Cara cek desil dengan NIK kini dapat dilakukan secara online menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang tertera pada KTP.
Pengecekan ini penting bagi masyarakat yang ingin mengetahui posisi kesejahteraan keluarganya dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) sekaligus melihat status penerimaan bantuan sosial (bansos).
Melalui layanan resmi Cek Bansos Kementerian Sosial (Kemensos), masyarakat dapat mengetahui data sosial ekonomi yang tercatat dalam sistem.
Informasi tersebut juga dapat membantu masyarakat melihat apakah NIK terdaftar sebagai penerima program bantuan, seperti Program Keluarga Harapan (PKH), BPNT atau Program Sembako, serta bantuan sosial lainnya sesuai data yang tersedia.
Link Cek Desil Bansos Kemensos
Masyarakat yang ingin mengetahui NIK masuk desil berapa dapat melakukan pengecekan melalui situs resmi Cek Bansos Kemensos.
Layanan tersebut dapat diakses menggunakan HP, laptop, atau perangkat lain yang memiliki koneksi internet. Setelah NIK dimasukkan dan proses pencarian dilakukan, sistem akan menampilkan informasi yang tersedia mengenai data penerima manfaat dan status bansos.
Apa Itu Desil dalam DTSEN?
Desil merupakan pengelompokan keluarga berdasarkan kondisi sosial dan ekonomi. Pemerintah menggunakan pengelompokan tersebut sebagai salah satu dasar dalam menentukan sasaran berbagai program perlindungan sosial.
Dalam DTSEN, tingkat kesejahteraan keluarga dikelompokkan menjadi 10 desil. Desil 1 menggambarkan kelompok dengan tingkat kesejahteraan relatif paling rendah, sedangkan desil 10 berada pada kelompok dengan tingkat kesejahteraan relatif paling tinggi.
Artinya, semakin kecil angka desil, semakin rendah posisi kesejahteraan relatif keluarga dalam pengelompokan tersebut.
Meski demikian, masyarakat perlu memahami bahwa desil bukan satu-satunya penentu penerimaan bansos. Terdaftar dalam suatu desil tidak berarti seseorang secara otomatis memperoleh bantuan tertentu.
Desil Berapa yang Berpeluang Mendapat Bansos?
Kelompok desil 1 sampai 5 menjadi salah satu informasi yang perlu diperhatikan ketika masyarakat memeriksa data kesejahteraan dan status bantuan sosial.
Keluarga yang berada pada desil 1 hingga 4 atau sekitar 40 persen kelompok kesejahteraan relatif terbawah menjadi kelompok prioritas yang dapat diusulkan untuk sejumlah program bantuan sosial, termasuk PKH dan bantuan sembako atau BPNT, dengan tetap memperhatikan ketentuan masing-masing program.
Sementara itu, desil 5 dapat menjadi kelompok sasaran untuk program tertentu, termasuk Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI-JK), sesuai persyaratan yang berlaku.
Karena itu, masyarakat yang tercatat dalam desil 1, 2, 3, 4, atau 5 tetap disarankan melakukan pengecekan status bansos melalui layanan resmi Kemensos untuk mengetahui kondisi data terbaru.
Cara Cek NIK Masuk Desil Berapa Lewat HP
Berikut langkah-langkah cek desil dengan NIK lewat HP:
- Buka browser pada HP.
- Akses situs resmi cekbansos.kemensos.go.id
- Masukkan NIK sebanyak 16 digit sesuai KTP.
- Ketik kode captcha yang ditampilkan.
- Klik tombol “Cari Data”.
- Tunggu sampai sistem menampilkan hasil pencarian.
- Periksa informasi mengenai data penerima manfaat dan kategori desil yang tersedia.
Apabila NIK tercatat sebagai penerima bantuan, informasi mengenai program bansos yang diterima juga dapat ditampilkan sesuai data yang terdapat dalam sistem.
Apakah Desil 1-5 Otomatis Mendapat Bansos?
Tidak. Masyarakat yang masuk dalam desil 1 sampai 5 tidak otomatis menjadi penerima bantuan sosial.
Desil pada dasarnya menunjukkan posisi relatif kondisi sosial ekonomi sebuah keluarga.
Sementara itu, penetapan penerima bansos tetap bergantung pada kriteria program, proses verifikasi dan validasi data, serta kebijakan pemerintah yang berlaku.
Oleh sebab itu, masyarakat yang ingin memastikan apakah NIK terdaftar sebagai penerima PKH, BPNT atau Program Sembako, maupun BLT Kesra Rp900.000 tetap perlu melakukan pengecekan secara langsung melalui layanan resmi Cek Bansos.
Kesimpulan
Cara cek desil dengan NIK dapat dilakukan secara online melalui layanan Cek Bansos Kemensos.
Pengecekan tersebut membantu masyarakat mengetahui posisi desil dalam DTSEN sekaligus melihat status penerimaan bantuan sosial berdasarkan data yang tercatat.
















