Cara Cek Desil Bansos 2026 dan Panduan Masa Sanggah Data Kemensos

Cara Cek Desil Bansos 2026 dan Panduan Masa Sanggah Data Kemensos

Cara Cek Desil Bansos 2026 dan Panduan Masa Sanggah Data Kemensos

Masyarakat dapat mengecek posisi desil bansos 2026 untuk mengetahui apakah tingkat kesejahteraan yang tercatat dalam data pemerintah telah mencerminkan kondisi keluarga saat ini.

Data tersebut tercantum dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), yang digunakan sebagai salah satu dasar penentuan sasaran bantuan sosial (bansos).

Apabila informasi yang tersimpan dinilai tidak sesuai, masyarakat memiliki kesempatan untuk mengusulkan perbaikan atau menyampaikan sanggah melalui sejumlah saluran resmi.

Kementerian Sosial (Kemensos) membuka beberapa pilihan bagi masyarakat untuk menyampaikan koreksi. Pengajuan dapat dilakukan melalui aplikasi Cek Bansos, pemerintah desa atau kelurahan, serta layanan pengaduan melalui WhatsApp.

Lantas, bagaimana cara mengetahui desil bansos dan apa yang harus dilakukan apabila hasilnya tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya?



Mengenal Desil Bansos

Desil bansos adalah pembagian keluarga ke dalam kelompok berdasarkan tingkat kesejahteraan sosial dan ekonomi. Pengelompokan tersebut ditentukan dengan melihat sejumlah informasi mengenai keadaan keluarga.

Aspek yang diperhitungkan mencakup pekerjaan, tingkat pendidikan, kondisi tempat tinggal, daya listrik, hingga kepemilikan aset.

DTSEN membagi tingkat kesejahteraan ke dalam 10 desil. Desil 1 ditempati 10 persen keluarga dengan tingkat kesejahteraan paling rendah. Sebaliknya, desil 10 menunjukkan kelompok dengan tingkat kesejahteraan paling tinggi.

Peringkat tersebut tidak bersifat tetap. Perubahan keadaan sosial maupun ekonomi sebuah keluarga dapat membuat posisi desil ikut berubah. Karena itu, warga yang menemukan ketidaksesuaian antara data dan kondisi sebenarnya dapat menggunakan mekanisme koreksi yang telah disediakan.

Warga yang Dapat Mengajukan Sanggah

Pengajuan sanggah dapat dilakukan ketika masyarakat menemukan bahwa kondisi sosial ekonomi suatu keluarga berbeda dengan informasi yang tercatat dalam DTSEN.

Pelaporan tidak hanya berlaku untuk data milik sendiri. Masyarakat juga dapat memberikan informasi mengenai kondisi warga lain apabila menemukan data yang perlu diperbaiki.

Misalnya, warga dapat melaporkan seseorang yang sudah tidak memenuhi kriteria penerima bansos tetapi masih tercatat sebagai penerima. Sebaliknya, seseorang yang dianggap memenuhi kriteria bantuan tetapi belum masuk dalam data juga dapat diusulkan.

Mekanisme usul dan sanggah tersebut menjadi salah satu cara untuk membantu memperbaiki ketepatan penyaluran bansos, termasuk mengurangi inclusion error maupun exclusion error.



Langkah Sanggah Desil lewat Aplikasi Cek Bansos

Aplikasi Cek Bansos resmi Kemensos dapat digunakan untuk memeriksa informasi penerima bantuan sekaligus melihat posisi desil berdasarkan DTSEN.

Jika informasi yang muncul tidak sesuai dengan keadaan sebenarnya, pengguna dapat memanfaatkan fitur pengajuan usul atau sanggah.

Tahapannya sebagai berikut:

Pengajuan tersebut tidak serta-merta membuat posisi desil berubah. Informasi yang diberikan perlu diperiksa terlebih dahulu melalui proses verifikasi dan pembaruan data sebelum dapat digunakan dalam penetapan berikutnya.

Pengajuan Koreksi melalui WhatsApp

Kemensos juga menyediakan saluran WhatsApp Lapor Kemensos untuk masyarakat yang ingin menyampaikan koreksi data. Layanan tersebut dapat dihubungi melalui nomor 0887-7171-171.

