Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026 untuk siswa SMA, MA, SMK, MAK, dan sederajat mulai memasuki tahap simulasi pada 21 September 2026. Simulasi berlangsung hingga 27 September 2026, bersamaan dengan batas akhir pendaftaran peserta TKA tahun ini.
Setelah simulasi selesai, satuan pendidikan akan memasuki tahap gladi bersih pada 5–18 Oktober 2026. Pelaksanaan TKA utama kemudian dijadwalkan secara bertahap mulai 26 Oktober sampai 8 November 2026.
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menetapkan pendaftaran TKA dan Asesmen Nasional (AN) untuk jenjang SMA/MA/sederajat serta SMK/MAK berlangsung sejak 27 Juli hingga 27 September 2026.
Jumlah Pendaftar TKA 2026
Kemendikdasmen mencatat sebanyak 3.559.610 siswa telah terdaftar sebagai peserta TKA hingga 28 Agustus 2026. Jumlah tersebut masih dapat bertambah karena proses pendaftaran baru berakhir pada 27 September 2026.
Pemerintah menegaskan bahwa TKA bersifat tidak wajib dan gratis. Nilai yang diperoleh juga bukan penentu kelulusan siswa dari sekolah.
Meski demikian, hasil TKA dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan seleksi akademik tertentu. Dalam proses Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), hasil TKA dapat digunakan sebagai validator nilai rapor.
Fungsi TKA bagi Siswa
TKA dirancang untuk menghasilkan informasi mengenai capaian akademik siswa melalui penilaian yang terstandar. Hasil tersebut memberikan gambaran mengenai kemampuan akademik siswa dan dapat mendukung kebutuhan seleksi akademik.
Hasil TKA juga dapat membantu siswa mengetahui capaian mereka pada bidang akademik tertentu. Informasi tersebut dapat menjadi bahan pertimbangan ketika siswa melanjutkan pendidikan sesuai ketentuan yang berlaku.
Keikutsertaan dalam TKA tidak diwajibkan kepada siswa. Pemerintah juga tidak mengenakan biaya kepada peserta. Karena itu, siswa dan orang tua perlu berhati-hati apabila ada pihak yang meminta pembayaran dengan alasan pendaftaran atau pelaksanaan TKA.
Mata Pelajaran TKA SMA, MA, SMK, dan MAK
Peserta TKA jenjang SMA/MA/sederajat dan SMK/MAK terdiri atas siswa kelas 12. Peserta dari program pendidikan empat tahun juga mencakup kelas 13.
Mata pelajaran yang diujikan terdiri atas tiga mata pelajaran wajib dan dua mata pelajaran pilihan, yaitu:
- Bahasa Indonesia
- Matematika
- Bahasa Inggris
- Dua mata pelajaran pilihan
Dengan demikian, peserta mengerjakan tiga mata pelajaran wajib serta memilih dua mata pelajaran lain sesuai ketentuan TKA.
Pemilihan mata pelajaran pilihan perlu diperhatikan karena hasil TKA dapat digunakan untuk kepentingan akademik lanjutan. Pemerintah juga menyediakan kerangka asesmen dan contoh soal agar siswa dapat memahami kemampuan yang akan diukur.
Jadwal TKA 2026 untuk SMA, MA, SMK, dan MAK
Rangkaian TKA 2026 terdiri atas beberapa tahapan, mulai dari pendaftaran hingga pengumuman hasil. Berikut jadwal yang ditetapkan untuk jenjang SMA/MA/SMK dan sederajat:
| No | Tanggal | Kegiatan |
|---|---|---|
| 1 | 27 Juli–27 September 2026 | Pendaftaran TKA dan AN |
| 2 | 21–27 September 2026 | Simulasi TKA dan AN |
| 3 | 5–11 Oktober 2026 | Gladi bersih gelombang 1 |
| 4 | 12–18 Oktober 2026 | Gladi bersih gelombang 2 |
| 5 | 26–29 Oktober 2026 | Pelaksanaan TKA dan AN gelombang 1 |
| 6 | 31 Oktober–1 November 2026 | Pelaksanaan gelombang khusus mata pelajaran wajib |
| 7 | 2–5 November 2026 | Pelaksanaan TKA dan AN gelombang 2 |
| 8 | 7–8 November 2026 | Gelombang khusus mata pelajaran pilihan |
| 9 | 16–19 November 2026 | Pelaksanaan TKA dan AN susulan gelombang 1 |
| 10 | 21–22 November 2026 | Susulan gelombang khusus mata pelajaran wajib |
| 11 | 23–26 November 2026 | Susulan gelombang 2 |
| 12 | 28–29 November 2026 | Susulan gelombang khusus mata pelajaran pilihan |
| 13 | 23 Desember 2026 | Pengumuman hasil TKA |
Peserta yang mengikuti rangkaian sesuai jadwal saat ini sedang berada dalam periode simulasi. Tahap tersebut berlangsung dari 21 hingga 27 September 2026 sebelum dilanjutkan dengan gladi bersih pada Oktober.
