Kementerian Sosial menjadikan desil sebagai salah satu acuan untuk menentukan kelompok sasaran bantuan sosial pada 2026. Data ini menunjukkan posisi kesejahteraan sosial dan ekonomi sebuah keluarga serta menjadi bagian dari Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).
Masyarakat kini dapat mengetahui desil keluarga secara online hanya dengan menggunakan NIK KTP. Pemeriksaan tersebut tersedia melalui laman resmi Cek Bansos Kemensos dan dapat dilakukan menggunakan ponsel tanpa perlu mendatangi kantor desa, kelurahan, atau dinas sosial.
Sampai Agustus 2026, layanan Cek Bansos menyediakan pencarian data berdasarkan NIK 16 digit yang dilengkapi kode verifikasi. Setelah pencarian dilakukan, sistem dapat menampilkan informasi mengenai kelompok desil dan status bantuan sosial yang tercatat.
Mengenal Desil dalam Data Bansos
Desil adalah pembagian keluarga ke dalam kelompok berdasarkan kondisi sosial dan ekonomi. Penentuan kelompok tersebut mempertimbangkan berbagai keadaan keluarga, seperti pekerjaan, tingkat pendidikan, kondisi rumah, daya listrik, hingga aset yang dimiliki.
Cek Bansos membagi tingkat kesejahteraan keluarga menjadi 10 desil. Setiap desil mencakup 10 persen kelompok keluarga berdasarkan tingkat kesejahteraannya.
Desil 1 menunjukkan 10 persen kelompok dengan tingkat kesejahteraan paling rendah. Sebaliknya, desil 10 berada pada kelompok dengan tingkat kesejahteraan paling tinggi.
- Desil 1: kelompok 10 persen dengan tingkat kesejahteraan terbawah.
- Desil 2: kelompok masyarakat miskin.
- Desil 3: kelompok yang hampir miskin.
- Desil 4: kelompok yang rentan miskin.
- Desil 5: kelompok dengan kondisi ekonomi relatif stabil.
- Desil 6: kelompok ekonomi menengah.
- Desil 7: kelompok ekonomi menengah atas.
- Desil 8: kelompok masyarakat mapan.
- Desil 9: kelompok masyarakat kaya.
- Desil 10: kelompok dengan tingkat kesejahteraan sangat tinggi.
Posisi desil keluarga tidak berlaku secara permanen. Perubahan kondisi sosial maupun ekonomi dapat menyebabkan data perlu diperbarui agar sesuai dengan keadaan sebenarnya.
Pemutakhiran dapat disampaikan melalui pemerintah desa atau kelurahan dan dinas sosial. Masyarakat juga dapat menyampaikan kondisi terbaru melalui aplikasi Cek Bansos.
Setelah pembaruan data dilakukan, BPS akan melakukan perhitungan desil kembali secara berkala.
Langkah Cek Desil Bansos 2026 Menggunakan NIK
Pemeriksaan desil dapat dilakukan melalui browser pada ponsel. Masyarakat cukup mengakses situs resmi Cek Bansos Kemensos dan menyiapkan NIK KTP.
Berikut langkah yang dapat dilakukan:
- Buka aplikasi browser pada ponsel.
- Kunjungi laman resmi cekbansos.kemensos.go.id.
- Masukkan NIK KTP yang terdiri dari 16 digit pada kolom pencarian.
- Ketik huruf atau kode verifikasi yang muncul pada halaman.
- Periksa kembali NIK dan kode verifikasi yang telah dimasukkan.
- Klik tombol “CARI DATA”.
- Tunggu hingga sistem selesai memproses pencarian dan menampilkan hasilnya.
Pencarian pada layanan tersebut menggunakan NIK dan kode verifikasi. Data yang menjadi dasar pencarian berasal dari DTSEN.
Apabila data berhasil ditemukan, hasilnya dapat memuat status penerima manfaat, program bantuan yang tercatat, serta kelompok desil keluarga.
