Latte art dapat dipelajari di rumah tanpa harus memiliki mesin espresso. French press yang biasa digunakan untuk menyeduh kopi juga dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan foam susu sebagai bahan latihan membuat pola sederhana di permukaan kopi.
Tekstur yang dihasilkan tentu belum dapat menyamai microfoam dari steam wand. Meski demikian, metode ini cukup membantu untuk melatih cara mengatur aliran susu, terutama bagi pemula yang ingin mencoba bentuk dasar seperti hati.
Peralatan yang Dibutuhkan
Sebelum mulai, siapkan beberapa perlengkapan berikut:
- French press
- Susu
- Espresso atau kopi yang dibuat lebih pekat
- Cangkir dengan permukaan cukup lebar
- Wadah untuk memanaskan susu
- Sendok bila dibutuhkan untuk membantu merapikan foam
Membuat Foam Susu dengan French Press
French press dapat digunakan sebagai alat frothing manual. Kunci utamanya adalah menghasilkan foam yang masih cukup cair untuk dituangkan.
Foam yang terlalu kering atau dipenuhi gelembung besar justru akan menyulitkan proses latte art.
- Panaskan susu hingga mencapai suhu sekitar 60°C. Jangan sampai susu mendidih.
- Pindahkan susu hangat ke dalam French press. Sisakan ruang karena volumenya akan bertambah ketika diberi udara.
- Gerakkan plunger ke atas dan ke bawah dengan cepat dalam ritme yang teratur.
- Teruskan hingga susu mengembang dan foam mulai terbentuk.
- Jika muncul gelembung berukuran besar, diamkan sebentar.
- Putar atau aduk perlahan agar susu cair dan foam tercampur lebih merata sebelum digunakan.
Foam yang dibuat menggunakan French press umumnya tidak memiliki tekstur sehalus microfoam dari steam wand. Oleh sebab itu, hindari membuat lapisan busa terlalu tebal jika tujuan akhirnya adalah menuangkan pola latte art.
Menyiapkan Kopi
Espresso dapat menjadi pilihan utama karena warna kopinya yang pekat serta keberadaan crema membuat pola susu lebih mudah terlihat.
Tidak memiliki mesin espresso bukan berarti latihan harus dihentikan. Kopi seduh dengan konsentrasi lebih kuat juga dapat digunakan sebagai permukaan untuk berlatih. Perbedaan kontras mungkin terlihat, tetapi teknik menuang tetap dapat dipelajari.
Langkah Membentuk Latte Art Hati
Pola hati dapat menjadi pilihan awal karena gerakannya tidak terlalu rumit. Pada tahap pertama, yang perlu diperhatikan adalah kendali aliran susu, bukan kesempurnaan bentuk.
- Masukkan kopi ke dalam cangkir.
- Condongkan cangkir sedikit supaya permukaan kopi lebih mudah menerima foam.
- Awali dengan menuangkan susu dari posisi yang agak tinggi menggunakan aliran tipis.
- Ketika susu mulai menyatu dengan kopi, turunkan posisi French press hingga lebih dekat dengan permukaan.
- Arahkan foam ke bagian tengah cangkir secara perlahan.
- Pertahankan aliran sampai terbentuk bidang putih berbentuk bulat yang semakin melebar.
- Kurangi aliran susu, lalu gerakkan tuangan melewati bagian tengah bulatan tersebut.
- Gerakan terakhir akan membagi sekaligus menarik bentuk bulatan sehingga menghasilkan pola menyerupai hati.
Tantangan Menggunakan French Press
Tekstur susu menjadi salah satu faktor penting dalam latte art. Susu yang memiliki microfoam halus akan lebih mudah mengalir dan diarahkan untuk membentuk pola.
French press menghasilkan foam dengan gelembung yang biasanya lebih besar daripada microfoam dari steam wand. Kondisi tersebut dapat membuat busa terlalu tebal, terpisah dari susu, atau sulit dikendalikan ketika dituangkan.
Karena itu, hasil latihan pertama mungkin hanya berupa lingkaran atau pola yang belum rapi. Hal tersebut merupakan bagian dari proses belajar.
Perubahan sebaiknya dilakukan secara bertahap, misalnya dengan memperbaiki tekstur foam terlebih dahulu sebelum mengubah teknik menuang.
Cara Membuat Foam Lebih Mudah Dikontrol
Beberapa penyesuaian dapat membantu menghasilkan foam yang lebih mudah digunakan untuk latte art:
- Hindari foam yang terlalu kering. Busa yang terlalu padat akan lebih sulit mengalir ke permukaan kopi.
- Atasi gelembung berukuran besar. Putar atau aduk foam secara perlahan setelah proses frothing.
- Pilih cangkir yang permukaannya cukup lebar. Ruang yang lebih luas memudahkan pembentukan pola.
- Atur kecepatan tuangan. Aliran yang terlalu deras dapat membuat foam melebar tanpa arah.
- Turunkan posisi wadah saat membentuk pola. Jarak yang lebih dekat dengan permukaan kopi membantu
- menghasilkan bagian putih yang lebih jelas.
Kesalahan yang Perlu Dihindari Pemula
Beberapa kebiasaan saat menuangkan susu dapat membuat pola sulit terbentuk, antara lain:
- Menghasilkan terlalu banyak foam: busa menutupi permukaan kopi sehingga pola sulit diarahkan.
- Membiarkan gelembung berukuran besar: tekstur permukaan menjadi kasar.
- Menuangkan dari posisi terlalu tinggi: susu cenderung masuk ke dalam kopi dan tidak membentuk pola di permukaan.
- Mengalirkan susu terlalu cepat: foam melebar sebelum bentuk dapat dikendalikan.
- Terlalu banyak menggerakkan tangan: aliran susu menjadi tidak stabil sehingga pola terlihat berantakan.
Latihan Awal dengan Pola Hati
Pemula tidak perlu langsung mencoba bentuk rosetta maupun tulip. Pola hati sudah cukup untuk membangun kemampuan dasar dalam mengendalikan susu.
Latihan dapat dimulai dengan membuat satu bidang atau lingkaran putih di bagian tengah kopi. Setelah aliran susu mulai lebih terkontrol, lakukan tarikan terakhir melalui bagian tengahnya untuk menghasilkan bentuk hati.
Pengulangan gerakan yang sama akan membantu memahami hubungan antara posisi wadah, kecepatan tuangan, dan tekstur foam.
French Press untuk Latte Art, Apakah Bisa?
French press memang dapat digunakan untuk membuat foam susu yang kemudian dimanfaatkan dalam latihan latte art sederhana. Namun, alat ini tidak menggantikan steam wand pada mesin espresso.
Bagi orang yang ingin mempelajari teknik dasar tanpa membeli mesin espresso, French press dapat menjadi pilihan yang praktis.
Perhatian utama sebaiknya diberikan pada kualitas foam, posisi wadah ketika menuang, kestabilan aliran, serta gerakan akhir untuk membentuk pola hati.
Sementara itu, pembuatan latte art dengan pola yang lebih detail dan konsisten akan lebih mudah dilakukan menggunakan microfoam dari steam wand karena teksturnya lebih halus dan lebih mudah dikendalikan.
















