Senin, 26 Oktober 2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
Kabarbaik.id
  • Bansos
  • E-wallet
  • Pendidikan
  • BPJS Kesehatan
  • Bansos
  • E-wallet
  • Pendidikan
  • BPJS Kesehatan
No Result
View All Result
Kabarbaik.id
No Result
View All Result
Home PIP

PIP 2026: Ada Perubahan Penerima, Pencairan, dan Pengusulan

Ahmad Rivaldi by Ahmad Rivaldi
11 September 2026
in PIP
0
PIP 2026: Ada Perubahan Penerima, Pencairan, dan Pengusulan

PIP 2026: Ada Perubahan Penerima, Pencairan, dan Pengusulan

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menerbitkan aturan terbaru terkait pelaksanaan Program Indonesia Pintar (PIP) 2026.

Sejumlah ketentuan mengalami perubahan, mulai dari sasaran penerima, kewenangan sekolah dalam mengusulkan siswa, mekanisme penyaluran dana, hingga sistem penetapan penerima bantuan.

READ ALSO

PIP 2026 Sudah Cair? Begini Cara Cek Status Penerima Lewat HP

Cara Cek PIP 2026 Lewat HP, Lihat Status Penerima hingga Pencairan

Bantuan ini diberikan dalam bentuk uang tunai, perluasan akses, serta kesempatan belajar kepada peserta didik yang berasal dari keluarga miskin atau rentan miskin.

Dalam aturan terbaru, PIP ditujukan bagi peserta didik berusia 5 tahun hingga sebelum 22 tahun yang memenuhi persyaratan.

Ketentuan terbaru tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Permendikdasmen) Nomor 11 Tahun 2026 tentang Program Indonesia Pintar Pendidikan Dasar dan Menengah serta aturan pelaksanaannya melalui Peraturan Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 17 Tahun 2026.

Ketentuan tersebut menggantikan aturan sebelumnya, yaitu Permendikbud Nomor 10 Tahun 2020 dan aturan pelaksanaannya, Persesjen Kemendikdasmen Nomor 10 Tahun 2025.



Siswa Jenjang TK Kini Bisa Mendapatkan PIP

Salah satu perubahan dalam PIP 2026 adalah perluasan sasaran penerima hingga jenjang prasekolah atau taman kanak-kanak (TK).

Pada aturan sebelumnya, PIP diberikan kepada siswa jenjang pendidikan dasar hingga menengah atas dengan rentang usia 6 sampai 21 tahun. Ketentuan usia tersebut tidak berlaku bagi peserta didik berkebutuhan khusus.

Mulai tahun ajaran 2026/2027, siswa jenjang prasekolah hingga sekolah menengah atas dapat menjadi penerima PIP dengan rentang usia 5 tahun hingga sebelum 22 tahun.

Sementara itu, peserta didik berkebutuhan khusus tetap tidak dibatasi berdasarkan usia sesuai ketentuan yang berlaku.
Dengan perubahan tersebut, kesempatan memperoleh bantuan PIP kini mencakup peserta didik pada jenjang TK hingga pendidikan menengah yang memenuhi kriteria.



Sekolah Bisa Mengusulkan Siswa Penerima PIP

Perubahan berikutnya berkaitan dengan proses pengusulan siswa penerima PIP.
Dalam aturan sebelumnya, dinas pendidikan menjadi pihak yang mengusulkan calon penerima PIP.

Sementara itu, satuan pendidikan hanya memberikan tanda status layak PIP pada Data Pokok Pendidikan (Dapodik) yang kemudian menjadi rujukan dinas pendidikan untuk mengusulkan calon penerima melalui SIPINTAR kepada Puslapdik.

Dalam aturan PIP terbaru 2026, satuan pendidikan mendapatkan kewenangan untuk melakukan verifikasi terhadap siswa yang dinilai layak mendapatkan bantuan PIP.

Verifikasi dilakukan dengan memperbarui dan memvalidasi data siswa di Dapodik. Setelah itu, sekolah menyusun daftar prioritas siswa yang akan diusulkan sebagai calon penerima PIP berdasarkan hasil verifikasi.

Dalam proses tersebut, dinas pendidikan tetap memiliki fungsi pengawasan dan validasi.

Dinas pendidikan akan melakukan beberapa hal, yaitu:

  • Mengawasi proses penyusunan dan penetapan daftar prioritas calon penerima PIP.
  • Memvalidasi daftar prioritas calon penerima PIP.
  • Memastikan kesesuaian daftar calon penerima dengan target sasaran PIP di satuan pendidikan.

Apabila satuan pendidikan tidak menyusun daftar prioritas calon penerima PIP, dinas pendidikan dapat menyusun daftar prioritas sesuai dengan jumlah target yang tersedia dan mengusulkan siswa penerima PIP kepada Puslapdik melalui SIPINTAR.



