang BPJS Kesehatan.
Dokumen yang perlu dipersiapkan antara lain KTP dan Kartu Keluarga (KK). Bagi peserta yang kehilangan kartu lama, surat keterangan kehilangan dari kepolisian juga dapat dibawa sebagai dokumen pendukung.
- Datang ke kantor cabang BPJS Kesehatan terdekat sesuai hari dan jam pelayanan.
- Ambil nomor antrean untuk layanan administrasi pencetakan kartu.
- Serahkan dokumen yang diminta kepada petugas.
- Tunggu petugas melakukan pemeriksaan dan pencocokan data.
- Ikuti proses pencetakan kartu sesuai arahan petugas.
Tips Menjaga Kartu BPJS Kesehatan Hasil Cetak
Kartu yang sudah dicetak perlu disimpan dengan baik agar tidak mudah rusak. Beberapa hal dapat dilakukan untuk memperpanjang masa penggunaannya.
- Gunakan printer dengan kondisi tinta yang baik supaya nama serta nomor identitas pada kartu tetap terlihat jelas.
- Setelah dicetak, kartu dapat dilaminasi untuk memberikan perlindungan tambahan terhadap air maupun kerusakan.
- Simpan file PDF kartu di ponsel atau email sebagai cadangan.
- Sebelum mencetak, periksa kembali data kepesertaan untuk memastikan tidak ada kesalahan.
- Pastikan status kepesertaan BPJS Kesehatan tetap aktif ketika akan menggunakan layanan kesehatan.
Penutup
Peserta BPJS Kesehatan memiliki beberapa pilihan untuk mendapatkan atau menyimpan kartu kepesertaan tanpa harus selalu mendatangi kantor cabang. Mobile JKN dapat digunakan untuk membuka KIS Digital, mengirimkannya ke email, lalu menyimpan atau mencetak dokumen tersebut sesuai kebutuhan.
Khusus pekerja PPU, pengurusan kartu dapat dibantu oleh HRD melalui sistem eDabu. Sementara itu, peserta yang mengutamakan layanan langsung tetap dapat meminta bantuan melalui kantor BPJS Kesehatan.
Kartu fisik juga bukan satu-satunya cara untuk mengakses pelayanan JKN. Ali Ghufron Mukti telah menjelaskan bahwa peserta dapat menggunakan KTP untuk memperoleh pelayanan di fasilitas kesehatan yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan.
Dengan demikian, peserta dapat memilih menyimpan KIS Digital, mencetak kartu sebagai dokumen cadangan, atau menggunakan KTP saat membutuhkan pelayanan kesehatan sesuai ketentuan yang berlaku.
