Selasa, 3 November 2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
Kabarbaik.id
  • Bansos
  • E-wallet
  • Pendidikan
  • BPJS Kesehatan
  • Bansos
  • E-wallet
  • Pendidikan
  • BPJS Kesehatan
No Result
View All Result
Kabarbaik.id
No Result
View All Result
Home Info

BMKG Ungkap Prakiraan Cuaca 18-24 September 2026, Sejumlah Wilayah Waspada Hujan Lebat

Ronny Ahmad by Ronny Ahmad
19 September 2026
in Info
0
BMKG Ungkap Prakiraan Cuaca 18-24 September 2026, Sejumlah Wilayah Waspada Hujan Lebat

BMKG Ungkap Prakiraan Cuaca 18-24 September 2026, Sejumlah Wilayah Waspada Hujan Lebat

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan sebagian wilayah Indonesia masih berada dalam kondisi kemarau pada periode 18 hingga 24 September 2026. Meski demikian, hujan tetap berpeluang turun di sejumlah daerah dengan intensitas mulai dari sedang hingga sangat lebat.

BMKG juga mengingatkan bahwa hujan dengan intensitas tinggi dapat muncul secara lokal dan dalam kondisi tertentu disertai kilat atau petir serta angin kencang. Wilayah yang berpotensi mengalami hujan lebat dapat berubah dari satu periode ke periode berikutnya.

READ ALSO

Cara Cek PKH 2026 Lewat NIK, Lihat Status Penerima dan Desil DTSEN

BPJS Ketenagakerjaan 2026, Berikut Cara Cek Saldo JHT, Klaim, dan Update Data

Kondisi kering masih menjadi gambaran umum cuaca Indonesia. Pengaruh El Niño kategori sangat kuat yang berlangsung bersamaan dengan musim kemarau membuat atmosfer cenderung kering, tutupan awan lebih sedikit, serta suhu permukaan meningkat.

Sebagian wilayah Indonesia bagian selatan bahkan mengalami Hari Tanpa Hujan (HTH) ekstrem selama lebih dari 60 hari berturut-turut. Kondisi tersebut mencakup sejumlah wilayah di Sumatra bagian selatan, Jawa, Kalimantan bagian selatan, Sulawesi, Maluku, Bali, Nusa Tenggara, hingga Papua Selatan.




Prakiraan Hujan 18-20 September 2026

Pada 18 hingga 20 September 2026, kondisi cuaca Indonesia secara umum diprakirakan berada dalam kondisi berawan hingga hujan sedang.

Peningkatan peluang hujan dengan intensitas sedang terdapat di sejumlah wilayah berikut:

  • Aceh
  • Riau
  • Kepulauan Riau
  • Jambi
  • Sumatera Selatan
  • Bengkulu
  • Lampung
  • Jawa Tengah
  • Jawa Timur
  • Kalimantan Barat
  • Kalimantan Tengah
  • Kalimantan Timur
  • Kalimantan Utara
  • Sulawesi Tengah
  • Sulawesi Barat
  • Papua Tengah
  • Papua Pegunungan
  • Papua

Pada periode yang sama, BMKG menetapkan beberapa wilayah dalam kategori Siaga karena berpotensi mengalami hujan lebat hingga sangat lebat. Wilayah tersebut adalah:

  • Jawa Barat
  • Sumatera Utara
  • Sumatera Barat

Sementara itu, potensi angin kencang perlu diperhatikan di Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Tengah, Maluku, dan Papua Selatan.




Cuaca 21-24 September 2026

Memasuki 21 hingga 24 September 2026, kondisi cuaca secara umum diperkirakan berubah menjadi cerah berawan hingga hujan sedang.

Wilayah yang berpotensi mengalami peningkatan hujan sedang meliputi:

  • Aceh
  • Sumatera Utara
  • Sumatera Barat
  • Riau
  • Kepulauan Riau
  • Jambi
  • Bengkulu
  • Jawa Barat
  • Kalimantan Barat
  • Kalimantan Utara
  • Kalimantan Tengah
  • Kalimantan Timur
  • Sulawesi Tengah
  • Sulawesi Barat
  • Sulawesi Selatan
  • Papua Pegunungan
  • Papua Selatan

Untuk periode ini, wilayah yang masuk kategori Siaga adalah Papua Tengah karena berpotensi mengalami hujan lebat hingga sangat lebat.

