Selasa, 15 September 2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
Kabarbaik.id
  • Bansos
  • E-wallet
  • Pendidikan
  • BPJS Kesehatan
  • Bansos
  • E-wallet
  • Pendidikan
  • BPJS Kesehatan
No Result
View All Result
Kabarbaik.id
No Result
View All Result
Home Info

Bintara dan Tamtama TNI AD Gelombang III 2026, Ini Jadwal Pendaftaran, Syarat dan Tahapan Seleksi

Andra Chandra by Andra Chandra
15 September 2026
in Info
0
Bintara dan Tamtama TNI AD Gelombang III 2026, Ini Jadwal Pendaftaran, Syarat dan Tahapan Seleksi

Bintara dan Tamtama TNI AD Gelombang III 2026, Ini Jadwal Pendaftaran, Syarat dan Tahapan Seleksi

Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) kembali membuka penerimaan Prajurit Karier (PK) untuk formasi Bintara dan Tamtama Gelombang III Tahun Anggaran 2026.

Proses awal dilakukan secara online melalui laman resmi rekrutmen TNI AD, kemudian dilanjutkan dengan validasi serta berbagai tahapan seleksi yang ditetapkan panitia.

READ ALSO

Cara Cek BPJS Kesehatan Online Pakai NIK Lewat HP, Lihat Status dan Tagihan

Cek Bansos BPNT September 2026, Rp600.000 Siap Cair

Untuk Bintara PK TNI AD Gelombang III, pendaftaran melalui sistem daring dimulai pada 17 Juli 2026. Pendaftaran dapat dihentikan lebih awal apabila jumlah peserta sudah mencapai kuota yang tersedia. Setelah itu, proses validasi atau daftar ulang dijadwalkan mulai 20 Juli 2026.

Sementara itu, pendaftaran Tamtama PK TNI AD Gelombang III telah dibuka sejak 15 Juli 2026, dengan validasi dimulai 17 Juli 2026. Sama seperti jalur Bintara, pendaftaran maupun validasi dapat ditutup sebelum batas waktu apabila kuota telah terpenuhi.

Seluruh rangkaian penerimaan prajurit TNI AD tidak dikenakan biaya. Peserta perlu menghindari pihak yang menawarkan jasa kelulusan dengan meminta sejumlah uang karena proses seleksi dilaksanakan berdasarkan ketentuan panitia.



Jadwal Bintara dan Tamtama PK TNI AD Gelombang III 2026

Calon peserta perlu memperhatikan tanggal pembukaan pendaftaran dan validasi masing-masing jalur.

Bintara PK TNI AD Gelombang III:

  • Pendaftaran online dimulai 17 Juli 2026.
  • Validasi atau daftar ulang dimulai 20 Juli 2026.
  • Pendaftaran dapat ditutup apabila kuota telah terpenuhi.
  • Validasi juga dapat dihentikan ketika jumlah peserta yang diterima untuk mengikuti seleksi sudah mencapai batas.

Tamtama PK TNI AD Gelombang III:

  • Pendaftaran online dimulai 15 Juli 2026.
  • Validasi dimulai 17 Juli 2026.
  • Pendaftaran dan validasi dapat ditutup sewaktu-waktu setelah kuota terpenuhi.

Informasi mengenai tahapan seleksi selanjutnya akan diberikan setelah peserta menyelesaikan validasi. Calon peserta juga dianjurkan mengikuti informasi dari akun TikTok resmi @panpustniad agar tidak tertinggal pengumuman terbaru.

Persyaratan Umum Bintara PK TNI AD 2026

Peserta yang ingin mengikuti penerimaan Bintara PK TNI AD harus memenuhi sejumlah persyaratan dasar. Ketentuan tersebut antara lain:

  • Berstatus sebagai Warga Negara Indonesia.
  • Beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
  • Memiliki kesetiaan kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia dengan berlandaskan Pancasila dan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
  • Berusia sekurang-kurangnya 17 tahun 10 bulan dan paling tinggi 24 tahun ketika pendidikan pertama dibuka pada 1 September 2026.
  • Tidak pernah terlibat perkara pidana, yang dibuktikan melalui SKCK asli yang masih berlaku.
  • Tidak sedang berstatus tersangka ataupun terdakwa dalam perkara pidana.
  • Memiliki kondisi jasmani dan rohani yang sehat serta tidak menggunakan kacamata.
  • Tidak sedang kehilangan hak untuk menjadi prajurit berdasarkan putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap.
  • Bukan merupakan mantan peserta seleksi atau siswa Caba/Cata yang pernah mengundurkan diri dari salah satu jenis penerimaan prajurit TNI AD.