Dana PIP Disalurkan Per Semester

Mekanisme pencairan PIP 2026 juga mengalami perubahan. Jika sebelumnya dana bantuan diberikan berdasarkan tahun ajaran, kini penyaluran dilakukan per semester.

Artinya, dalam satu tahun ajaran, bantuan PIP dapat disalurkan dua kali, yaitu pada semester 1 dan semester 2. Ketentuan tersebut memiliki pengecualian bagi siswa tingkat akhir sesuai aturan yang berlaku.

Jika diakumulasikan, nominal bantuan untuk setiap jenjang tetap sama. Berikut besaran PIP 2026:

  • SD/SDLB dan Paket A: Rp450.000.
  • SMP/SMPLB dan Paket B: Rp750.000.
  • SMA/SMK/SMALB/SMKLB dan Paket C: Rp1.800.000.

Perubahan mekanisme penyaluran ini bertujuan memberikan kepastian kepada siswa penerima PIP, khususnya siswa yang berada di kelas awal maupun kelas akhir, agar bantuan yang diterima sesuai dengan periode pendidikan yang dijalani.



Tidak Ada Lagi SK Nominasi dan SK Pemberian

Aturan terbaru PIP 2026 juga mengubah sistem penetapan penerima bantuan.

Pada aturan sebelumnya terdapat dua kategori penerima PIP, yaitu SK Nominasi bagi siswa yang belum memiliki rekening aktif dan SK Pemberian bagi siswa yang sudah memiliki rekening aktif.

Dalam aturan terbaru, seluruh siswa yang telah diverifikasi akan langsung ditetapkan melalui SK Penetapan Penerima PIP.

Dana PIP kemudian disalurkan ke rekening siswa yang sudah aktif. Bagi siswa yang rekeningnya belum aktif, masih diberikan kesempatan untuk melakukan aktivasi rekening hingga batas waktu yang ditentukan oleh Puslapdik.

Apabila sampai batas waktu tersebut rekening belum diaktivasi, Puslapdik tetap akan melakukan penyaluran dana PIP ke rekening siswa sesuai ketentuan.

Jika rekening tetap belum diaktifkan hingga batas waktu yang ditentukan, dana bantuan yang tidak dapat digunakan tersebut akan dikembalikan ke kas negara.



Tahapan Pencairan Dana PIP

Terdapat beberapa tahapan dalam proses pencairan dana Program Indonesia Pintar.

Pertama, Puslapdik mengajukan pencairan dana kepada KPPN Kementerian Keuangan. Selanjutnya, KPPN mencairkan dana kepada bank penyalur bantuan sosial atas nama Puslapdik.

Setelah itu, Puslapdik melakukan proses pemindahbukuan dana ke rekening siswa penerima PIP.

Dana hanya dapat dipindahbukukan ke rekening siswa apabila rekening tersebut sudah aktif. Karena itu, siswa yang ditetapkan sebagai penerima PIP perlu melakukan aktivasi rekening di bank penyalur sesuai ketentuan.



Perubahan Penting dalam Aturan PIP 2026

Secara umum, terdapat beberapa perubahan penting dalam pelaksanaan Program Indonesia Pintar 2026, yaitu:

  • Sasaran penerima PIP diperluas hingga jenjang TK.
  • Rentang usia penerima menjadi 5 tahun hingga sebelum 22 tahun.
  • Sekolah memiliki kewenangan melakukan verifikasi dan menyusun daftar prioritas calon penerima.
  • Dana PIP disalurkan berdasarkan semester.
  • Tidak ada lagi kategori SK Nominasi dan SK Pemberian.
  • Penerima yang telah diverifikasi ditetapkan melalui SK Penetapan Penerima PIP.
  • Siswa penerima PIP tidak mendapatkan KIP dalam bentuk fisik maupun digital.
  • Aktivasi rekening tetap menjadi bagian penting dalam proses pencairan dana PIP.

Dengan adanya perubahan tersebut, sekolah, siswa, dan orang tua perlu memperhatikan pembaruan data serta ketentuan pencairan agar proses penerimaan bantuan PIP 2026 dapat berjalan sesuai mekanisme yang ditetapkan.



Kesimpulan

Aturan terbaru PIP 2026 membawa sejumlah perubahan dalam pelaksanaan Program Indonesia Pintar, termasuk perluasan penerima hingga jenjang TK, perubahan rentang usia, kewenangan sekolah dalam mengusulkan penerima, serta mekanisme penyaluran dana per semester.

Besaran bantuan yang diterima tetap berdasarkan jenjang pendidikan, yaitu Rp450.000 untuk SD, Rp750.000 untuk SMP, dan Rp1.800.000 untuk SMA/SMK jika dihitung secara keseluruhan sesuai ketentuan.

