Masyarakat dapat mengajukan pemutakhiran data desil bansos apabila kondisi sosial ekonominya sudah berubah dan tidak lagi sesuai dengan data yang tercatat pemerintah.
Kementerian Sosial (Kemensos) membuka ruang bagi masyarakat untuk melaporkan data penerima bantuan sosial (bansos) yang dinilai tidak sesuai dengan keadaan sebenarnya. Laporan tersebut bisa diajukan ketika seseorang dianggap sudah tidak memenuhi syarat sebagai penerima bantuan, maupun ketika warga yang seharusnya memenuhi kriteria justru belum masuk dalam data penerima.
Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengatakan keterlibatan masyarakat diperlukan untuk membantu pemerintah memperbaiki data sosial ekonomi. Menurutnya, informasi dari masyarakat dapat menjadi bagian dari upaya agar penyaluran bantuan pemerintah diberikan kepada pihak yang sesuai.
Hal itu disampaikan Gus Ipul seusai mengikuti Rapat Kerja bersama Komisi VIII DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (31/8/2026) malam.
Cara Update Data Desil Bansos
Pemerintah menyediakan beberapa pilihan bagi warga yang ingin menyampaikan perubahan atau ketidaksesuaian data desil bansos. Pengajuan dapat dilakukan melalui lingkungan tempat tinggal, aplikasi, hingga saluran pengaduan yang telah disediakan.
1. Mengusulkan lewat Musyawarah RT/RW
Warga dapat lebih dulu menyampaikan perubahan data dalam musyawarah tingkat RT/RW. Usulan yang disepakati kemudian dapat diteruskan kepada pemerintah desa atau kelurahan serta Dinas Sosial.
Tahap berikutnya dilakukan melalui sistem SIKS-NG yang digunakan untuk pengelolaan data kesejahteraan sosial.
2. Menggunakan Aplikasi Cek Bansos
Pemutakhiran juga dapat diajukan melalui aplikasi Cek Bansos. Masyarakat bisa menggunakan saluran ini untuk melaporkan apabila menemukan penerima bansos yang datanya dinilai tidak menggambarkan kondisi di lapangan.
3. Menghubungi Call Center atau WhatsApp Center
Pilihan lain tersedia melalui Call Center dan WhatsApp Center. Kedua saluran tersebut dapat dimanfaatkan untuk menyampaikan pengaduan atau informasi mengenai data bantuan sosial maupun perubahan kondisi sosial ekonomi masyarakat.
4. Mendatangi Pemerintah Desa atau Kelurahan
Warga dapat pula mengajukan perubahan secara langsung kepada pemerintah desa atau kelurahan.
Operator data di wilayah tersebut dapat membantu memasukkan atau meneruskan usulan pemutakhiran menggunakan sistem yang tersedia. Dengan mekanisme ini, perubahan keadaan masyarakat dapat dicatat untuk kemudian diproses berdasarkan aturan yang berlaku.
Alasan Data Desil Bansos Harus Diperbarui
Data desil bansos perlu terus disesuaikan karena kondisi sosial ekonomi sebuah keluarga tidak selalu tetap.
Perubahan dapat muncul akibat kelahiran, kematian, perpindahan tempat tinggal, pernikahan, hingga perubahan kemampuan ekonomi keluarga. Kondisi tersebut membuat data yang sebelumnya sesuai belum tentu masih menggambarkan keadaan terbaru.
Karena itu, pembaruan data dilakukan agar informasi mengenai kondisi masyarakat tetap mengikuti perkembangan yang terjadi di lapangan.
Pemutakhiran tersebut juga berkaitan dengan ketepatan sasaran program bantuan sosial. Data yang diperbarui dapat membantu pemerintah menentukan masyarakat yang masih memenuhi kriteria maupun warga yang perlu masuk dalam pendataan.
Mensos Gus Ipul juga menegaskan bahwa laporan masyarakat dan temuan berdasarkan kondisi di lapangan dapat menjadi bahan untuk melakukan perbaikan data.
Data Desil Bansos Bersumber dari DTSEN
Data desil yang digunakan dalam penyaluran bantuan sosial saat ini mengacu pada Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
Badan Pusat Statistik (BPS) menjadi pihak yang mengelola DTSEN. Dalam proses pembaruan, Kemensos bersama pemerintah daerah turut menjalankan peran melalui saluran yang telah tersedia.
Penggunaan data tunggal tersebut ditujukan untuk membantu pemerintah menyatukan pengelolaan informasi sosial ekonomi sehingga proses pendataan dapat dilakukan secara lebih terarah.
Masyarakat juga diberikan kesempatan untuk ikut menyampaikan informasi ketika menemukan adanya data yang tidak sesuai dengan keadaan warga di lingkungannya.
Apa yang Bisa Dilakukan Saat Data Desil Tidak Sesuai?
Warga yang menilai data desil bansosnya tidak lagi mencerminkan kondisi ekonomi saat ini dapat menyampaikan laporan melalui kanal resmi yang tersedia.
- Musyawarah RT/RW.
- Pemerintah desa atau kelurahan.
- Dinas Sosial dengan mekanisme SIKS-NG.
- Aplikasi Cek Bansos.
- Call Center.
- WhatsApp Center.
Informasi yang disampaikan masyarakat selanjutnya dapat digunakan sebagai bahan untuk proses verifikasi dan pemutakhiran sesuai ketentuan yang berlaku. Dengan demikian, perubahan kondisi sosial ekonomi warga dapat menjadi bagian dari proses pembaruan data bantuan sosial.
