WhatsApp menguji Restricted Chat sebagai fitur tambahan untuk membatasi cara pengguna mengakses, menyimpan, dan membagikan isi percakapan tertentu. Fitur ini ditujukan untuk pengguna yang membutuhkan perlindungan lebih ketat terhadap chat yang berisi informasi pribadi atau sensitif.
Restricted Chat merupakan pengembangan dari Advanced Chat Privacy yang sebelumnya digunakan WhatsApp untuk mengurangi kemungkinan isi percakapan dibagikan ke luar aplikasi. Dalam versi baru ini, WhatsApp menambahkan pembatasan terhadap perangkat tertaut sehingga percakapan tertentu hanya dapat digunakan melalui perangkat utama.
Pengujian Restricted Chat mulai diketahui pada awal Oktober 2026 dan kini diberikan secara bertahap kepada sebagian pengguna yang mengikuti program beta WhatsApp di Android dan iOS.
Restricted Chat Masih Terbatas untuk Pengguna Beta
WhatsApp belum menyediakan Restricted Chat untuk seluruh pengguna. Fitur tersebut masih berada dalam tahap pengujian dan hanya muncul pada sebagian akun yang menggunakan aplikasi beta.
Pada Android, fitur ini dilaporkan tersedia bagi sebagian pengguna WhatsApp beta versi 2.26.36.4. Sementara pengguna iOS dapat menemukannya pada versi beta 26.39.10.20. Laporan terbaru juga menunjukkan pengembangan berlanjut pada WhatsApp beta Android versi 2.26.39.11.
Ketersediaan tersebut belum berarti seluruh peserta beta bisa langsung menggunakannya. WhatsApp masih melakukan peluncuran bertahap untuk menguji fungsi tersebut sebelum menentukan penerapan yang lebih luas.
Sampai 6 Oktober 2026, WhatsApp juga belum mengumumkan jadwal resmi kapan Restricted Chat akan tersedia pada versi stabil untuk seluruh pengguna.
Cara Mengaktifkan Restricted Chat
Restricted Chat tidak bekerja otomatis pada semua percakapan. Pengguna harus memilih chat tertentu yang membutuhkan perlindungan tambahan, kemudian mengaktifkannya secara manual melalui halaman informasi percakapan.
Setelah opsi tersebut dinyalakan, WhatsApp akan memberikan pemberitahuan di dalam ruang chat. Pengaturan itu kemudian berlaku bagi percakapan yang bersangkutan dan membatasi sejumlah aktivitas yang dapat dilakukan peserta di dalamnya.
Model pengaturan per percakapan ini membuat pengguna tetap dapat menggunakan WhatsApp seperti biasa pada chat lain yang tidak memerlukan pembatasan tambahan.
Empat Aktivitas yang Dibatasi
Restricted Chat membawa empat pembatasan utama untuk mengurangi kemungkinan isi percakapan keluar dari ruang chat. Pembatasan tersebut mencakup penyimpanan media, ekspor percakapan, penggunaan Meta AI, serta akses melalui perangkat tertaut.
- Media tidak otomatis tersimpan. Foto, video, dan media lain dari percakapan yang dilindungi tidak dapat disimpan secara otomatis ke galeri perangkat.
- Chat tidak dapat diekspor. Peserta percakapan tidak dapat menggunakan fitur ekspor untuk membuat salinan isi chat melalui mekanisme tersebut.
- Meta AI tidak dapat digunakan dalam chat. Fitur Meta AI dibatasi agar tidak digunakan pada percakapan yang telah diberi perlindungan Restricted Chat.
- Akses melalui perangkat tertaut dibatasi. Percakapan tidak dapat digunakan melalui perangkat lain yang terhubung dengan akun, sehingga chat tetap berada pada perangkat utama.
Pembatasan perangkat tertaut menjadi tambahan penting dibandingkan Advanced Chat Privacy. WhatsApp menyebut langkah tersebut dapat membantu mencegah percakapan diakses melalui klien tidak resmi maupun agen AI yang memanfaatkan jalur perangkat tertaut.
Chat Tetap Dilindungi Enkripsi End-to-End
Penggunaan Restricted Chat tidak menggantikan sistem enkripsi yang sudah diterapkan WhatsApp. Pesan dan panggilan tetap mendapatkan perlindungan enkripsi end-to-end, baik ketika fitur tambahan tersebut dinyalakan maupun saat tidak digunakan.
WhatsApp sebelumnya menjelaskan bahwa pesan pribadi dan panggilan memang telah dilindungi enkripsi end-to-end secara bawaan. Karena itu, Restricted Chat berfungsi sebagai lapisan tambahan untuk membatasi tindakan terhadap isi percakapan, bukan sebagai pengganti sistem enkripsi utama.
Dengan mekanisme tersebut, pengguna mendapatkan dua bentuk perlindungan yang berbeda. Enkripsi menjaga komunikasi dari akses pihak yang tidak berwenang, sedangkan Restricted Chat membatasi sejumlah cara peserta percakapan dapat menyimpan atau memindahkan isi chat.
Untuk saat ini, Restricted Chat menjadi salah satu pengembangan WhatsApp dalam memperluas pilihan privasi pada percakapan tertentu. Kehadiran pembatasan terhadap ekspor chat, penyimpanan media, Meta AI, serta perangkat tertaut memberikan kontrol tambahan bagi pengguna yang ingin menjaga isi percakapan tetap berada di lingkungan yang lebih terbatas.
















