Pengguna Google Chrome dapat menemukan kondisi ketika SafeSearch tidak bisa diubah saat melakukan pencarian di Google. Situasi tersebut tidak selalu disebabkan oleh masalah pada browser.
Penguncian bisa terjadi karena akun berada dalam pengawasan keluarga, perangkat dikelola sekolah atau kantor, jaringan internet memiliki penyaringan tertentu, maupun adanya kebijakan berdasarkan wilayah.
Untuk mengetahui penyebabnya, pengguna perlu memeriksa pengaturan pencarian, akun Google, perangkat, serta koneksi internet yang digunakan.
Jika pembatasan memang berasal dari pihak yang memiliki kendali atas akun, perangkat, atau jaringan, perubahan melalui Chrome saja mungkin tidak cukup.
Mengenal Fungsi SafeSearch
SafeSearch adalah fitur Google yang berfungsi menyaring hasil pencarian yang mengandung materi vulgar atau eksplisit. Pengaturan tersebut memengaruhi jenis hasil yang ditampilkan ketika pengguna mencari informasi melalui Google.
Fitur ini dapat membantu menciptakan pengalaman pencarian yang lebih sesuai bagi pengguna. Namun, dalam kebutuhan tertentu seperti penelitian, pendidikan, kesehatan, seni, atau pembahasan topik sensitif, filter yang aktif dapat membuat hasil yang tersedia menjadi lebih terbatas.
SafeSearch juga memiliki fungsi yang berbeda dari pemblokiran situs. SafeSearch bekerja dengan menyaring hasil yang muncul di Google, sedangkan pembatasan akses terhadap suatu situs dapat diterapkan melalui akun, perangkat, jaringan, atau administrator.
Penyebab SafeSearch Tidak Dapat Diubah
Pengaturan SafeSearch dapat terkunci karena pembatasan yang berasal dari luar browser. Salah satu tandanya adalah muncul pemberitahuan bahwa pengguna tidak mempunyai izin untuk mengubah setelan SafeSearch.
Beberapa kondisi yang dapat menyebabkan hal tersebut antara lain:
- Akun berada dalam pengawasan keluarga sehingga pengaturan tertentu ditentukan oleh orang tua atau wali.
- Perangkat digunakan dalam lingkungan sekolah, kantor, atau organisasi yang menerapkan kebijakan administrator.
- Jaringan internet mempunyai sistem penyaringan yang tetap berlaku meskipun pengaturan pada akun Google diubah.
- Wilayah pencarian tertentu memengaruhi hasil yang diberikan Google.
- Konfigurasi Chrome atau ekstensi yang terpasang dapat memengaruhi pengalaman saat melakukan pencarian.
Oleh sebab itu, pengguna perlu mengetahui terlebih dahulu dari mana pembatasan tersebut berasal. Mengubah SafeSearch secara langsung tidak selalu berhasil jika pengaturannya dikendalikan oleh pihak lain.
Langkah Mengecek SafeSearch yang Terkunci
Pengguna dapat memulai pemeriksaan dari pengaturan pencarian Google. Jika opsi perubahan masih tersedia, pengguna dapat menyesuaikannya sesuai kebutuhan.
Beberapa langkah yang dapat dilakukan adalah sebagai berikut:
Cek pengaturan SafeSearch
Buka Google Chrome di komputer atau laptop, kemudian masuk ke pengaturan penelusuran Google. Temukan bagian SafeSearch dan lihat statusnya.
Apabila pilihan untuk menonaktifkan filter masih tersedia, pilih opsi tersebut dan lakukan penyimpanan jika diperlukan. Setelah itu, buka pencarian baru untuk memastikan perubahan telah diterapkan.
Periksa Region Settings
Pengaturan wilayah juga dapat memengaruhi hasil pencarian. Buka Search settings, lalu cari bagian Region Settings. Pilih wilayah yang sesuai dari daftar yang tersedia dan simpan pengaturannya.
Pengaturan wilayah tidak berfungsi untuk menghapus seluruh pembatasan SafeSearch. Fitur tersebut terutama digunakan untuk menentukan wilayah yang menjadi dasar penyesuaian hasil pencarian.
Pastikan akun Google yang digunakan
Pengaturan SafeSearch dapat berbeda antara satu akun dan akun lainnya. Karena itu, pengguna perlu memastikan akun Google yang aktif sudah benar.
Jika akun berada dalam pengawasan keluarga, misalnya, pengguna dapat kehilangan akses untuk mengubah pengaturan tertentu. Keluar dari akun Google kemudian masuk kembali juga dapat dilakukan untuk memastikan pengaturan yang digunakan sesuai.
Periksa status perangkat
Komputer atau perangkat yang diberikan oleh sekolah, kantor, maupun organisasi dapat menerapkan kebijakan administrator. Dalam kondisi tersebut, pengguna biasa mungkin tidak mempunyai hak untuk mengubah konfigurasi tertentu di Chrome.
Jika perangkat memang berada di bawah pengelolaan organisasi, perubahan pengaturan sebaiknya dilakukan melalui administrator yang berwenang.
Bandingkan jaringan internet
Koneksi internet juga dapat menjadi sumber pembatasan. Pengguna dapat mencoba jaringan lain untuk melihat apakah kondisi SafeSearch berubah.
Apabila pengaturan atau hasil pencarian berbeda setelah berpindah jaringan, ada kemungkinan koneksi sebelumnya menerapkan sistem penyaringan tertentu. Meski demikian, mengganti jaringan tidak menjamin seluruh pembatasan akan hilang.
Cara Menonaktifkan SafeSearch di PC atau Laptop
Pengguna yang tidak mengalami penguncian dapat mengubah SafeSearch langsung melalui pengaturan pencarian Google.
Caranya:
- Buka Google Chrome.