Persyaratan Khusus Bintara TNI AD

Selain persyaratan umum, terdapat ketentuan khusus bagi calon Bintara. Penerimaan ini ditujukan kepada pria yang bukan anggota atau mantan prajurit TNI/Polri maupun PNS TNI.

Peserta dapat mendaftar menggunakan ijazah S1, D4, D3, D1 tanpa ketentuan nilai, atau ijazah SMA/MA/SMK sederajat dari sekolah negeri maupun swasta yang telah terakreditasi.

Untuk lulusan SMA/MA/SMK, persyaratan nilai mengikuti tahun kelulusan. Peserta yang memakai nilai Ujian Nasional harus memiliki nilai rata-rata sekurang-kurangnya 37.

Adapun ketentuan nilai rapor berdasarkan tahun kelulusan adalah:

  • Lulusan 2020: minimal 65.
  • Lulusan 2021–2022: minimal 68.
  • Lulusan 2023–2025: minimal 70.

Bagi lulusan pesantren, nilai yang digunakan berasal dari ijazah dengan perhitungan rata-rata Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia, dan Matematika, mengikuti batas nilai minimum sesuai tahun kelulusan.

Peserta yang menggunakan ijazah Paket A/B/C hanya diperbolehkan menggunakan satu ijazah paket dan tidak diperkenankan menggabungkan dua ijazah paket sekaligus.

Selain ketentuan pendidikan, calon Bintara harus memenuhi beberapa persyaratan berikut:

  • Belum pernah menikah.
  • Bersedia tidak menikah selama mengikuti pendidikan pertama hingga dua tahun setelah menyelesaikan pendidikan pertama.
  • Mempunyai tinggi badan minimal 163 cm dengan berat badan yang seimbang.
  • Bersedia menjalani Ikatan Dinas Pertama (IDP) sekurang-kurangnya 10 tahun.
  • Bersedia ditempatkan di seluruh kecabangan TNI AD serta di berbagai wilayah Indonesia.
  • Bersedia mengikuti pemeriksaan dan pengujian yang dilaksanakan oleh panitia.

Peserta juga wajib menyetujui ketentuan mengenai pengembalian biaya yang telah dikeluarkan negara apabila yang bersangkutan mengundurkan diri atau menolak mengikuti rangkaian proses penerimaan maupun pendidikan pertama sesuai aturan yang berlaku.



Persyaratan Kesehatan dan Dokumen

Calon peserta tidak boleh mempunyai tato maupun bekas tato. Ketentuan yang sama berlaku untuk tindik dan bekas tindik, kecuali yang berkaitan dengan adat. Kondisi tersebut harus dapat dibuktikan melalui surat keterangan dari ketua adat atau suku sesuai persyaratan.

Peserta wajib memiliki BPJS Kesehatan atau KIS yang masih aktif. Selain itu, diperlukan SKCK asli yang diperuntukkan bagi proses rekrutmen dan diterbitkan oleh Polres, Polresta, Polrestabes, atau Polres Metro.

Persetujuan orang tua atau wali juga menjadi bagian dari persyaratan. Orang tua atau wali tidak diperbolehkan melakukan intervensi terhadap panitia penerimaan maupun penyelenggara pendidikan pertama selama seluruh proses berlangsung.

Untuk peserta yang memperoleh ijazah dari luar negeri atau lembaga pendidikan yang berada di luar naungan Kemendikbud, ijazah harus mendapatkan pengesahan dari Kemendikbud. Peserta juga harus melampirkan transkrip nilai yang telah disesuaikan dengan ketentuan yang berlaku di Indonesia.

Sertifikat Prestasi Bisa Dilampirkan

Peserta memiliki kesempatan menyertakan bukti prestasi dalam bentuk sertifikat, piagam, atau surat keterangan.

Prestasi pada tingkat nasional dengan posisi juara 1, 2, atau 3 dapat menjadi bahan rekomendasi dalam proses pemeriksaan, pengujian, maupun sidang pemilihan. Meski demikian, pencapaian tersebut tidak secara otomatis membuat peserta dinyatakan lulus.

