Masyarakat dapat memeriksa posisi desil keluarga dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) menggunakan telepon seluler. Pengecekan tersedia melalui laman resmi Cek Bansos Kementerian Sosial (Kemensos) dengan memasukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) sesuai KTP.
Informasi desil perlu diperhatikan karena menjadi salah satu rujukan dalam menentukan sasaran berbagai program pemerintah. Data tersebut digunakan dalam proses penentuan sasaran bantuan sosial, termasuk Program Keluarga Harapan (PKH) dan Program Sembako.
Pemerintah juga terus memperbarui DTSEN agar data sosial ekonomi lebih sesuai dengan keadaan masyarakat. BPS menyebutkan bahwa DTSEN Versi 3 Tahun 2026 per 10 Juli 2026 mencakup sekitar 290,13 juta data individu dan 95,98 juta data keluarga.
Mengenal Desil pada DTSEN
Desil adalah pembagian keluarga berdasarkan tingkat kesejahteraan sosial dan ekonomi. DTSEN membagi keluarga di Indonesia menjadi 10 kelompok, dengan setiap kelompok mencakup sekitar 10 persen keluarga.
Desil 1 berada pada kelompok 10 persen dengan tingkat kesejahteraan paling rendah, sedangkan desil 10 mencakup kelompok 10 persen dengan tingkat kesejahteraan paling tinggi.
Penilaian tersebut tidak hanya menggunakan penghasilan sebagai ukuran. Data yang diperhitungkan mencakup karakteristik individu seperti pekerjaan dan pendidikan, kondisi tempat tinggal, daya listrik, serta kepemilikan aset.
Pembagian desil secara umum terdiri atas:
- Desil 1: tingkat kesejahteraan paling rendah.
- Desil 2: kelompok kesejahteraan rendah.
- Desil 3: kelompok kesejahteraan rendah.
- Desil 4: kelompok rendah hingga rentan.
- Desil 5: kelompok menengah bawah.
- Desil 6: kelompok menengah.
- Desil 7: kelompok menengah atas.
- Desil 8: kelompok relatif mapan.
- Desil 9: kelompok kesejahteraan tinggi.
- Desil 10: kelompok 10 persen dengan tingkat kesejahteraan tertinggi.
Dalam informasi pada laman resmi Cek Bansos, keluarga yang berada pada desil 1 sampai 4 dapat diusulkan sebagai sasaran PKH dan Program Sembako. Sementara desil 5 dapat digunakan dalam pengusulan peserta PBI-JK.
Meski demikian, posisi desil bukan jaminan seseorang langsung memperoleh bantuan. Masing-masing program memiliki ketentuan tersendiri dan tetap melalui proses pemutakhiran serta pemeriksaan data.
Cara Cek Desil DTSEN 2026 Menggunakan HP
Masyarakat dapat melihat informasi desil melalui laman resmi Cek Bansos. Sistem pencarian menggunakan NIK 16 digit yang tercantum pada KTP.
Cek Desil melalui Situs Cek Bansos Kemensos
Langkah pengecekan dapat dilakukan sebagai berikut:
- Buka browser pada HP.
- Masuk ke laman resmi Cek Bansos Kemensos.
- Masukkan 16 digit NIK sesuai KTP.
- Ketik huruf kode atau captcha yang muncul.
- Tekan tombol Cari Data.
- Periksa informasi keluarga yang ditampilkan.
Laman Cek Bansos secara resmi menyatakan bahwa data yang digunakan bersumber dari DTSEN. Informasi yang tersedia pada hasil pencarian dapat mencakup posisi desil dan informasi kepesertaan bantuan sosial sesuai data yang tercatat.
Apakah Desil DTSEN Bisa Berubah?
Posisi desil dapat berubah karena data DTSEN bersifat dinamis. Perubahan kondisi keluarga dapat menjadi bagian dari proses pemutakhiran, tetapi perubahan satu informasi saja tidak otomatis membuat seseorang berpindah desil.
BPS menjelaskan bahwa berbagai karakteristik sosial ekonomi dipertimbangkan secara bersama-sama dalam proses pemeringkatan. Karena itu, pembaruan satu indikator tidak serta-merta menghasilkan perubahan posisi desil.
Pemutakhiran DTSEN dilakukan dengan memanfaatkan berbagai sumber, termasuk data administrasi, sensus dan survei, pembaruan dari kementerian atau lembaga dan pemerintah daerah, pengecekan lapangan, serta informasi yang disampaikan masyarakat melalui kanal resmi.
