Pencari kerja perlu menyiapkan surat lamaran kerja sebagai salah satu dokumen sebelum mengajukan diri ke perusahaan.
Surat tersebut umumnya dikirim bersama CV (Curriculum Vitae) dan dokumen lain yang diminta dalam informasi lowongan pekerjaan.
Keberadaan surat lamaran masih menjadi bagian dari proses perekrutan. Karena itu, pelamar perlu memperhatikan bukan hanya kelengkapan dokumen, tetapi juga cara penyusunan surat agar terlihat rapi, mudah dipahami, dan sesuai dengan pekerjaan yang dituju.
Melalui surat lamaran, pelamar dapat menyampaikan ketertarikannya terhadap posisi tertentu sekaligus memberikan gambaran mengenai kemampuan yang dimiliki.
Informasi tersebut sebaiknya disampaikan secara ringkas dengan tetap menjelaskan alasan pelamar memilih posisi yang tersedia.
Pengertian Surat Lamaran Kerja
Berdasarkan buku 30 Hari Mencari Kerja karya M. Hariwijaya, surat lamaran kerja atau application letter merupakan surat yang disusun untuk mengajukan permohonan pekerjaan pada posisi tertentu.
Bagi pelamar, surat ini menjadi media untuk menunjukkan minat terhadap pekerjaan sekaligus menyampaikan kemampuan yang dapat ditawarkan kepada perusahaan. Penyusunannya perlu dibuat secara terarah supaya perekrut dapat menemukan informasi utama tanpa harus membaca dokumen yang terlalu panjang.
Cara Menyusun Surat Lamaran Kerja
Pelamar dapat memperhatikan sejumlah hal ketika membuat surat lamaran agar isinya tetap relevan dengan posisi yang dituju. Berikut beberapa langkah yang dapat diterapkan:
- Cantumkan informasi diri sesuai keadaan sebenarnya
Identitas, kemampuan, dan pengalaman yang ditulis harus sesuai dengan kondisi pelamar. Gunakan penyampaian yang sopan dan tetap profesional. - Informasikan asal lowongan
Jelaskan media atau sumber tempat Anda menemukan informasi pekerjaan. Sumber tersebut dapat berupa situs pencarian kerja, media sosial perusahaan, maupun informasi lainnya. - Sampaikan alasan memilih posisi tersebut
Jelaskan ketertarikan terhadap pekerjaan yang tersedia secara singkat. Alasan tersebut sebaiknya berkaitan langsung dengan posisi yang sedang dibuka. - Jelaskan kemampuan yang dapat diberikan
Pelamar dapat mencantumkan kemampuan atau pengalaman yang mendukung pelaksanaan pekerjaan. Bagian ini juga dapat digunakan untuk menunjukkan potensi kontribusi kepada perusahaan. - Susun kalimat secara langsung dan mudah dipahami
Hindari penggunaan kalimat yang terlalu panjang atau berputar-putar. Informasi utama sebaiknya dapat ditemukan perekrut dengan mudah. - Jaga agar surat tetap ringkas
Surat lamaran tidak perlu memuat penjelasan yang terlalu panjang. Satu halaman dapat digunakan untuk menyampaikan minat, kemampuan, dan alasan melamar. - Gunakan bahasa formal yang tetap alami
Pemilihan kata perlu disesuaikan dengan konteks pekerjaan. Selain itu, periksa kembali ejaan dan penulisan agar tidak terdapat kesalahan yang dapat memengaruhi tampilan profesional surat. - Pilih kelebihan yang berkaitan dengan pekerjaan
Tidak semua kemampuan perlu dimasukkan. Utamakan pengalaman, keterampilan, atau pencapaian yang memiliki hubungan dengan posisi yang ditawarkan. - Siapkan seluruh berkas yang diminta
Surat lamaran perlu dilengkapi CV serta dokumen pendukung lainnya sesuai informasi lowongan. Pastikan seluruh persyaratan telah tersedia sebelum lamaran dikirim.
Bagian-Bagian dalam Surat Lamaran Kerja
Susunan surat lamaran juga perlu diperhatikan agar setiap informasi tersaji secara teratur. Secara umum, dokumen ini terdiri atas beberapa bagian berikut:
- Alamat pengirim
Alamat pelamar dapat ditulis pada bagian kanan atas surat. Bagian tersebut berisi alamat pihak yang mengajukan lamaran. - Tanggal surat
Tanggal penulisan surat dapat diletakkan sekitar dua atau tiga baris setelah alamat pengirim. - Alamat perusahaan tujuan
Cantumkan nama perusahaan beserta nama gedung jika memang diperlukan, kemudian tuliskan alamat lengkap perusahaan yang dituju. - Salam pembuka
Surat dalam bahasa Indonesia dapat diawali dengan “Dengan hormat”. Untuk surat dalam bahasa Inggris, salam pembuka yang dapat digunakan adalah “Dear Sir/Madam”. - Isi surat
Isi surat dapat dibagi menjadi tiga bagian, yaitu pembukaan, penjelasan utama, dan penutup. Informasi yang dapat dicantumkan meliputi posisi yang dituju, sumber informasi lowongan, alasan tertarik, serta kemampuan yang berhubungan dengan pekerjaan tersebut. - Salam penutup
Salam penutup ditulis setelah bagian isi dengan memberikan beberapa spasi. Setelah bagian tersebut, pelamar dapat mencantumkan namanya sebagai penanda akhir surat.
Perbedaan Surat Lamaran Kerja dengan CV
Surat lamaran dan CV sama-sama menjadi bagian dari dokumen pencarian kerja, tetapi keduanya memiliki fungsi yang tidak sama.
Surat lamaran digunakan untuk menyampaikan ketertarikan terhadap pekerjaan tertentu dan menjelaskan kemampuan yang ingin ditawarkan kepada perusahaan.
Sementara itu, CV memuat riwayat dan informasi mengenai pelamar, seperti data pribadi, pendidikan, pengalaman kerja, serta informasi lain yang berkaitan dengan latar belakangnya.
Dengan demikian, surat lamaran lebih berfokus pada alasan dan ketertarikan terhadap posisi yang tersedia. CV memberikan informasi yang lebih berkaitan dengan profil, pengalaman, dan latar belakang pelamar.
Pemeriksaan Sebelum Surat Lamaran Dikirim
Pelamar sebaiknya melakukan pemeriksaan ulang sebelum mengirimkan surat lamaran kerja. Nama perusahaan dan posisi yang ditulis harus sesuai dengan lowongan yang dituju agar tidak terjadi kekeliruan.
Informasi lain seperti nama, alamat, tanggal, dan daftar dokumen yang disertakan juga perlu diperiksa. Jika perusahaan menetapkan format atau persyaratan tertentu, pelamar perlu menyesuaikan dokumen dengan ketentuan tersebut agar lamaran dapat diproses.
Surat yang dibuat singkat tetap harus mampu menyampaikan informasi utama. Pelamar tidak perlu memasukkan seluruh riwayat dirinya ke dalam surat karena informasi yang lebih lengkap mengenai latar belakang dan pengalaman dapat dicantumkan melalui CV.
Kesimpulan
Surat lamaran kerja menjadi salah satu dokumen yang dapat digunakan pelamar untuk menyampaikan ketertarikan terhadap posisi yang tersedia sekaligus memperkenalkan kemampuan kepada perusahaan.
Penyusunan surat sebaiknya dilakukan secara teratur dengan bahasa yang sopan, jelas, dan sesuai dengan pekerjaan yang dituju.
Kemampuan maupun pengalaman yang dicantumkan juga perlu dipilih berdasarkan relevansinya dengan posisi yang dilamar.
















