Peserta JKN dapat memanfaatkan layanan skrining riwayat kesehatan BPJS Kesehatan secara daring tanpa perlu mendatangi fasilitas kesehatan. Pemeriksaan awal berbentuk kuesioner ini tersedia melalui aplikasi Mobile JKN maupun website resmi BPJS Kesehatan.
Skrining membantu peserta memperoleh gambaran awal mengenai risiko kesehatan berdasarkan jawaban yang diberikan. Hasil yang diperoleh bukan diagnosis medis.
Karena itu, peserta yang mengalami keluhan atau membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut tetap perlu berkonsultasi dengan tenaga kesehatan.
Mengenal Skrining Riwayat Kesehatan BPJS
Skrining riwayat kesehatan merupakan layanan promotif dan preventif dalam program JKN. Fungsinya membantu peserta mengenali faktor risiko kesehatan lebih awal melalui sejumlah pertanyaan mengenai kondisi dan riwayat kesehatan.
Peserta dapat mengisi kuesioner secara mandiri menggunakan kanal digital yang disediakan BPJS Kesehatan. Berdasarkan informasi BPJS Kesehatan, skrining riwayat kesehatan dapat dilakukan satu kali dalam satu tahun melalui Mobile JKN atau website BPJS Kesehatan.
Cara Melakukan Skrining melalui Mobile JKN
Aplikasi Mobile JKN menyediakan fitur skrining yang dapat digunakan peserta maupun anggota keluarga yang terdaftar. Pengguna dapat mengikuti tahapan berikut:
- Buka Mobile JKN, kemudian masuk menggunakan akun peserta.
- Cari dan pilih menu Skrining Riwayat Kesehatan yang tersedia pada halaman aplikasi.
- Tentukan nomor kartu peserta yang akan menjalani skrining.
- Jika skrining belum pernah dilakukan atau periode satu tahun sejak skrining sebelumnya telah berlalu,
- aplikasi akan mengarahkan pengguna untuk mengisi skrining.
- Perhatikan ketentuan yang ditampilkan, lalu ikuti instruksi berikutnya.
- Jawab seluruh pertanyaan berdasarkan kondisi kesehatan yang sebenarnya.
- Selesaikan kuesioner hingga sistem menampilkan hasil skrining.
Apabila skrining terakhir masih berada dalam periode satu tahun, panduan Mobile JKN menyebutkan bahwa aplikasi dapat menampilkan hasil skrining yang sebelumnya telah dilakukan.
Langkah Skrining Melalui Website BPJS Kesehatan
Peserta yang tidak menggunakan Mobile JKN tetap dapat melakukan skrining secara online melalui website BPJS Kesehatan. Layanan tersebut dapat diakses menggunakan ponsel maupun komputer.
Tahapannya meliputi:
- Kunjungi website resmi BPJS Kesehatan.
- Pilih layanan Skrining Kesehatan.
- Ikuti tahapan identifikasi peserta sesuai instruksi pada halaman.
- Baca ketentuan yang tersedia dan berikan persetujuan apabila diminta.
- Isi semua pertanyaan dengan informasi yang sesuai kondisi serta riwayat kesehatan.
- Selesaikan kuesioner untuk memperoleh hasil skrining.
Penggunaan kanal resmi perlu diperhatikan agar data kepesertaan tidak dimasukkan ke dalam situs yang sumbernya tidak jelas.
Apakah Skrining BPJS Kesehatan Dikenakan Biaya?
Skrining riwayat kesehatan termasuk dalam layanan promotif dan preventif program JKN. Peserta dapat mengisi kuesioner melalui kanal digital yang disediakan BPJS Kesehatan tanpa perlu membayar pemeriksaan medis khusus untuk mengisi skrining tersebut.
Informasi yang Ditunjukkan Hasil Skrining
Hasil skrining menggambarkan tingkat risiko kesehatan berdasarkan jawaban peserta. Informasi ini dapat membantu peserta mengetahui kondisi tertentu yang perlu diperhatikan atau menjadi pertimbangan untuk berkonsultasi dengan tenaga kesehatan.
Namun, hasil tersebut bukan diagnosis dokter. Skrining juga tidak menggantikan pemeriksaan fisik, pemeriksaan laboratorium, maupun konsultasi medis apabila peserta mengalami keluhan.
Jika Fitur Skrining di Mobile JKN Bermasalah
Peserta yang mengalami kendala pada Mobile JKN dapat mencoba beberapa langkah sederhana terlebih dahulu. Pastikan aplikasi sudah diperbarui dan koneksi internet dalam kondisi baik sebelum mengakses fitur skrining kembali.
Website resmi BPJS Kesehatan juga dapat digunakan sebagai pilihan lain apabila fitur pada aplikasi belum dapat diakses. Jika persoalan berkaitan dengan kepesertaan atau layanan JKN dan tidak dapat diselesaikan secara mandiri, peserta dapat menghubungi Care Center 165 untuk memperoleh informasi atau menyampaikan pengaduan.
Alasan Skrining Perlu Dilakukan Secara Berkala
Skrining memberikan kesempatan kepada peserta untuk mengenali potensi risiko kesehatan sejak awal. Pemeriksaan berbasis kuesioner ini dapat dilakukan secara berkala sehingga peserta tidak harus menunggu sampai keluhan muncul untuk mulai memperhatikan kondisi kesehatannya.
Peserta perlu mengisi setiap pertanyaan sesuai keadaan sebenarnya agar hasil yang diperoleh dapat memberikan gambaran yang sesuai. Jika hasil skrining menunjukkan adanya risiko tertentu atau terdapat keluhan kesehatan, informasi tersebut dapat digunakan sebagai bahan awal ketika berkonsultasi dengan tenaga kesehatan.