Saat mengirim laporan, masyarakat perlu menjelaskan data yang dianggap keliru beserta kondisi sebenarnya secara jelas. Informasi yang diberikan harus sesuai keadaan agar dapat digunakan sebagai bahan pemeriksaan.

Selain WhatsApp, tersedia pula Call Center 021-171 untuk menyampaikan pengaduan kepada Kemensos.

Warga yang memilih jalur pemerintahan setempat juga dapat menyampaikan permohonan koreksi kepada pemerintah desa atau kelurahan. Proses tersebut dapat melibatkan operator Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS-NG).



Koreksi Data melalui Desa atau Kelurahan

Warga yang kesulitan mengakses layanan digital tidak harus menggunakan aplikasi untuk menyampaikan sanggah. Pengajuan dapat dilakukan dengan mendatangi pemerintah desa atau kelurahan.

Data yang disampaikan kemudian dapat diproses melalui mekanisme pembaruan data yang melibatkan pemerintah daerah. Dalam proses tersebut, kondisi sosial ekonomi warga dapat diverifikasi agar informasi yang tercatat sesuai dengan keadaan di lapangan.

Pilihan ini dapat membantu masyarakat yang memiliki keterbatasan akses internet maupun warga yang belum terbiasa menggunakan layanan digital.

Perubahan Desil Tidak Langsung Menghentikan Bantuan

Perubahan posisi desil perlu dipahami secara tepat karena perubahan tersebut tidak secara otomatis menyebabkan bansos langsung dihentikan.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf menjelaskan bahwa perubahan peringkat kesejahteraan masih membutuhkan proses pembaruan dan verifikasi. Hasil tersebut kemudian dapat menjadi bahan dalam menentukan penerima bantuan pada periode selanjutnya.

Penyaluran bansos dilakukan melalui pembaruan data secara berkala. Untuk program seperti PKH dan bantuan sembako, pembaruan data dilakukan setiap tiga bulan. Sementara itu, program bantuan lainnya dapat memiliki jadwal pembaruan yang berbeda.

Dengan demikian, warga yang menilai posisi desilnya sudah tidak menggambarkan keadaan terkini tetap dapat menyampaikan sanggah. Pengajuan tersebut memberikan kesempatan agar data diperiksa dan diperbarui melalui prosedur yang berlaku.

Mengecek Desil Sebelum Mengajukan Sanggah

Masyarakat sebaiknya mengetahui terlebih dahulu posisi desil sebelum mengajukan koreksi. Pemeriksaan dapat dilakukan melalui situs resmi Cek Bansos Kemensos.

Untuk melakukan pengecekan, warga dapat menggunakan 16 digit NIK yang tercantum pada KTP. Informasi yang ditampilkan pada layanan tersebut bersumber dari DTSEN.

Kemensos menyebut keluarga yang berada pada desil 1 sampai 4, atau 40 persen kelompok dengan tingkat kesejahteraan terbawah, dapat diusulkan menjadi penerima PKH dan Sembako.

Adapun keluarga yang masuk desil 5 dapat diusulkan sebagai peserta Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI-JK).

Posisi desil sendiri merupakan hasil pemeringkatan relatif. Oleh sebab itu, peringkat tersebut dapat berubah seiring adanya perubahan kondisi sosial ekonomi serta pembaruan informasi dalam data pemerintah.



Kondisi yang Dapat Mengubah Posisi Desil

Posisi keluarga dalam pemeringkatan DTSEN dapat berubah ketika terdapat perkembangan baru dalam kehidupan sosial dan ekonomi. Beberapa keadaan yang dapat memengaruhinya meliputi:

Karena faktor-faktor tersebut dapat memengaruhi penilaian kesejahteraan, masyarakat perlu memastikan seluruh informasi yang tercatat benar-benar menggambarkan keadaan keluarga.

Berbagai kanal usul dan sanggah yang disediakan pemerintah dapat dimanfaatkan masyarakat untuk membantu memperbaiki data bansos. Pengajuan dapat dilakukan melalui aplikasi Cek Bansos, WhatsApp, Call Center, maupun pemerintah desa atau kelurahan.

Data dan keterangan yang disampaikan sebaiknya diberikan secara lengkap serta sesuai keadaan sebenarnya. Dengan begitu, proses pemeriksaan dapat berjalan lebih baik dan pembaruan data kesejahteraan dapat lebih mencerminkan kondisi masyarakat terkini.

Exit mobile version