Cara Mengetahui Desil lewat Aplikasi Cek Bansos
Pemeriksaan tidak hanya tersedia melalui browser. Kementerian Sosial juga menyediakan aplikasi Cek Bansos yang dapat digunakan masyarakat untuk melihat informasi terkait data bantuan sosial.
Tahapannya adalah sebagai berikut:
- Pasang aplikasi Cek Bansos pada ponsel.
- Jalankan aplikasi setelah instalasi selesai.
- Pilih menu “Cek Bansos”.
- Masukkan NIK KTP sebanyak 16 digit.
- Pilih opsi “Cari Data”.
- Lihat informasi yang ditampilkan oleh sistem.
Hasil pemeriksaan dapat memuat informasi mengenai bantuan sosial yang tercatat, termasuk PKH, Program Sembako, atau PBI-JK. Selain itu, informasi mengenai kelompok desil keluarga dalam DTSEN juga dapat ditampilkan.
Masyarakat sebaiknya memasukkan NIK hanya pada layanan resmi karena NIK termasuk data pribadi yang digunakan dalam proses penyediaan layanan Cek Bansos.
Kelompok Desil yang Menjadi Sasaran Bansos 2026
Desil berfungsi bukan hanya untuk menunjukkan posisi kesejahteraan keluarga. Data tersebut juga menjadi salah satu pertimbangan dalam menentukan kelompok yang dapat diusulkan untuk sejumlah program bantuan sosial.
Mengacu pada informasi terbaru di laman resmi Cek Bansos hingga Agustus 2026, keluarga yang berada pada desil 1 sampai 4 atau 40 persen kelompok terbawah dapat diusulkan sebagai penerima PKH dan Program Sembako.
Sementara itu, keluarga yang berada pada desil 5 dapat diusulkan sebagai peserta PBI-JK.
| Program | Kelompok Desil |
|---|---|
| PKH | Desil 1–4 |
| Program Sembako | Desil 1–4 |
| PBI-JK | Desil 5 dapat diusulkan |
Desil 1 hingga 4 merupakan kelompok yang mencakup 40 persen keluarga dengan tingkat kesejahteraan terbawah. Meski demikian, masuk dalam kelompok desil tersebut tidak secara otomatis membuat seseorang ditetapkan sebagai penerima bantuan.
Penetapan penerima tetap mengikuti ketentuan serta proses yang berlaku untuk masing-masing program.
Desil Tidak Sesuai dengan Kondisi Keluarga, Apa yang Harus Dilakukan?
Kondisi ekonomi sebuah keluarga dapat berubah dari waktu ke waktu. Perubahan tersebut dapat menyebabkan informasi desil yang tercatat tidak lagi menggambarkan keadaan sebenarnya.
Masyarakat yang menemukan ketidaksesuaian dapat mengajukan pemutakhiran data. Penyampaian perubahan dapat dilakukan melalui pemerintah desa atau kelurahan maupun dinas sosial.
Selain jalur tersebut, pembaruan informasi juga dapat disampaikan melalui aplikasi Cek Bansos dengan mencantumkan kondisi keluarga sesuai keadaan yang sebenarnya.
Data yang telah diperbarui selanjutnya akan menjalani proses pemutakhiran dan perhitungan kembali oleh BPS secara berkala.
Kesimpulan
Pemeriksaan desil bansos 2026 dapat dilakukan secara online menggunakan NIK KTP. Masyarakat dapat memilih laman resmi Cek Bansos Kemensos atau aplikasi Cek Bansos untuk mengetahui informasi yang tercatat dalam sistem.
Data tersebut bersumber dari DTSEN dan dapat memberikan gambaran mengenai kelompok kesejahteraan keluarga sekaligus informasi bantuan sosial yang tercatat.
Hingga Agustus 2026, desil 1–4 dapat diusulkan untuk PKH dan Program Sembako, sedangkan desil 5 dapat diusulkan sebagai peserta PBI-JK.
Karena posisi desil dapat berubah mengikuti perkembangan kondisi sosial dan ekonomi keluarga, pengecekan secara berkala penting dilakukan. Masyarakat juga perlu memastikan data yang tercantum benar-benar sesuai dengan keadaan keluarga saat ini.