Siswa yang ditetapkan sebagai penerima juga perlu memastikan rekening bank penyalur telah aktif agar dana PIP 2026 dapat disalurkan dan digunakan sesuai peruntukannya.

Tags: Dana PIP Disalurkan Per SemesterPerubahan Penting dalam Aturan PIP 2026PIP 2026: Ada Perubahan Penerima Pencairan dan PengusulanSekolah Bisa Mengusulkan Siswa Penerima PIPSiswa Jenjang TK Kini Bisa Mendapatkan PIPTahapan Pencairan Dana PIPTidak Ada Lagi SK Nominasi dan SK Pemberian

Related Posts

PIP 2026 Sudah Cair? Begini Cara Cek Status Penerima Lewat HP
Bansos

PIP 2026 Sudah Cair? Begini Cara Cek Status Penerima Lewat HP

8 Oktober 2026
Cara Cek PIP 2026 Lewat HP, Lihat Status Penerima hingga Pencairan
Info

Cara Cek PIP 2026 Lewat HP, Lihat Status Penerima hingga Pencairan

7 Oktober 2026
Cara Cek PIP 2026 Lewat HP, Ketahui Status Penerima dan Pencairannya
Info

Cara Cek PIP 2026 Lewat HP, Simak Status Penerima dan Pencairannya

4 Oktober 2026
Cara Cek PIP 2026 Lewat HP, Ketahui Status Penerima dan Pencairannya
PIP

Cara Cek PIP 2026 Lewat HP, Ketahui Status Penerima dan Pencairannya

2 Oktober 2026
Cek Status PIP Kemendikdasmen lewat HP dengan NISN dan NIK, Jadwal Terbaru Oktober 2026
Info

Cek Status PIP Kemendikdasmen lewat HP dengan NISN dan NIK, Jadwal Terbaru Oktober 2026

2 Oktober 2026
PIP dan KIP Kuliah 2026, Begini Cara Daftar dan Syarat Lengkapnya
Bansos

PIP dan KIP Kuliah 2026, Begini Cara Daftar dan Syarat Lengkapnya

2 Oktober 2026
Next Post
Cek Bansos PKH 2026 Tahap 3, Ketahui Cara Cek NIK, Jadwal Cair dan Besaran Bantuan

Cek Bansos PKH 2026 Tahap 3, Ketahui Cara Cek NIK, Jadwal Cair dan Besaran Bantuan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POPULAR NEWS

Cek BPNT 2026, Berikut Cara Melihat Status Penerima, Desil dan Nominal Bantuan

Cek BPNT 2026, Berikut Cara Melihat Status Penerima, Desil dan Nominal Bantuan

23 September 2026
Hasil Wawancara PPG Calon Guru 2026 Sudah Diumumkan, Cek Status Kelulusan

Hasil Wawancara PPG Calon Guru 2026 Sudah Diumumkan, Cek Status Kelulusan

23 September 2026
Simulasi TKA 2026 SMA dan SMK Dimulai, Berikut Ini Jadwal, Materi, serta Cara Mengikutinya

Simulasi TKA 2026 SMA dan SMK Dimulai, Berikut Ini Jadwal, Materi, serta Cara Mengikutinya

23 September 2026
Cara Klaim DANA Kaget Hari Ini lewat HP, Cek Nominal dan Keamanannya

Cara Klaim DANA Kaget Hari Ini lewat HP, Cek Nominal dan Keamanannya

23 September 2026
KIP Kuliah 2026 Desil Berapa? Ini Cara Cek DTSEN dan Syaratnya

KIP Kuliah 2026 Desil Berapa? Ini Cara Cek DTSEN dan Syaratnya

23 September 2026

EDITOR'S PICK

Cara Cek Saldo JHT BPJS Ketenagakerjaan 2026 Lewat HP dan Proses Klaim

Cara Cek Saldo JHT BPJS Ketenagakerjaan 2026 Lewat HP dan Proses Klaim

6 September 2026

Cara Mendapatkan DANA Cicil 2026 dan Syarat Penggunaannya

7 September 2026
Cara Cek BPNT 2026 Pakai NIK KTP, Bisa Lewat Website dan Aplikasi

Cara Cek BPNT 2026 Pakai NIK KTP, Bisa Lewat Website dan Aplikasi

29 Agustus 2026
Cara Membuat KIA di Dukcapil dan Online, Ini Dokumen yang Perlu Disiapkan

Cara Membuat KIA di Dukcapil dan Online, Ini Dokumen yang Perlu Disiapkan

2 September 2026
  • Bansos
  • E-wallet
  • Pendidikan
  • BPJS Kesehatan
Call us: +1 234 JEG THEME

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Homepages
    • Home Page 1

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Go to mobile version