Nasabah yang mengalami kartu ATM terblokir tidak dapat menggunakan kartu tersebut untuk melakukan transaksi di mesin ATM, termasuk mengambil uang tunai, mengirim dana, maupun melakukan pembayaran.
Pemblokiran kartu merupakan salah satu mekanisme perlindungan yang diterapkan bank untuk menjaga keamanan rekening. Kendati kartu tidak dapat digunakan, rekening nasabah pada umumnya masih bisa menerima transfer atau dana yang masuk.
Kondisi tersebut dapat muncul karena berbagai alasan. Kesalahan memasukkan PIN merupakan salah satu penyebab yang umum, tetapi terdapat sejumlah kondisi lain yang juga dapat membuat kartu ATM tidak dapat digunakan.
Penyebab Kartu ATM Mengalami Pemblokiran
PIN Salah Tiga Kali Berturut-turut
Kartu ATM dapat terkunci secara otomatis apabila nasabah memasukkan PIN yang keliru sebanyak tiga kali secara berturut-turut.
Mekanisme ini diterapkan untuk mengurangi risiko kartu digunakan oleh orang lain yang tidak memiliki hak atas rekening.
Kartu Sudah Melewati Masa Berlaku
Setiap kartu ATM mempunyai periode berlaku. Ketika tanggal berlaku kartu telah berakhir, kartu tersebut tidak lagi dapat dipakai untuk bertransaksi.
Nasabah perlu melakukan penggantian kartu agar dapat kembali menggunakan layanan kartu ATM.
Kartu Dilaporkan Hilang atau Dicuri
Nasabah yang kehilangan kartu atau menjadi korban pencurian dapat melaporkannya kepada bank. Setelah laporan diterima, bank akan melakukan pemblokiran untuk mencegah kartu tersebut digunakan oleh pihak lain.
Terdapat Kendala pada Rekening
Pembatasan penggunaan kartu juga dapat berkaitan dengan persoalan administrasi atau kewajiban tertentu pada rekening.
Nasabah perlu mengetahui penyebabnya dan menyelesaikan persoalan tersebut berdasarkan aturan bank yang bersangkutan.
Bank Menemukan Transaksi Tidak Biasa
Sistem keamanan bank dapat mendeteksi aktivitas yang dianggap tidak wajar dan kemudian melakukan pemblokiran terhadap kartu.
Misalnya, terdapat transaksi dalam jumlah besar yang muncul secara tiba-tiba atau aktivitas yang dinilai memiliki kemungkinan disalahgunakan.
Kartu Digunakan untuk Transaksi Internasional
Penggunaan kartu di luar negeri dapat memiliki ketentuan tersendiri pada sejumlah bank. Fitur transaksi internasional mungkin harus diaktifkan terlebih dahulu.
Jika fitur tersebut belum tersedia atau belum diaktifkan, kartu dapat mengalami penolakan ketika digunakan di luar negeri.
Kartu Mengalami Kerusakan atau Mesin ATM Bermasalah
Kondisi fisik kartu juga dapat menjadi penyebab transaksi tidak berhasil. Chip maupun pita magnetik yang rusak dapat membuat mesin tidak mampu membaca kartu.
Selain itu, gangguan teknis pada mesin ATM juga dapat menyebabkan transaksi gagal meskipun kartu nasabah sebenarnya tidak bermasalah.
Langkah Mengatasi Kartu ATM yang Terblokir
Nasabah dapat menghubungi kanal layanan resmi bank untuk memastikan alasan kartu diblokir sekaligus memperoleh petunjuk mengenai proses pembukaannya.
Dalam kondisi tertentu, bank dapat meminta nasabah datang ke kantor cabang dengan membawa identitas diri. Dokumen tersebut digunakan untuk proses pemeriksaan dan verifikasi data.
Apabila kartu harus diganti, bank dapat menerbitkan kartu baru. Ketentuan mengenai biaya administrasi penggantian kartu, jika dikenakan, mengikuti kebijakan masing-masing bank.
Membuka Blokir ATM Tanpa Mendatangi Kantor Cabang
Sejumlah bank telah menyediakan fasilitas untuk menangani kartu terblokir melalui layanan telepon maupun aplikasi mobile banking. Namun, metode yang tersedia dapat berbeda antara satu bank dengan bank lainnya.
Membuka Blokir Kartu ATM BCA
Nasabah BCA dapat menghubungi Halo BCA melalui 1500 888 untuk memperoleh bantuan terkait kartu yang terblokir.
Setelah proses verifikasi identitas dilakukan dan informasi nasabah dinyatakan sesuai, kartu dapat dibuka kembali. Nasabah selanjutnya dapat membuat PIN baru.
Membuka Blokir Kartu ATM BRI
Nasabah BRI dapat menggunakan BRImo untuk melakukan proses pembukaan blokir dengan tahapan berikut:
- Masuk ke aplikasi BRImo.
- Buka menu Akun.
- Pilih Pengelolaan Kartu.
- Tentukan kartu yang mengalami pemblokiran.
- Tekan Aktifkan Sekarang.
- Isi informasi yang diperlukan.
- Masukkan kode OTP yang diterima.
- Buat PIN ATM yang baru.
Membuka Blokir Kartu ATM Mandiri
Nasabah Bank Mandiri dapat memanfaatkan aplikasi Livin’ by Mandiri untuk mengaktifkan kembali kartu.
Caranya sebagai berikut:
- Jalankan aplikasi Livin’ by Mandiri.
- Masuk ke menu Pengaturan.
- Pilih Kartu Debit.
- Tentukan kartu yang hendak diaktifkan.
- Pilih Buka Blokir.
- Selesaikan konfirmasi menggunakan PIN Livin’.
- Membuka Blokir Kartu ATM BNI
Nasabah BNI dapat meminta bantuan melalui BNI Call di 15000046.
Petugas akan melakukan pemeriksaan dan verifikasi identitas nasabah. Apabila data yang diberikan sesuai, kartu ATM dapat diaktifkan kembali.
Kesimpulan
Kartu ATM dapat terblokir karena beberapa kondisi, seperti PIN yang salah sebanyak tiga kali berturut-turut, masa berlaku kartu berakhir, kartu hilang atau dicuri, persoalan pada rekening, aktivitas transaksi yang dianggap mencurigakan, pembatasan transaksi internasional, serta kerusakan kartu atau gangguan pada mesin ATM.
Pemblokiran kartu tidak berarti rekening berhenti menerima dana. Rekening tetap dapat digunakan untuk menerima transfer atau dana masuk meskipun kartu ATM sedang tidak dapat dipakai.
Nasabah yang ingin mengaktifkan kembali kartu dapat memanfaatkan layanan resmi bank. Pilihannya dapat berupa call center, aplikasi mobile banking, atau kantor cabang, bergantung pada prosedur yang ditetapkan masing-masing bank.
