Pemerintah menyiapkan anggaran sekitar Rp17 triliun untuk melanjutkan program bantuan beras 2026 bagi 33,2 juta keluarga miskin atau kurang mampu pada kuartal IV 2026.
Bantuan beras ini menjadi salah satu program pemerintah untuk membantu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, program bantuan beras tersebut merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto agar pemerintah mempersiapkan berbagai program bantuan bagi masyarakat.
Program bantuan beras 2026 ditujukan kepada keluarga yang masuk dalam kategori desil 1 hingga desil 4. Setiap keluarga penerima manfaat akan mendapatkan 10 kilogram beras per bulan selama periode penyaluran.
Anggaran sekitar Rp17 triliun tersebut disiapkan untuk memenuhi kebutuhan bantuan beras selama tiga bulan pada kuartal IV 2026.
Penyaluran Bantuan Beras Tahap Kedua Bisa Dirapel
Penyaluran bantuan beras tahap kedua yang dijadwalkan rampung pada September 2026 dilakukan dengan sistem rapel.
Dengan mekanisme tersebut, penerima bantuan dapat memperoleh 30 kilogram beras sekaligus dalam satu kali penyaluran.
Airlangga menjelaskan, jumlah bantuan yang diterima masyarakat tetap setara dengan 30 kilogram beras untuk satu kuartal.
Namun, paket yang sebelumnya disiapkan dalam kemasan 10 kilogram dapat disalurkan sekaligus dalam kemasan atau jumlah 30 kilogram.
Arahan Presiden Prabowo soal Program Bantuan
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin (7/9/2026). Dalam rapat tersebut, Presiden meminta jajaran menteri mempersiapkan berbagai program bantuan bagi masyarakat.
Salah satu program yang diarahkan untuk dilanjutkan adalah bantuan beras bagi masyarakat kurang mampu. Selain program bantuan sosial, Presiden Prabowo juga memberikan instruksi mengenai kesiapan pemerintah dalam menghadapi fenomena El Nino.
Cara Cek Penerima Bansos melalui Laman Kemensos
Masyarakat yang ingin mengetahui apakah terdaftar sebagai penerima bansos dapat melakukan pengecekan secara online melalui laman resmi Kementerian Sosial (Kemensos).
Berikut cara cek penerima bansos Kemensos:
- Buka browser melalui HP atau komputer.
- Kunjungi laman resmi cekbansos.kemensos.go.id
- Masukkan 16 digit Nomor Induk Kependudukan (NIK) sesuai KTP.
- Masukkan kode verifikasi atau CAPTCHA yang muncul di layar.
- Klik Cari Data.
- Tunggu hingga sistem menampilkan informasi mengenai status kepesertaan bansos.
Dengan mengecek data secara berkala, masyarakat dapat mengetahui status kepesertaan dan informasi terkait bantuan sosial maupun bantuan beras 2026.
Kesimpulan
Program bantuan beras 2026 kembali dilanjutkan pemerintah dengan anggaran sekitar Rp17 triliun untuk 33,2 juta keluarga miskin dan kurang mampu.
Setiap keluarga penerima manfaat mendapatkan 10 kilogram beras per bulan selama tiga bulan. Penyaluran tahap kedua juga dapat dilakukan secara rapel hingga 30 kilogram sekaligus.
















