Rekrutmen TNI AD Gelombang I 2027 Dibuka, Cek Jadwal dan Syarat Bintara-Tamtama

Rekrutmen TNI AD Gelombang I 2027 Dibuka, Cek Jadwal dan Syarat Bintara-Tamtama

Rekrutmen TNI AD Gelombang I 2027 Dibuka, Cek Jadwal dan Syarat Bintara-Tamtama

Kodam III/Siliwangi membuka penerimaan Bintara dan Tamtama Prajurit Karier (PK) TNI Angkatan Darat Gelombang I Tahun Anggaran 2027 mulai 1 Oktober 2026.

Pendaftaran ini dapat diikuti calon dari berbagai daerah, termasuk peserta yang tidak berdomisili di Jawa Barat, dan seluruh proses penerimaan tidak dipungut biaya.Calon peserta diminta mempersiapkan diri sendiri serta tidak menggunakan jasa pihak yang menjanjikan kelulusan dengan meminta uang.




Jadwal Pendaftaran Bintara dan Tamtama TNI AD 2027

Calon peserta dapat melakukan pendaftaran melalui portal resmi rekrutmen TNI AD di ad.rekrutmen-tni.mil.id. Peserta yang membutuhkan informasi atau pendampingan awal juga dapat mendatangi Babinsa maupun satuan kewilayahan TNI AD terdekat.

Berikut jadwal penerimaan Bintara dan Tamtama PK TNI AD Gelombang I Tahun Anggaran 2027:

Bintara PK Gelombang I 2027

Tamtama PK Gelombang I 2027

Calon peserta tetap perlu memeriksa portal resmi karena pendaftaran atau validasi dapat dihentikan lebih awal apabila kuota telah terpenuhi.

Syarat Calon Bintara TNI AD 2027

Peserta jalur Bintara harus berusia sekurang-kurangnya 17 tahun 10 bulan dan maksimal 26 tahun ketika pendidikan pertama dibuka pada 4 Februari 2027.

Ketentuan lainnya mencakup:

Persyaratan Tamtama TNI AD 2027

Untuk jalur Tamtama, usia calon ditetapkan minimal 17 tahun 10 bulan dan maksimal 26 tahun saat pendidikan pertama dibuka pada 5 Maret 2027.

Peserta juga harus memenuhi beberapa ketentuan dasar, yaitu:




Tahapan Seleksi Calon Prajurit TNI AD

Peserta yang mendaftar harus mengikuti sejumlah pemeriksaan sebelum hasil akhir penerimaan ditetapkan.

Tahapan seleksi meliputi:

  1. Pemeriksaan administrasi.
  2. Pemeriksaan kesehatan.
  3. Tes kesegaran jasmani.
  4. Pemeriksaan psikologi.
  5. Pemeriksaan mental ideologi atau Litpers.

Noppy menegaskan peserta tidak perlu mencari bantuan melalui perantara untuk mendapatkan kelulusan. Penentuan akhir calon yang diterima mengikuti mekanisme dan keputusan yang ditetapkan Mabes TNI.

Pendaftar dari Luar Jawa Barat Tetap Bisa Mengikuti Seleksi

Penerimaan yang dilaksanakan Kodam III/Siliwangi tidak hanya diperuntukkan bagi masyarakat Jawa Barat. Calon dari luar daerah, termasuk dari luar Pulau Jawa, tetap dapat mengikuti proses seleksi selama memenuhi persyaratan yang berlaku.

Kesempatan tersebut juga terbuka bagi calon yang sedang atau pernah menempuh pendidikan di pondok pesantren. Namun, tidak tersedia jalur khusus pesantren dalam penerimaan Bintara dan Tamtama Gelombang I 2027.

Calon santri dapat meminta informasi melalui Babinsa atau Koramil terdekat. Kodam III/Siliwangi juga berencana melakukan sosialisasi penerimaan ke sejumlah pondok pesantren.

Penerimaan Gelombang I ini diperuntukkan bagi calon pria. Sementara penerimaan Korps Wanita Angkatan Darat (Kowad) dilakukan melalui penerimaan tersendiri sesuai kebutuhan organisasi.

Kebutuhan Personel untuk Yon TP

Penerimaan prajurit Gelombang I 2027 juga berkaitan dengan kebutuhan personel untuk Batalyon Teritorial Pembangunan (Yon TP) yang dibentuk di sejumlah wilayah Indonesia.

Noppy menjelaskan bahwa prajurit yang ditempatkan di Yon TP tidak berarti akan selamanya bertugas di satuan tersebut. Mekanisme asimilasi atau pertukaran dengan satuan lain tetap dimungkinkan sebagai bagian dari pembinaan karier, kepangkatan, dan penugasan.

Target Pendaftar di Jawa Barat

Kodam III/Siliwangi memperkirakan animo masyarakat Jawa Barat mencapai sekitar 9.000 pendaftar untuk Bintara dan 18.000 pendaftar untuk Tamtama.

Jumlah tersebut merupakan perkiraan animo pendaftaran, bukan jumlah peserta yang nantinya diterima sebagai prajurit. Proses penerimaan tetap mengikuti kebutuhan dan keputusan Mabes TNI.




Pendaftaran TNI AD 2027 Gratis

Seluruh rangkaian penerimaan Bintara dan Tamtama PK TNI AD Gelombang I 2027 tidak dikenakan biaya. Karena itu, calon peserta dan keluarga perlu berhati-hati terhadap pihak yang mengaku memiliki akses kepada panitia atau menjanjikan kelulusan dengan meminta sejumlah uang.

Masyarakat yang menemukan dugaan praktik percaloan dapat melaporkannya melalui Call Center Pengaduan WhatsApp Rekrutmen TNI AD di nomor 0813-1050-0074.

Pendaftaran dilakukan melalui ad.rekrutmen-tni.mil.id. Calon peserta sebaiknya menggunakan portal tersebut serta informasi dari satuan TNI AD terdekat sebagai rujukan untuk mengecek persyaratan, jadwal, validasi, dan tahapan seleksi terbaru.

Exit mobile version