Data Desil Tidak Sesuai, Ini Cara Mengajukannya
Masyarakat yang menemukan informasi keluarga yang tidak sesuai dengan keadaan sebenarnya dapat mengajukan pembaruan data.
Kanal yang tersedia mencakup mekanisme usul dan sanggah melalui Cek Bansos atau aplikasinya. BPS juga menyebutkan adanya kanal SIKS-NG melalui operator desa atau kelurahan serta Cek DTSEN sebagai saluran pemutakhiran data.
Pengajuan dapat berkaitan dengan perubahan seperti:
- pendapatan keluarga;
- pekerjaan kepala atau anggota keluarga;
- jumlah anggota keluarga;
- kondisi tempat tinggal;
- fasilitas rumah;
- kepemilikan aset; atau
- informasi sosial ekonomi lain yang sudah berubah.
Laman resmi Cek Bansos juga menjelaskan bahwa masyarakat dapat menyampaikan data sesuai kondisi nyata melalui desa atau kelurahan, dinas sosial, maupun aplikasi Cek Bansos. Setelah proses pemutakhiran, desil dihitung kembali secara berkala oleh BPS.
Dokumen yang Perlu Disiapkan
Dokumen yang diperlukan dapat berbeda bergantung pada jenis informasi yang hendak diperbarui. Untuk mempermudah proses pemeriksaan, masyarakat dapat menyiapkan data identitas dan dokumen yang berkaitan dengan perubahan.
Beberapa data yang dapat diperlukan antara lain:
- NIK;
- Kartu Keluarga (KK);
- foto KTP;
- swafoto sesuai ketentuan aplikasi; dan
- dokumen pendukung yang menjelaskan perubahan kondisi keluarga.
Masyarakat sebaiknya memastikan seluruh data yang dimasukkan sesuai dengan dokumen resmi dan keadaan sebenarnya.
Pengajuan Perubahan Desil DTSEN lewat Aplikasi
Jika menggunakan aplikasi Cek Bansos, masyarakat dapat masuk ke akun yang tersedia kemudian menggunakan menu yang berkaitan dengan usul atau pembaruan data.
Informasi keluarga yang mengalami perubahan perlu dimasukkan sesuai kondisi terbaru. Jika diminta, dokumen pendukung dapat diunggah sebelum pengajuan dikirim.
Bagi masyarakat yang memilih jalur layanan langsung, pembaruan juga dapat disampaikan melalui pemerintah desa atau kelurahan maupun dinas sosial sesuai mekanisme yang berlaku di wilayah masing-masing.
Apakah Desil Langsung Berubah Setelah Diajukan?
Pengajuan perubahan data tidak membuat posisi desil berubah secara langsung. Data yang disampaikan terlebih dahulu menjadi bagian dari proses pemutakhiran dan pemeriksaan.
BPS menegaskan bahwa informasi yang masuk melalui kanal pembaruan akan diproses sebelum posisi kesejahteraan dihitung kembali. Dengan demikian, pengajuan tidak dapat diartikan sebagai perubahan desil secara otomatis.
Perubahan desil bergantung pada hasil pengolahan data dan metode pemeringkatan yang berlaku. Hal ini penting dipahami agar masyarakat tidak menganggap pengajuan pembaruan sebagai jaminan perubahan posisi desil.
Pembaruan DTSEN dan Penetapan Bansos 2026
DTSEN kini digunakan sebagai rujukan bersama pemerintah untuk mendukung perencanaan, penetapan sasaran, dan evaluasi berbagai program. BPS bertugas menyusun serta mengelola DTSEN, sedangkan kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah memiliki peran dalam penyediaan sumber data serta pemutakhiran.
Pada 2026, Kemensos juga menerbitkan beberapa keputusan terkait penetapan peringkat kesejahteraan keluarga. Salah satunya adalah Keputusan Menteri Sosial Nomor 29/HUK/2026, yang merupakan perubahan atas Keputusan Menteri Sosial Nomor 22/HUK/2026 mengenai penetapan peringkat kesejahteraan keluarga untuk penyaluran bantuan sosial dan program kesejahteraan sosial. Keputusan tersebut ditetapkan pada 25 Februari 2026 dan tercatat berstatus berlaku.
Karena data terus diperbarui, masyarakat sebaiknya melakukan pengecekan secara berkala. Jika informasi keluarga sudah tidak sesuai, pembaruan dapat disampaikan melalui kanal resmi agar data yang digunakan dalam proses penetapan sasaran program lebih mencerminkan kondisi terbaru.

















Comments 1