Potensi angin kencang juga masih perlu diperhatikan di Jawa Barat, Sulawesi Utara, dan Papua Selatan.

Perbedaan wilayah Siaga antara awal dan akhir periode menunjukkan bahwa potensi hujan berintensitas tinggi tidak menetap di satu kawasan saja. Masyarakat perlu melihat perkembangan peringatan cuaca sesuai wilayah dan tanggal karena kondisi atmosfer dapat berubah dalam waktu singkat.

El Niño Sangat Kuat Masih Berpengaruh

Potensi hujan pada periode tersebut tetap muncul meskipun kondisi kemarau dan El Niño sangat kuat masih memberikan pengaruh terhadap atmosfer Indonesia.

Peluang hujan di beberapa wilayah dipengaruhi oleh dinamika atmosfer, antara lain aktivitas Gelombang Rossby Ekuatorial dan Gelombang Kelvin. Selain itu, sirkulasi siklonik yang diperkirakan terbentuk di Laut Cina Selatan dapat memicu perlambatan serta pertemuan angin di sejumlah wilayah.

Kondisi tersebut, ditambah labilitas atmosfer lokal yang kuat, dapat mendukung pertumbuhan awan hujan di daerah tertentu.

Risiko Kekeringan dan Karhutla Tetap Perlu Diwaspadai

Potensi hujan di sejumlah wilayah tidak berarti kondisi kemarau telah berakhir. Data BMKG untuk September 2026 menunjukkan sebagian besar wilayah Indonesia diprediksi mengalami curah hujan kategori rendah.

Secara nasional, sekitar 72,39 persen wilayah diprediksi berada pada kategori curah hujan rendah, sedangkan 88,09 persen wilayah diprediksi memiliki sifat hujan di bawah normal.

Kondisi kering tersebut dapat meningkatkan risiko kekeringan serta kebakaran hutan dan lahan atau karhutla, terutama di wilayah yang memiliki lahan gambut, semak belukar, dan kawasan hutan yang mudah terbakar.

Masyarakat perlu menghemat penggunaan air dan menghindari aktivitas yang dapat memicu kebakaran. Pembakaran sampah maupun pembukaan lahan dengan cara membakar sebaiknya tidak dilakukan secara sembarangan.

Apabila menemukan indikasi titik api, masyarakat diharapkan segera melaporkannya kepada pihak terkait agar dapat dilakukan penanganan lebih cepat.




Hujan Lokal Tetap Bisa Disertai Petir

Kemarau yang masih berlangsung tidak membuat seluruh wilayah Indonesia terbebas dari hujan. Hujan ringan hingga sedang tetap dapat terbentuk secara lokal. Pada kondisi atmosfer tertentu, hujan juga dapat berkembang menjadi lebih deras dan disertai petir maupun angin kencang.

Masyarakat yang berada di daerah dengan peringatan cuaca perlu mengantisipasi dampak seperti genangan, longsoran material, pohon tumbang, serta sambaran petir.

BMKG juga mengingatkan masyarakat untuk menyesuaikan aktivitas luar ruangan dengan perkembangan cuaca. Saat cuaca panas dan kering, kebutuhan cairan tubuh perlu tetap dijaga. Penggunaan tabir surya juga dapat dilakukan ketika beraktivitas di bawah paparan matahari.

Informasi prakiraan cuaca dapat dipantau melalui situs resmi BMKG, aplikasi InfoBMKG, dan kanal media sosial resmi @infobmkg. Pemantauan secara berkala penting dilakukan karena prakiraan dan peringatan cuaca dapat mengalami perubahan mengikuti perkembangan atmosfer di masing-masing wilayah.

