Masyarakat dapat memanfaatkan layanan cek bansos online untuk mengetahui status penerimaan bantuan sosial pada Agustus 2026.
Pemeriksaan dapat dilakukan secara mandiri melalui layanan resmi pemerintah dengan menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) pada KTP.
Layanan tersebut memungkinkan masyarakat mengetahui apakah data mereka masih tercatat sebagai penerima Program Keluarga Harapan (PKH) maupun Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).
Informasi yang ditampilkan juga dapat membantu penerima memastikan data kepesertaan dan penyaluran yang tercatat dalam sistem pemerintah.
Layanan Digital untuk Mengecek PKH dan BPNT
Cek bansos online disediakan pemerintah untuk memberikan akses kepada masyarakat dalam memeriksa informasi bantuan sosial tanpa perlu mendatangi kantor layanan secara langsung.
PKH diperuntukkan bagi keluarga miskin dan rentan yang memenuhi persyaratan. Sementara itu, BPNT diberikan untuk membantu penerima manfaat memenuhi kebutuhan pangan.
Pengecekan secara daring dapat dilakukan menggunakan ponsel atau komputer selama perangkat tersambung dengan internet. Dengan demikian, masyarakat dapat mengakses informasi bantuan tanpa bergantung pada waktu pelayanan kantor.
Kelompok yang Menjadi Sasaran Bansos 2026
Pemerintah menggunakan pembagian desil dalam menentukan kelompok masyarakat yang menjadi sasaran berbagai program bantuan sosial pada 2026. Posisi desil menggambarkan kelompok kondisi sosial ekonomi yang digunakan dalam proses penentuan penerima.
Pembagian kelompok penerima tersebut meliputi:
- PKH: Desil 1–4.
- BPNT: Desil 1–4.
- PBI JKN: Desil 1–5 atau berdasarkan hasil asesmen.
- ATENSI: Desil 1–5 atau berdasarkan hasil asesmen.
- Program bansos lainnya: Desil 1–5.
Masyarakat yang berada pada kelompok desil lebih rendah secara umum mempunyai peluang lebih besar untuk memperoleh bantuan, sesuai ketentuan yang diterapkan pemerintah.
Cara Mengecek PKH dan BPNT melalui Situs Kemensos
Pengecekan penerima bansos melalui website dapat dilakukan dengan memasukkan informasi wilayah dan nama sesuai identitas kependudukan.
Berikut langkah yang perlu dilakukan:
- Akses laman resmi cek bansos Kemensos.
- Tentukan provinsi, kabupaten atau kota, kecamatan, serta desa atau kelurahan sesuai alamat penerima.
- Masukkan nama lengkap berdasarkan data KTP.
- Ketik kode captcha yang muncul.
- Klik “CARI DATA”.
- Tunggu hingga sistem menampilkan informasi mengenai status penerima bansos.
Hasil pencarian akan memberikan informasi berdasarkan data yang tersedia dalam sistem pemerintah.
Cara Melihat Status Bansos dari Aplikasi Cek Bansos
Aplikasi Cek Bansos menjadi alternatif bagi masyarakat yang ingin mengakses informasi bantuan sosial melalui perangkat seluler.
Prosedurnya dapat dilakukan dengan tahapan berikut:
- Instal aplikasi Cek Bansos.
- Buat akun baru.
- Isi informasi pribadi, termasuk NIK, alamat, dan email.
- Unggah foto KTP serta swafoto.
- Login menggunakan akun yang telah terdaftar.
- Buka bagian Profil.
- Periksa informasi status penerima bantuan sosial.
Aplikasi tersebut juga memungkinkan pengguna melihat anggota keluarga yang tercatat dalam Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
Rincian Bantuan BPNT dan PKH 2026
Nominal bantuan sosial berbeda antara BPNT dan PKH. Masyarakat yang tercatat sebagai penerima dapat mengetahui besaran bantuan berdasarkan program yang diterima.
Besaran BPNT
Penerima BPNT mendapatkan bantuan sebesar Rp200.000 per bulan. Dana tersebut disalurkan sekaligus untuk periode tiga bulan.
Besaran PKH
Sementara itu, nominal PKH dibedakan berdasarkan kategori penerima, yaitu:
- Ibu hamil: Rp3.000.000 per tahun.
- Anak usia dini: Rp3.000.000 per tahun.
- Siswa SD: Rp900.000 per tahun.
- Siswa SMP: Rp1.500.000 per tahun.
- Siswa SMA: Rp2.000.000 per tahun.
- Penyandang disabilitas berat: Rp2.400.000 per tahun.
- Lansia: Rp2.400.000 per tahun.
- Korban pelanggaran HAM: Rp10.800.000 per tahun.
Jumlah yang diterima penerima PKH mengikuti kategori yang tercatat dalam data bantuan sosial.
Periksa Data Bansos Secara Berkala
Pengecekan bansos online pada Agustus 2026 dapat digunakan masyarakat untuk memastikan status kepesertaan PKH maupun BPNT.
Pemeriksaan melalui kanal resmi juga membantu penerima mengetahui informasi berdasarkan data yang tersedia.
Selain melihat status penerimaan, masyarakat dapat memahami kelompok desil yang menjadi dasar penyaluran serta mengetahui nominal bantuan sesuai program.
Pemeriksaan berkala diperlukan agar perubahan data maupun informasi mengenai penyaluran bantuan dapat diketahui lebih cepat.
Masyarakat sebaiknya selalu menggunakan layanan resmi pemerintah ketika melakukan pengecekan dan memastikan data yang dimasukkan sesuai dengan dokumen kependudukan.
