Langkah Pendaftaran Bintara TNI AD 2026

Pendaftaran dilakukan melalui sistem resmi rekrutmen TNI AD. Calon peserta perlu mengikuti seluruh instruksi yang ditampilkan pada laman pendaftaran.

Tahapan awal yang perlu dilakukan meliputi:

  • Mengakses laman ad.rekrutmen-tni.mil.id.
  • Mengikuti instruksi pendaftaran secara online.
  • Mengisi seluruh informasi yang diminta pada formulir elektronik.
  • Mengunggah foto KTP, ijazah terakhir, serta akta kelahiran.
  • Mencetak formulir pendaftaran, blangko dinas, blangko Rikmin, dan blangko riwayat hidup.
  • Membawa dokumen pendaftaran online tersebut ke Ajendam/Ajenrem terdekat.

Setibanya di Ajendam/Ajenrem, peserta akan menjalani pengukuran tinggi dan berat badan. Pemeriksaan terhadap tindik dan tato juga dilakukan pada tahap tersebut. Peserta yang tidak memenuhi ketentuan dapat dinyatakan tidak memenuhi syarat.

Peserta yang memenuhi persyaratan selanjutnya mengikuti validasi melalui sistem rekrutmen. Setelah resmi menjadi peserta seleksi, panitia akan memberikan arahan mengenai pengisian dokumen administrasi yang diperlukan untuk tahapan selanjutnya.

Calon peserta yang menghadapi kendala terkait transportasi, akomodasi, maupun pemahaman mengenai prosedur pendaftaran dapat mendatangi Kodim atau Koramil terdekat untuk memperoleh informasi.

Tahapan Seleksi Bintara TNI AD

Setelah dinyatakan lolos proses validasi, peserta akan mengikuti pemeriksaan dan pengujian sesuai rangkaian yang telah ditentukan.

Tahapan tersebut meliputi:

  • Pemeriksaan administrasi.
  • Pemeriksaan kesehatan.
  • Pemeriksaan dan pengujian jasmani.
  • Penelitian personel atau Litpers.
  • Pemeriksaan psikologi.

Peserta yang sudah dinyatakan lolos validasi harus aktif memperhatikan komunikasi dari panitia. Informasi mengenai jadwal seleksi tingkat Panda akan disampaikan melalui nomor telepon yang didaftarkan peserta.

Ketentuan Peralihan Bintara dan Tamtama

Peserta Bintara PK TNI AD Gelombang III 2026 yang tidak terpilih sebagai calon Bintara reguler karena keterbatasan alokasi dapat menyatakan minat untuk mengikuti penerimaan Tamtama PK TNI AD Gelombang III.

Namun, peserta tidak boleh mengikuti pendaftaran Bintara dan Tamtama secara bersamaan. Peserta harus terlebih dahulu dinyatakan tidak terpilih sebelum dapat mengikuti jenis penerimaan lainnya.

Apabila ditemukan adanya pendaftaran ganda pada waktu yang sama, peserta dapat dikenai sanksi berupa penghapusan dari salah satu kepesertaan seleksi.



TNI AD Ingatkan Peserta Menghindari Penipuan

TNI AD menegaskan bahwa seluruh proses penerimaan prajurit tidak dipungut biaya, mulai dari proses pendaftaran sampai peserta dinyatakan diterima sebagai prajurit.

Calon peserta sebaiknya tidak mempercayai pihak yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan uang. Dugaan praktik percaloan atau kecurangan dapat dilaporkan melalui WhatsApp Center Panpus TNI AD di 08131050074.

Nomor tersebut khusus digunakan untuk menerima pengaduan. Nomor itu bukan saluran untuk menanyakan jadwal seleksi maupun informasi lain yang tidak berkaitan dengan laporan pengaduan.

Calon peserta sebaiknya memastikan seluruh informasi mengenai persyaratan, lokasi pendaftaran, dan perkembangan penerimaan hanya berasal dari kanal resmi rekrutmen TNI AD. Dengan mengikuti sumber informasi yang tepat, peserta dapat mempersiapkan diri sesuai ketentuan dan menghindari pihak yang mencoba mengambil keuntungan dari proses penerimaan prajurit.

