Umat Islam dapat mengisi malam Jumat dengan berbagai ibadah sunnah sebagai bentuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Malam Jumat memiliki kedudukan khusus karena menjadi bagian dari hari Jumat yang dikenal sebagai salah satu waktu mulia dalam Islam.
Dalam penanggalan Hijriah, pergantian hari berlangsung sejak matahari terbenam. Karena itu, malam Jumat dimulai sejak Kamis setelah Maghrib. Waktu tersebut dapat dimanfaatkan untuk membaca Al-Qur’an, memperbanyak shalawat, berdzikir, melaksanakan shalat malam, serta memperbanyak doa.
Hari Jumat sendiri memiliki sejumlah keutamaan yang diterangkan dalam hadis. Salah satunya berkaitan dengan adanya waktu yang memiliki keistimewaan untuk berdoa. Sejumlah ulama menjelaskan waktu tersebut dengan beberapa pendapat, termasuk setelah Ashar. Karena itu, umat Islam dianjurkan memperbanyak doa sepanjang malam dan hari Jumat.
Selain ibadah yang dilakukan secara umum, beberapa bacaan Al-Qur’an juga sering diamalkan pada malam atau hari Jumat. Surat Al-Kahfi secara khusus memiliki dasar anjuran yang kuat dalam sejumlah riwayat.
1. Membaca Surat Yasin
Membaca Surat Yasin menjadi salah satu amalan yang banyak dilakukan umat Islam pada malam Jumat. Surat ke-36 dalam Al-Qur’an ini dapat dibaca setelah shalat Maghrib atau Isya, maupun sebelum tidur.
Sejumlah ulama membahas adanya riwayat mengenai keutamaan membaca Yasin dan Al-Shaffat pada malam Jumat. Riwayat tersebut menyebutkan tentang dikabulkannya permintaan orang yang membacanya. Namun, penjelasan ulama juga mencatat bahwa kualitas sanad riwayat tersebut tergolong lemah.
Meski demikian, sebagian ulama tetap membolehkan pengamalannya dalam konteks keutamaan amal. Membaca Yasin dapat dijadikan bagian dari kegiatan ibadah malam Jumat tanpa menganggapnya sebagai satu-satunya bacaan yang dianjurkan pada waktu tersebut.
2. Membaca Surat Al-Kahfi
Surat Al-Kahfi termasuk bacaan yang secara khusus dianjurkan pada hari Jumat maupun malam Jumat. Surat ke-18 dalam Al-Qur’an ini memiliki sejumlah riwayat yang menerangkan keutamaannya.
Salah satu riwayat dari Abu Sa’id Al-Khudri menyebutkan bahwa orang yang membaca Surat Al-Kahfi pada malam Jumat akan mendapatkan cahaya antara dirinya dan Baitul Atiq atau Ka’bah. Riwayat mengenai anjuran tersebut juga menjadi dasar pembahasan para ulama mengenai kesunnahan membaca Al-Kahfi pada malam atau hari Jumat.
Bacaan ini dapat dilakukan secara mandiri di rumah ataupun menjadi bagian dari kegiatan keagamaan bersama keluarga dan masyarakat.
3. Melaksanakan Shalat Tahajud
Shalat Tahajud merupakan ibadah sunnah yang dapat dikerjakan pada malam hari, termasuk malam Jumat. Waktu pelaksanaannya dimulai setelah seseorang tidur dan kemudian bangun pada malam hari.
Ibadah ini memberikan kesempatan bagi seorang Muslim untuk memperbanyak doa dan bermunajat kepada Allah SWT dalam suasana yang lebih tenang. Landasan mengenai shalat malam juga terdapat dalam Al-Qur’an, salah satunya Surat Al-Isra ayat 79 yang menjelaskan tentang pelaksanaan Tahajud sebagai ibadah tambahan.
Tidak ada keharusan untuk mengkhususkan Tahajud hanya pada malam Jumat. Shalat ini dapat dilakukan pada malam-malam lainnya sebagai bagian dari ibadah sunnah.
4. Memperbanyak Shalawat
Membaca shalawat kepada Nabi Muhammad SAW merupakan amalan yang dapat dilakukan dengan mudah, termasuk ketika memasuki malam Jumat.
Sejumlah riwayat menganjurkan umat Islam untuk memperbanyak shalawat pada malam dan hari Jumat. Keutamaan shalawat juga diterangkan dalam hadis riwayat Muslim. Orang yang bershalawat kepada Nabi Muhammad SAW sekali mendapatkan balasan sepuluh kali dari Allah SWT.
Karena itu, memperbanyak shalawat dapat menjadi salah satu kegiatan yang mengisi waktu malam Jumat.
5. Memperbanyak Dzikir dan Doa
Dzikir menjadi amalan lain yang dapat dilakukan untuk menjaga hati tetap mengingat Allah SWT. Tidak diperlukan waktu khusus untuk mengerjakannya sehingga dapat dilakukan setelah shalat, ketika senggang, maupun menjelang tidur.
Beberapa kalimat dzikir yang dapat diamalkan antara lain:
- Laa ilaaha illallah
- Subhanallah
- Alhamdulillah
- Allahu Akbar
- Laa haula wa laa quwwata illa billah
Kalimat-kalimat tersebut mengandung pujian, pengakuan atas keesaan Allah, serta pengakuan bahwa manusia membutuhkan pertolongan-Nya.
Selain berdzikir, umat Islam juga dianjurkan memperbanyak doa pada hari Jumat. Ada beberapa pendapat ulama mengenai waktu yang paling utama untuk berdoa. Sebagian riwayat menyebut waktu setelah Ashar, sedangkan pendapat lain merujuk pada waktu antara khatib naik mimbar hingga shalat Jumat selesai.
Mengisi Malam Jumat dengan Ibadah
Rangkaian amalan tersebut dapat dilakukan sesuai kemampuan masing-masing. Membaca Al-Qur’an, shalat malam, bershalawat, berdzikir, dan berdoa merupakan bentuk ibadah yang dapat digunakan untuk mengisi malam Jumat dengan kegiatan yang bernilai positif.
Surat Al-Kahfi memiliki dasar anjuran yang secara khusus banyak dibahas dalam hadis dan kitab para ulama. Sementara itu, membaca Yasin juga menjadi amalan yang telah lama dilakukan di berbagai majelis dan masyarakat Muslim, meskipun dalil khusus mengenai keutamaannya pada malam Jumat memiliki pembahasan mengenai kualitas sanad.
Pada akhirnya, setiap amalan sebaiknya dilakukan dengan niat yang ikhlas untuk mencari ridha Allah SWT. Malam Jumat dapat menjadi kesempatan untuk meningkatkan ibadah sekaligus membangun kebiasaan baik yang terus dilakukan pada hari-hari berikutnya.
