Apakah Nilai TKA Menentukan Kelulusan?
Nilai TKA tidak digunakan untuk menentukan kelulusan siswa dari satuan pendidikan. Keputusan kelulusan tetap menjadi kewenangan satuan pendidikan berdasarkan ketentuan yang berlaku.
Fungsi TKA berbeda dengan penilaian sekolah. TKA memberikan hasil pengukuran akademik yang terstandar sehingga dapat menjadi informasi tambahan mengenai capaian siswa.
Hasil TKA dapat memiliki kegunaan dalam proses pendidikan lanjutan. Salah satunya adalah penggunaan hasil TKA sebagai validator nilai rapor dalam proses SNBP sesuai ketentuan yang berlaku.
Karena itu, nilai TKA tidak perlu dikaitkan dengan keputusan kelulusan sekolah. Namun, siswa tetap perlu mempersiapkan diri karena hasil tes dapat digunakan untuk kebutuhan akademik berikutnya.
Tujuan Simulasi TKA 2026
Simulasi menjadi bagian dari persiapan sebelum pelaksanaan TKA utama. Kegiatan ini memberikan kesempatan kepada sekolah untuk menguji kesiapan perangkat dan sistem yang akan digunakan.
Jaringan internet, komputer, aplikasi, serta kebutuhan teknis lainnya dapat diperiksa melalui tahapan tersebut. Kendala yang ditemukan lebih awal masih dapat diperbaiki sebelum pelaksanaan utama.
Bagi siswa, simulasi dapat digunakan untuk mengenal mekanisme ujian berbasis komputer. Peserta dapat membiasakan diri dengan tampilan sistem, cara berpindah soal, membaca instruksi, serta mengatur waktu pengerjaan.
Simulasi TKA berlangsung pada 21–27 September 2026, sedangkan gladi bersih dilaksanakan pada 5–18 Oktober 2026. Setelah itu, pelaksanaan utama berlangsung pada 26 Oktober–8 November 2026.
Cara Mencoba Simulasi TKA Online
Selain simulasi yang dikoordinasikan oleh sekolah, siswa dapat menggunakan fasilitas latihan TKA untuk mengenal bentuk soal dan sistem pengerjaan.
Berikut langkah yang dapat dilakukan:
- Buka browser melalui komputer atau perangkat yang digunakan.
- Masuk ke laman resmi TKA Pusat Asesmen Pendidikan.
- Pilih menu simulasi atau Ayo Coba TKA.
- Tentukan jenjang SMA/SMK/sederajat.
- Pilih mata pelajaran yang ingin dicoba.
- Ikuti instruksi login yang muncul pada sistem.
- Masukkan data yang diminta.
- Periksa kembali informasi peserta.
- Mulai mengerjakan soal sesuai petunjuk dan waktu yang tersedia.
- Akhiri sesi setelah seluruh soal selesai dikerjakan.
Pusat Asesmen Pendidikan juga menyediakan kerangka asesmen, contoh soal, materi, serta dokumen teknis yang dapat digunakan sebagai bahan persiapan TKA.
Perbedaan Simulasi TKA di Sekolah dan Latihan Mandiri
Simulasi yang dilaksanakan melalui koordinasi sekolah merupakan bagian dari persiapan teknis TKA dan AN. Kegiatan tersebut berbeda dengan latihan mandiri yang dapat dilakukan siswa melalui laman simulasi.
Sekolah dapat menggunakan simulasi untuk memeriksa kesiapan perangkat, jaringan, serta sistem yang akan digunakan. Tahapan pengujian memberikan kesempatan kepada satuan pendidikan untuk mengetahui dan memperbaiki kendala sebelum ujian utama.
Bagi siswa, mengikuti simulasi sesuai arahan sekolah dapat membantu membiasakan diri dengan pelaksanaan ujian berbasis komputer. Peserta dapat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memahami cara masuk ke sistem, membaca instruksi, berpindah soal, dan mengatur waktu.
Simulasi TKA 2026 Berlangsung hingga 27 September
Per 22 September 2026, simulasi TKA untuk jenjang SMA, MA, SMK, MAK, dan sederajat sedang berlangsung. Tahap ini dijadwalkan berakhir pada 27 September 2026, yang sekaligus menjadi batas akhir pendaftaran peserta.
Siswa dan sekolah masih perlu memastikan data peserta serta kesiapan perangkat selama periode persiapan. Setelah simulasi berakhir, rangkaian dilanjutkan dengan gladi bersih pada Oktober sebelum pelaksanaan utama pada akhir Oktober hingga awal November 2026.
Informasi mengenai jadwal, kerangka asesmen, contoh soal, dan ketentuan pelaksanaan sebaiknya diperiksa melalui kanal resmi Kemendikdasmen dan Pusat Asesmen Pendidikan agar peserta memperoleh informasi sesuai ketentuan TKA 2026.