- Masuk ke akun Google apabila pengaturan ingin diterapkan pada akun tersebut.
- Buka pengaturan pencarian Google.
- Cari menu SafeSearch.
- Pilih opsi untuk menonaktifkan SafeSearch jika pilihan tersebut tersedia.
- Simpan perubahan apabila sistem meminta konfirmasi.
- Kembali ke halaman Google dan lakukan pencarian baru.
Posisi maupun nama menu dapat berubah mengikuti pembaruan layanan Google. Karena itu, tampilan yang muncul pada perangkat pengguna dapat berbeda dari panduan tersebut.
Cara Mengecek SafeSearch di HP Android
Pengguna Android dapat mengatur SafeSearch melalui aplikasi Google.
Berikut langkah yang dapat dicoba:
- Buka aplikasi Google.
- Tekan foto profil yang berada di bagian atas layar.
- Pilih Setelan.
- Cari menu SafeSearch.
- Periksa pilihan penyaringan yang tersedia.
- Jika tidak terkunci, pilih opsi untuk menonaktifkannya.
- Kembali ke pencarian dan lakukan penelusuran baru.
Jika menu tersebut tidak dapat diubah, pengguna perlu mengecek apakah akun atau perangkat berada dalam pengawasan keluarga maupun pengelolaan organisasi.
Tampilan aplikasi Google bisa berbeda berdasarkan versi aplikasi, sistem Android, dan antarmuka perangkat yang digunakan.
Apakah Mode Incognito Dapat Menghilangkan SafeSearch?
Mode Incognito bukan metode untuk membuka SafeSearch yang dikunci. Fitur tersebut pada Chrome hanya menyediakan sesi penjelajahan terpisah dari sesi browser biasa.
Di komputer, mode Incognito dapat dibuka dengan kombinasi tombol Ctrl + Shift + N. Namun, penggunaan mode tersebut tidak secara otomatis menghapus kebijakan yang diterapkan pada akun, perangkat, administrator, atau jaringan.
Jika penguncian SafeSearch berasal dari salah satu faktor tersebut, membuka jendela Incognito belum tentu mengubah hasil pencarian.
Karena itu, pengguna sebaiknya memeriksa sumber pembatasan terlebih dahulu daripada mengandalkan mode Incognito.
Apakah VPN Dapat Membuka SafeSearch yang Terkunci?
VPN juga bukan jaminan untuk menonaktifkan SafeSearch. Teknologi tersebut dapat mengubah jalur koneksi internet dan alamat IP yang terlihat oleh layanan tertentu. Namun, pembatasan yang berasal dari akun Google, perangkat, atau kebijakan administrator tetap dapat berlaku.
Pengguna juga perlu mempertimbangkan keamanan dan privasi sebelum memilih layanan VPN. Aplikasi atau layanan yang tidak jelas dapat membawa risiko tersendiri.
Pada perangkat yang dikelola sekolah, kantor, atau keluarga, pengguna sebaiknya tidak mencoba melewati pembatasan tanpa izin dari pihak yang bertanggung jawab.
Mengapa SafeSearch Berguna pada Perangkat Bersama?
SafeSearch dapat membantu mengurangi kemungkinan munculnya konten eksplisit dalam hasil pencarian. Pengaturan ini menjadi pertimbangan penting ketika sebuah perangkat digunakan bersama oleh beberapa anggota keluarga.
Menonaktifkan filter memang dapat memperluas hasil pencarian. Namun, langkah tersebut juga dapat meningkatkan kemungkinan munculnya materi yang tidak sesuai bagi pengguna tertentu, termasuk anak-anak.
Untuk kebutuhan khusus seperti penelitian atau pencarian informasi tertentu, pengaturan dapat disesuaikan dengan kebutuhan. Setelah selesai, pengguna dapat mengaktifkan kembali filter jika diperlukan.
SafeSearch Terkunci karena Aturan Wilayah
Pesan bahwa SafeSearch dikunci karena hukum setempat tidak selalu menunjukkan adanya masalah pada Google Chrome. Pembatasan tersebut dapat berkaitan dengan aturan wilayah, kebijakan akun, konfigurasi perangkat, maupun pengaturan jaringan.
Pengguna dapat memulai pemeriksaan melalui pengaturan resmi Google, khususnya bagian SafeSearch dan Region Settings.
Jika opsi untuk mengubahnya tetap tidak tersedia, periksa status akun, perangkat, dan jaringan. Apabila pembatasan berasal dari administrator, pengguna mungkin memang tidak memiliki kewenangan untuk melakukan perubahan secara mandiri.
Tetap Berhati-hati Setelah SafeSearch Dimatikan
Hasil pencarian yang lebih luas tidak berarti seluruh situs yang muncul aman untuk dibuka. Pengguna tetap perlu memperhatikan keamanan ketika memilih tautan dari Google.
Hindari memberikan informasi pribadi kepada situs yang tidak dikenal. Pengguna juga sebaiknya tidak sembarangan mengunduh file dari sumber mencurigakan atau memberikan izin yang sebenarnya tidak diperlukan.
SafeSearch dan keamanan browser merupakan dua hal yang berbeda. Menonaktifkan filter hasil pencarian tidak berarti seluruh perlindungan keamanan Chrome ikut dinonaktifkan.
Pada akhirnya, penanganan SafeSearch yang terkunci bergantung pada sumber pembatasannya. Jika pengaturan masih berada di bawah kendali pengguna, perubahan dapat dilakukan melalui pengaturan pencarian Google.
Namun, apabila penguncian diterapkan oleh akun keluarga, administrator perangkat, sekolah, kantor, atau jaringan, pengaturan biasa dari Chrome mungkin tidak dapat mengubahnya.
















