Pemerintah menggunakan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai salah satu dasar dalam menentukan sasaran berbagai program perlindungan sosial. Sistem ini membagi kondisi sosial ekonomi masyarakat ke dalam kelompok desil, sehingga tidak sedikit warga yang ingin mengetahui apakah keluarga yang masuk desil 5 masih berpeluang memperoleh bantuan sosial.
Desil 5 berada pada kelompok ekonomi menengah dalam pemeringkatan DTSEN. Posisi tersebut membuat status penerimaan bantuan tidak dapat ditentukan hanya berdasarkan nomor desil. Setiap program memiliki sasaran dan ketentuan masing-masing yang harus diperhatikan.
Apa Arti Desil dalam Data Sosial Ekonomi
DTSEN mengelompokkan keluarga ke dalam 10 desil berdasarkan kondisi sosial dan ekonominya. Pemeringkatan tersebut tidak hanya melihat pendapatan, tetapi mempertimbangkan sejumlah karakteristik rumah tangga yang digunakan dalam proses penilaian.
Karena itu, tidak ada satu angka penghasilan yang secara otomatis menentukan seseorang berada di desil tertentu. Kondisi tempat tinggal, kemampuan rumah tangga memenuhi kebutuhan, serta berbagai indikator sosial ekonomi menjadi bagian dari proses pemeringkatan.
Desil 1 menunjukkan kelompok dengan tingkat kesejahteraan paling rendah, sedangkan desil 10 berada pada kelompok dengan tingkat kesejahteraan paling tinggi. Dengan posisi tersebut, desil 5 berada di bagian tengah pemeringkatan.
Apakah Desil 5 Bisa Mendapat Bansos?
Desil 5 tidak otomatis membuat seseorang kehilangan seluruh akses terhadap program bantuan pemerintah. Namun, peluang memperoleh bantuan berbeda sesuai jenis program dan persyaratan yang ditetapkan.
PKH dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) pada dasarnya memprioritaskan kelompok keluarga dengan tingkat kesejahteraan yang lebih rendah. Dalam pemeringkatan desil, kelompok 1 sampai 4 menjadi sasaran utama untuk kedua program tersebut.
Artinya, keluarga yang berada di desil 5 tidak termasuk kelompok prioritas utama PKH dan BPNT. Meski demikian, status desil bukan satu-satunya faktor yang menentukan karena penetapan penerima tetap mengikuti ketentuan program serta hasil pemadanan dan verifikasi data.
Untuk program Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI-JK), keluarga pada kelompok tertentu di luar prioritas utama bantuan tunai masih dapat masuk dalam sasaran sesuai ketentuan yang berlaku. PBI-JK memberikan bantuan dalam bentuk pembayaran iuran jaminan kesehatan bagi peserta yang memenuhi persyaratan.
Sementara itu, Program Indonesia Pintar (PIP) memiliki mekanisme dan sasaran tersendiri. Karena itu, masyarakat sebaiknya tidak menyimpulkan hak atas seluruh bantuan hanya berdasarkan status desil.
Cara Cek Status Desil di DTSEN
Masyarakat dapat memeriksa informasi mengenai kelompok kesejahteraan melalui layanan resmi yang disediakan pemerintah. Pengecekan dapat dilakukan menggunakan perangkat yang tersambung ke internet.
- Buka laman resmi dtsen-form.bps.go.id.
- Pilih menu Lainnya pada halaman layanan.
- Masukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan kode keamanan yang diminta.
- Pilih tombol Cek Data dan ikuti proses verifikasi.
- Masuk ke bagian Cek Desil.
- Masukkan tanggal lahir sesuai identitas yang digunakan.
- Lanjutkan proses untuk melihat informasi desil yang tercatat dalam sistem.
Masyarakat sebaiknya memastikan NIK dan data identitas yang dimasukkan sesuai dengan dokumen resmi agar proses pemeriksaan dapat berjalan dengan benar.
Bagaimana Jika Desil Tidak Sesuai Kondisi Ekonomi?
Masyarakat yang menilai data desil keluarganya tidak sesuai dengan keadaan sebenarnya dapat mengajukan pembaruan atau sanggahan. Pengajuan dapat dilakukan melalui pemerintah daerah dengan mendatangi kantor desa, kantor kecamatan, atau dinas sosial sesuai mekanisme yang berlaku.
Selain melalui jalur tersebut, masyarakat juga dapat menggunakan aplikasi Cek Bansos Kemensos apabila fitur pembaruan data tersedia pada layanan tersebut.
- Buka atau unduh aplikasi Cek Bansos Kemensos melalui layanan resmi.
- Masuk menggunakan akun yang telah terdaftar.
- Pilih menu Profil.
- Cari pilihan Request Pembaruan Data.
- Jawab pertanyaan mengenai kondisi sosial ekonomi sesuai keadaan sebenarnya.
- Kirim pengajuan dan tunggu proses pemeriksaan lebih lanjut.
Pengajuan perubahan data tidak berarti desil akan langsung berubah. Informasi yang disampaikan masyarakat tetap perlu diperiksa dan dapat memerlukan verifikasi lapangan oleh petugas terkait.
Kapan Data Desil Diperbarui?
Pembaruan data sosial ekonomi dilakukan secara berkala untuk menyesuaikan informasi dengan kondisi masyarakat. Proses pemutakhiran diperlukan karena keadaan ekonomi sebuah keluarga dapat berubah dari waktu ke waktu.
Perubahan pekerjaan, pendapatan, kondisi tempat tinggal, jumlah anggota keluarga, maupun keadaan sosial lainnya dapat memengaruhi informasi yang tercatat dalam pendataan. Oleh sebab itu, masyarakat yang menemukan data tidak sesuai dianjurkan mengikuti mekanisme pembaruan yang tersedia.
Pengecekan secara berkala juga membantu masyarakat mengetahui informasi terbaru yang tercatat dalam sistem pemerintah.
Desil 5 Bukan Jaminan Pasti Dapat atau Tidak Mendapat Bansos
Status desil 5 tidak dapat dijadikan satu-satunya patokan untuk menyatakan seseorang pasti menerima atau pasti tidak menerima bantuan sosial. Setiap program memiliki sasaran, persyaratan, serta proses penetapan yang berbeda.
Untuk PKH dan BPNT, kelompok desil 1 sampai 4 menjadi prioritas utama. Sementara itu, program lain seperti PBI-JK dan PIP memiliki ketentuan penerima masing-masing.
Masyarakat yang merasa kondisi ekonominya tidak sesuai dengan data yang tercatat dapat memeriksa kembali status desil dan mengajukan pembaruan melalui saluran resmi. Data yang telah diperbarui tetap harus melewati proses verifikasi sebelum digunakan dalam penetapan program bantuan.
