Tags: Bintara TNI AD Gelombang III 2026cara daftar Bintara TNI AD 2026jadwal pendaftaran TNI AD 2026pendaftaran Bintara TNI AD 2026pendaftaran Tamtama TNI AD 2026rekrutmen TNI AD 2026syarat Bintara TNI AD 2026syarat Tamtama TNI AD 2026tahapan seleksi TNI AD 2026Tamtama TNI AD Gelombang III 2026

Related Posts

Cara Cek BPJS Kesehatan Online Pakai NIK Lewat HP, Lihat Status dan Tagihan
BPJS Kesehatan

Cara Cek BPJS Kesehatan Online Pakai NIK Lewat HP, Lihat Status dan Tagihan

15 September 2026
Cek Bansos BPNT September 2026, Rp600.000 Siap Cair
Bansos

Cek Bansos BPNT September 2026, Rp600.000 Siap Cair

15 September 2026
DANA Cicil Tidak Bisa Dipakai Padahal Ada Limit? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya
E-wallet

DANA Cicil Tidak Bisa Dipakai Padahal Ada Limit? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

15 September 2026
Pendaftaran CPNS 2026 Belum Dibuka, Ini Jadwal, Syarat, Tahapan, dan Formasi yang Perlu Diketahui
Info

Pendaftaran CPNS 2026 Belum Dibuka, Ini Jadwal, Syarat, Tahapan, dan Formasi yang Perlu Diketahui

15 September 2026
Cara Membuat KTP Online 2026, Simak Syarat, Langkah, Biaya hingga KTP Hilang
Info

Cara Membuat KTP Online 2026, Simak Syarat, Langkah, Biaya hingga KTP Hilang

15 September 2026
IPDN 2026: Jadwal Seleksi, Jumlah Formasi, Biaya Pendidikan, dan Ketentuan Calon Praja
Info

IPDN 2026: Jadwal Seleksi, Jumlah Formasi, Biaya Pendidikan, dan Ketentuan Calon Praja

15 September 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POPULAR NEWS

Langkah Klaim DANA Kaget 2026, Syarat dan Tips Agar Tetap Aman

Langkah Klaim DANA Kaget 2026, Syarat dan Tips Agar Tetap Aman

3 September 2026
Cara Menonaktifkan BPJS Kesehatan Peserta Meninggal Dunia, Bisa Lewat WhatsApp

Cara Menonaktifkan BPJS Kesehatan Peserta Meninggal Dunia, Bisa Lewat WhatsApp

4 September 2026
Cara Cek Desil DTSEN 2026 dan Hubungannya dengan Penerima Bansos

Cara Cek Desil DTSEN 2026 dan Hubungannya dengan Penerima Bansos

9 September 2026
Cara Cek NISN Online 2026 dan Manfaatnya untuk Data Siswa

Cara Cek NISN Online 2026 dan Manfaatnya untuk Data Siswa

9 September 2026
Cara Cek Desil Bansos 2026 di Cekbansos.kemensos.go.id Menggunakan NIK

Cara Cek Desil Bansos 2026 di Cekbansos.kemensos.go.id Menggunakan NIK

3 September 2026

EDITOR'S PICK

Cara Membuat KIA di Dukcapil dan Online, Ini Dokumen yang Perlu Disiapkan

Cara Membuat KIA di Dukcapil dan Online, Ini Dokumen yang Perlu Disiapkan

2 September 2026
150 Nama Bayi Perempuan Turki Beserta Arti yang Indah dan Unik

150 Nama Bayi Perempuan Turki Beserta Arti yang Indah dan Unik

6 September 2026
Cara Membuat SKCK Online 2026 lewat Super App Polri: Syarat, Biaya, dan Tahapan

Cara Membuat SKCK Online 2026 lewat Super App Polri: Syarat, Biaya, dan Tahapan

12 September 2026
BLT Dana Desa 2026: Jadwal Cair, Syarat Penerima, dan Cara Mengeceknya

BLT Dana Desa 2026: Jadwal Cair, Syarat Penerima, dan Cara Mengeceknya

15 September 2026
  • Bansos
  • E-wallet
  • Pendidikan
  • BPJS Kesehatan
Call us: +1 234 JEG THEME

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Homepages
    • Home Page 1

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Go to mobile version