Rekrutmen Bintara TNI 2026, Berikut Jadwal, Syarat, dan Tahapan Seleksi AD serta AU

Rekrutmen Bintara TNI 2026, Berikut Jadwal, Syarat, dan Tahapan Seleksi AD serta AU

Rekrutmen Bintara TNI 2026, Berikut Jadwal, Syarat, dan Tahapan Seleksi AD serta AU

TNI Angkatan Darat (TNI AD) dan TNI Angkatan Udara (TNI AU) membuka penerimaan Bintara Prajurit Karier pada 2026 melalui sistem pendaftaran daring. Masing-masing matra menetapkan jadwal, batas usia, latar belakang pendidikan, persyaratan fisik, serta mekanisme seleksi yang harus dipenuhi calon peserta.

Per 18 September 2026, pendaftaran Bintara TNI AD Gelombang III dan Bintara PK Pria TNI AU Gelombang III/A-59 sudah berakhir. TNI AD sebelumnya membuka pendaftaran online pada 17 Juli hingga 2 Agustus 2026, sedangkan TNI AU membuka pendaftaran pada 10 Agustus sampai 13 September 2026.

Meski masa pendaftaran telah lewat, informasi mengenai persyaratan dan alur penerimaan tetap penting diketahui, terutama bagi calon peserta yang ingin mempersiapkan diri untuk rekrutmen berikutnya.




Bintara TNI AD Gelombang III 2026

TNI AD membuka penerimaan Bintara PK Gelombang III Tahun Anggaran 2026 melalui portal rekrutmen resmi. Pendaftaran dilakukan secara online, kemudian calon peserta yang memenuhi ketentuan melanjutkan proses validasi atau daftar ulang.

Pendaftaran online berlangsung pada 17 Juli sampai 2 Agustus 2026. Sementara itu, validasi atau daftar ulang dijadwalkan pada 20 Juli hingga 5 Agustus 2026. Saat ini, kedua tahapan tersebut telah ditutup.

TNI AD juga menegaskan bahwa seluruh proses penerimaan tidak dikenakan biaya. Peserta diminta melaporkan pihak yang mengatasnamakan panitia dan meminta pembayaran dengan alasan apa pun.

Persyaratan Bintara TNI AD 2026

Persyaratan yang ditetapkan untuk calon Bintara PK TNI AD antara lain:

Untuk lulusan SMA/MA/SMK, ketentuan nilai disesuaikan dengan tahun kelulusan. Peserta yang menggunakan nilai Ujian Nasional harus memiliki rata-rata minimal 37. Lulusan 2020 membutuhkan nilai rapor minimal 65, lulusan 2021–2022 minimal 68, sedangkan lulusan 2023–2025 minimal 70.

Calon peserta juga harus bersedia menjalani Ikatan Dinas Pertama sekurang-kurangnya 10 tahun dan siap ditempatkan di seluruh wilayah Indonesia.

TNI AD tidak memperbolehkan calon mendaftar Bintara dan Tamtama secara bersamaan. Peserta Bintara yang dinyatakan gagal dapat mengikuti proses Tamtama apabila memenuhi persyaratan dan waktu pendaftaran masih tersedia.

Persyaratan Tambahan TNI AD

Selain ketentuan umum, calon peserta harus memenuhi beberapa persyaratan tambahan, di antaranya:

Peserta yang mempunyai prestasi tingkat nasional dapat melampirkan sertifikat, piagam, atau surat keterangan. Prestasi juara 1, 2, dan 3 tingkat nasional dapat digunakan sebagai bahan rekomendasi dalam proses seleksi, tetapi tidak menjadi jaminan kelulusan.

Tahapan Pendaftaran Bintara TNI AD

Pendaftaran TNI AD dilakukan melalui portal resmi rekrutmen. Dokumen yang perlu disiapkan antara lain KTP, kartu keluarga, BPJS atau KIS, ijazah, rapor SMA/SMK/MA kelas X hingga XII, serta data alamat dan nomor telepon.

  1. Mengakses portal resmi rekrutmen TNI AD.
  2. Membuat akun dan mengisi data diri.
  3. Mengunggah dokumen yang dipersyaratkan.
  4. Mencetak formulir pendaftaran dan dokumen pendukung.
  5. Mendatangi tempat validasi yang ditentukan.
  6. Mengikuti pemeriksaan awal, termasuk pengukuran tinggi dan berat badan.
  7. Menyelesaikan proses validasi.
  8. Mengikuti pemeriksaan administrasi, kesehatan, jasmani, Litpers, dan psikologi sesuai jadwal panitia.

Portal resmi TNI AD saat ini menyatakan bahwa penerimaan Bintara Gelombang III telah ditutup. Informasi mengenai pembukaan dan tahapan penerimaan selanjutnya perlu dipantau melalui portal resmi TNI AD.