Tags: BMKG September 2026cuaca ekstrem 2026El Nino sangat kuathujan lebat Septemberkarhutla September 2026musim kemarau 2026peringatan dini BMKGpotensi hujan Indonesiaprakiraan cuaca Indonesia

Related Posts

Cara Cek PKH 2026 Lewat NIK, Lihat Status Penerima dan Desil DTSEN
Bansos

Cara Cek PKH 2026 Lewat NIK, Lihat Status Penerima dan Desil DTSEN

9 Oktober 2026
BPJS Ketenagakerjaan 2026, Berikut Cara Cek Saldo JHT, Klaim, dan Update Data
Info

BPJS Ketenagakerjaan 2026, Berikut Cara Cek Saldo JHT, Klaim, dan Update Data

9 Oktober 2026
BPNT Tahap 4 2026 Oktober-Desember, Cek Status Penerima dan Cara Pencairan
Bansos

BPNT Tahap 4 2026 Oktober-Desember, Cek Status Penerima dan Cara Pencairan

9 Oktober 2026
Jadwal TKA dan AN 2026 SMA-SMK Terbaru, Gladi Bersih hingga Pengumuman Hasil
Info

Jadwal TKA dan AN 2026 SMA-SMK Terbaru, Gladi Bersih hingga Pengumuman Hasil

9 Oktober 2026
Daftar SKCK Online 2026, Ini Cara dan Syarat yang Perlu Disiapkan
Info

Daftar SKCK Online 2026, Ini Cara dan Syarat yang Perlu Disiapkan

9 Oktober 2026
Daftar Harga iPhone Oktober 2026 Terbaru, iPhone 15 dan 17 Turun
Info

Daftar Harga iPhone Oktober 2026 Terbaru, iPhone 15 dan 17 Turun

9 Oktober 2026
Next Post
Hasil Seleksi MagangHub Batch 2 2026 Sudah Diumumkan, Ini Cara Ceknya

Hasil Seleksi MagangHub Batch 2 2026 Sudah Diumumkan, Ini Cara Ceknya

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POPULAR NEWS

Cek BPNT 2026, Berikut Cara Melihat Status Penerima, Desil dan Nominal Bantuan

Cek BPNT 2026, Berikut Cara Melihat Status Penerima, Desil dan Nominal Bantuan

23 September 2026
Simulasi TKA 2026 SMA dan SMK Dimulai, Berikut Ini Jadwal, Materi, serta Cara Mengikutinya

Simulasi TKA 2026 SMA dan SMK Dimulai, Berikut Ini Jadwal, Materi, serta Cara Mengikutinya

23 September 2026
Hasil Wawancara PPG Calon Guru 2026 Sudah Diumumkan, Cek Status Kelulusan

Hasil Wawancara PPG Calon Guru 2026 Sudah Diumumkan, Cek Status Kelulusan

23 September 2026
KIP Kuliah 2026 Desil Berapa? Ini Cara Cek DTSEN dan Syaratnya

KIP Kuliah 2026 Desil Berapa? Ini Cara Cek DTSEN dan Syaratnya

23 September 2026
Cara Klaim DANA Kaget Hari Ini lewat HP, Cek Nominal dan Keamanannya

Cara Klaim DANA Kaget Hari Ini lewat HP, Cek Nominal dan Keamanannya

23 September 2026

EDITOR'S PICK

Cara Mengatasi PIN ATM Terblokir, Bisa Lewat HP atau Harus ke Bank?

Cara Mengatasi PIN ATM Terblokir, Bisa Lewat HP atau Harus ke Bank?

2 Oktober 2026
Cara Cek Desil Bansos 2026 Online Lewat HP dan Arti Kelompok 1-10

Cara Cek Desil Bansos 2026 Online Lewat HP dan Arti Kelompok 1-10

16 September 2026

Cara Mendapatkan DANA Cicil 2026 dan Syarat Penggunaannya

7 September 2026
Gladi Bersih TKA SMA 2026 Dimulai 5 Oktober, Simak Jadwal dan Tata Tertibnya

Gladi Bersih TKA SMA 2026 Dimulai 5 Oktober, Simak Jadwal dan Tata Tertibnya

5 Oktober 2026
  • Bansos
  • E-wallet
  • Pendidikan
  • BPJS Kesehatan
Call us: +1 234 JEG THEME

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Homepages
    • Home Page 1

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Go to mobile version