Penyaluran bansos September 2026 masih berlangsung bagi masyarakat yang memenuhi kriteria sebagai penerima bantuan.
Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dapat mengecek status bantuan secara mandiri melalui situs resmi Kementerian Sosial (Kemensos) maupun aplikasi Cek Bansos.
Program bantuan sosial yang disalurkan pada tahap ketiga mencakup sejumlah bantuan, termasuk Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).
Data penerima terus diperbarui pemerintah menggunakan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) agar bantuan diberikan kepada masyarakat yang sesuai dengan kriteria.
Aturan Penerima Bansos 2026
Pemerintah melakukan pemutakhiran dan penyesuaian data penerima bansos berdasarkan tingkat kesejahteraan masyarakat. Salah satu indikator yang digunakan adalah pembagian desil kesejahteraan.
Berikut gambaran kelompok penerima berdasarkan program bantuan:
- PKH: ditujukan bagi KPM yang masuk dalam Desil 1 sampai 4.
- BPNT/Program Sembako: diperuntukkan bagi KPM pada Desil 1 sampai 4.
- PBI JKN: ditujukan bagi masyarakat dalam Desil 1 sampai 5 atau sesuai hasil asesmen tertentu.
- ATENSI dan bantuan sosial Kemensos lainnya: dapat diberikan kepada masyarakat Desil 1 sampai 5 atau berdasarkan kriteria khusus.
Karena data sosial ekonomi bersifat dinamis, status penerima bantuan dapat berubah setelah dilakukan pemutakhiran dan verifikasi.
Jadwal Pencairan Bansos Kemensos 2026
Pemerintah tidak menetapkan satu tanggal pencairan yang berlaku serentak bagi seluruh penerima. Oleh sebab itu, KPM disarankan rutin mengecek status bantuan melalui kanal resmi.
Secara umum, periode penyaluran bansos 2026 terbagi menjadi empat tahap:
- Tahap 1: Januari, Februari, dan Maret
- Tahap 2: April, Mei, dan Juni
- Tahap 3: Juli, Agustus, dan September
- Tahap 4: Oktober, November, dan Desember
Dengan demikian, masyarakat yang menunggu bansos September 2026 dapat melakukan pengecekan secara berkala untuk mengetahui apakah bantuan sudah tercatat dalam sistem.
Nominal Bansos 2026
Besaran bantuan yang diterima KPM berbeda-beda sesuai jenis program dan kategori penerimanya. Berikut rincian nominal PKH dan BPNT yang perlu diketahui.
Nominal Bansos PKH
Bantuan PKH diberikan berdasarkan kategori penerima. Besaran bantuan per tahun dan alokasi per tahap antara lain:
- Ibu hamil: Rp3 juta per tahun atau Rp750.000 per tahap
- Anak usia dini: Rp3 juta per tahun atau Rp750.000 per tahap
- Siswa SD: Rp900.000 per tahun atau Rp225.000 per tahap
- Siswa SMP: Rp1,5 juta per tahun atau Rp375.000 per tahap
- Siswa SMA: Rp2 juta per tahun atau Rp500.000 per tahap
- Penyandang disabilitas berat: Rp2,4 juta per tahun atau Rp600.000 per tahap
- Lansia usia 60 tahun ke atas: Rp2,4 juta per tahun atau Rp600.000 per tahap
- Korban pelanggaran HAM berat: Rp10,8 juta per tahun atau Rp2,7 juta per tahap
Besaran yang diterima masing-masing KPM dapat bergantung pada kategori komponen yang tercatat dalam kepesertaan PKH.
Nominal Bansos BPNT
Berbeda dengan PKH, bantuan BPNT atau Program Sembako diberikan berdasarkan alokasi bulanan.
Besaran BPNT yang perlu diketahui yaitu:
- Rp200.000 per bulan
- Rp600.000 untuk alokasi tiga bulan
Penyaluran bantuan dilakukan melalui mekanisme yang ditetapkan pemerintah. Bagi penerima yang memperoleh bantuan melalui rekening KKS, dana dapat digunakan sesuai ketentuan penyaluran yang berlaku.
Cara Cek Bansos BPNT Menggunakan NIK KTP
Masyarakat dapat melakukan cek bansos menggunakan NIK KTP secara online melalui laman resmi Cek Bansos Kemensos. Cara pengecekannya cukup mudah dan dapat dilakukan menggunakan HP maupun komputer.
Berikut langkah-langkahnya:
- Buka situs resmi cekbansos.kemensos.go.id
- Masukkan NIK KTP 16 digit pada kolom yang tersedia.
- Masukkan kode verifikasi sesuai yang ditampilkan.
- Klik tombol Cari Data.
- Tunggu hingga sistem menampilkan hasil pencarian.
Hasil pengecekan akan menunjukkan informasi mengenai data penerima dan status bantuan yang tercatat.
Jika pada program BPNT tercantum status “Ya”, berarti data tersebut tercatat sebagai penerima bantuan sesuai informasi dalam sistem.
Cara Cek Bansos BPNT Lewat Aplikasi
Selain menggunakan situs resmi, pengecekan dapat dilakukan melalui aplikasi Cek Bansos Kemensos. Aplikasi ini memungkinkan masyarakat melihat informasi bantuan secara online.
Berikut caranya:
- Unduh dan buka aplikasi Cek Bansos Kemensos.
- Pilih menu Cek Bansos.
- Masukkan NIK KTP sebanyak 16 digit.
- Pastikan nomor yang dimasukkan sudah benar.
- Tekan tombol Cari Data.
- Periksa hasil pencarian yang muncul.
Sistem akan menampilkan informasi mengenai status penerima, termasuk data desil dan program bantuan yang tercatat.
Apabila pada bagian BPNT tertulis “Ya”, data NIK tersebut tercatat sebagai penerima BPNT dalam sistem.
Kesimpulan
Masyarakat yang merasa memenuhi kriteria penerima sebaiknya melakukan cek bansos September 2026 secara berkala.
Pemutakhiran data dapat menyebabkan status penerima berubah, sehingga informasi yang muncul pada sistem perlu diperiksa kembali.
