Bintara TNI AU Gelombang III/A-59 2026

TNI AU membuka Bintara PK Pria Gelombang III/A-59 Tahun Anggaran 2026 untuk lulusan SMA/MA/SMK serta D-3 dari bidang keahlian tertentu.

Pendaftaran online dibuka mulai 10 Agustus hingga 13 September 2026. Dengan demikian, per 18 September 2026 masa pendaftaran tersebut sudah berakhir. Setelah pendaftaran, calon peserta menjalani verifikasi di Panitia Daerah atau Lanud yang ditunjuk.

Calon yang dinyatakan terpilih dan menyelesaikan pendidikan pertama akan diangkat menjadi Bintara PK dengan pangkat Sersan Dua atau Serda.

Syarat Bintara TNI AU 2026

Persyaratan umum penerimaan Bintara PK Pria TNI AU Gelombang III/A-59 meliputi:

Untuk jalur ini, calon Bintara PK pria bukan anggota atau mantan prajurit TNI/Polri maupun PNS.

Lulusan SMA/MA/SMK dapat berasal dari jurusan yang dipersyaratkan dalam pengumuman. TNI AU juga menetapkan jalur khusus atau Panda Khusus bagi lulusan SMK Angkasa dengan bidang tertentu.

Ketentuan Fisik dan Kesehatan TNI AU

Calon Bintara PK Pria TNI AU wajib memiliki tinggi badan minimal 163 cm dengan berat badan yang seimbang sesuai ketentuan.

Peserta juga harus bersedia menandatangani perjanjian Ikatan Dinas Pertama selama 10 tahun serta mempunyai kartu BPJS atau jaminan kesehatan yang masih aktif dan dilengkapi bukti pembayaran terakhir.

Ketentuan kesehatan dalam seleksi juga cukup rinci. Peserta tidak boleh buta warna, memiliki riwayat TB paru aktif, atau pernah menjalani terapi Ortho-K.

Untuk calon yang pernah menjalani bedah refraksi, tindakan yang diperbolehkan meliputi PRK, Lasik, dan Relex Smile dengan syarat tertentu. Operasi harus dilakukan minimal tiga bulan sebelum seleksi. Peserta juga diwajibkan membawa keterangan mengenai kondisi penglihatan sebelum dan sesudah operasi.

Calon peserta juga harus belum menikah dan bersedia tidak menikah selama pendidikan pertama hingga dua tahun setelah pendidikan selesai.

Cara Daftar Bintara TNI AU 2026

Pendaftaran Bintara PK Pria TNI AU Gelombang III/A-59 dilakukan melalui portal resmi TNI AU.

  1. Membuka situs rekrutmen TNI AU.
  2. Mengisi data pendaftaran secara online.
  3. Melengkapi dokumen yang diminta.
  4. Memilih atau mengikuti penempatan Panitia Daerah yang ditentukan.
  5. Melakukan verifikasi atau daftar ulang.
  6. Menjalani pemeriksaan keabsahan dokumen.
  7. Mengikuti pemeriksaan fisik awal, termasuk pengukuran tinggi dan berat badan.
  8. Melanjutkan pemeriksaan serta pengujian sesuai jadwal panitia.

Tempat verifikasi berada di Lanud yang ditunjuk sebagai Panitia Daerah. Untuk beberapa peserta, proses selanjutnya mencakup seleksi tingkat pusat. Jadwal seleksi pusat dan pembukaan pendidikan yang tercantum dalam pengumuman merupakan jadwal rencana sehingga peserta tetap perlu mengikuti pembaruan dari TNI AU.




Pendaftaran Bintara TNI 2026 Gratis

TNI AD maupun TNI AU menyatakan bahwa proses penerimaan prajurit tidak dipungut biaya. Karena itu, calon peserta perlu menghindari pihak yang menawarkan bantuan kelulusan dengan meminta sejumlah uang.

TNI AD secara khusus menyediakan saluran pengaduan melalui WhatsApp Panpus apabila peserta menemukan dugaan praktik percaloan, permintaan uang, atau tindakan lain yang mengatasnamakan panitia.

Per 18 September 2026, kedua pendaftaran yang dibahas dalam artikel ini sudah berakhir. Calon peserta yang belum sempat mengikuti seleksi dapat menggunakan persyaratan tersebut sebagai bahan persiapan, tetapi tetap harus menunggu pengumuman resmi apabila TNI AD atau TNI AU membuka penerimaan berikutnya.

Informasi terbaru sebaiknya diperiksa langsung melalui portal rekrutmen masing-masing matra karena jadwal, kuota, persyaratan, lokasi validasi, dan tahapan seleksi dapat berubah sesuai pengumuman resmi.

Exit mobile version