Nasabah Bank Mandiri dapat mengatasi kartu ATM yang terblokir tanpa harus langsung mendatangi kantor cabang. Beberapa kendala bisa ditangani dari jarak jauh melalui aplikasi Livin’ by Mandiri maupun layanan Mandiri Call, bergantung pada penyebab kartu tidak dapat digunakan.
Kartu debit atau kartu kredit dapat terblokir karena berbagai kondisi. Salah satu penyebab yang umum adalah kesalahan memasukkan PIN berkali-kali. Selain itu, kartu juga dapat tertelan mesin ATM sehingga transaksi tidak bisa dilakukan seperti biasa.
Cara Membuka Blokir Kartu melalui Livin’ by Mandiri
Nasabah yang masih dapat mengakses Livin’ by Mandiri bisa mencoba membuka kembali kartu yang berstatus terblokir melalui aplikasi tersebut. Fitur ini dapat digunakan apabila tersedia untuk kartu yang mengalami pemblokiran.
Berikut tahapan yang perlu dilakukan:
- Buka aplikasi Livin’ by Mandiri, kemudian masuk ke akun.
- Pada halaman utama, buka menu Pengaturan.
- Pilih Kartu Debit & Kartu Kredit.
- Tentukan kartu debit atau kartu kredit yang ingin diaktifkan kembali.
- Pilih kartu yang menunjukkan status terblokir, lalu tekan Buka Blokir.
- Cek kembali informasi kartu sebelum meneruskan proses.
- Tekan Buka Blokir dan masukkan PIN Livin’.
- Tunggu hingga aplikasi menampilkan pemberitahuan bahwa kartu telah aktif kembali.
Apabila fitur tersebut tersedia, nasabah tidak perlu datang ke kantor cabang untuk mengurus pembukaan blokir kartu.
Langkah Mengatasi ATM Mandiri Terblokir melalui Mandiri Call
Nasabah yang tidak bisa menggunakan aplikasi Livin’ by Mandiri dapat meminta bantuan melalui Mandiri Call. Layanan ini dapat digunakan untuk menyampaikan kendala sekaligus memperoleh arahan sesuai kondisi kartu dan rekening.
Tahapannya sebagai berikut:
- Buka fitur panggilan pada ponsel.
- Hubungi 14000 untuk mengakses layanan pelanggan Bank Mandiri.
- Setelah terhubung, sampaikan bahwa kartu ATM mengalami pemblokiran.
- Jelaskan penyebab atau kronologi hingga kartu tidak dapat digunakan.
- Ikuti pemeriksaan dan verifikasi data yang dilakukan oleh petugas.
- Berikan jawaban sesuai informasi yang diminta untuk memastikan identitas nasabah.
- Jika verifikasi berhasil, petugas akan memberikan petunjuk terkait pembukaan blokir atau pengaturan ulang PIN.
- Setelah proses selesai, gunakan kembali kartu sesuai arahan dan ketentuan yang disampaikan petugas.
Apakah Saldo Habis Membuat ATM Mandiri Terblokir?
Saldo rekening yang mencapai nol tidak secara otomatis berarti kartu ATM langsung terblokir. Rekening yang tidak digunakan selama beberapa bulan masih dapat berada dalam kondisi aktif selama memenuhi ketentuan saldo dan status rekening yang berlaku.
Meski demikian, rekening yang lama tidak digunakan dan tidak memiliki transaksi dapat mengalami pemotongan saldo untuk biaya administrasi bulanan. Jika saldo kemudian habis dan rekening berubah menjadi tidak aktif atau dormant, kartu ATM tidak bisa digunakan untuk bertransaksi.
Kondisi tersebut berbeda dengan kartu yang terblokir akibat kesalahan memasukkan PIN. Karena itu, nasabah perlu mengetahui apakah kendala berasal dari pemblokiran kartu atau perubahan status rekening.
Yang Bisa Dilakukan Jika Saldo Rekening Mandiri Habis
Jika kartu tidak dapat digunakan karena berkaitan dengan kondisi rekening yang saldonya telah habis, nasabah dapat melakukan beberapa langkah berikut.
1. Isi kembali saldo rekening
Nasabah dapat menambah dana ke rekening melalui transfer dari bank lain, setor tunai di kantor cabang Mandiri, atau metode lain yang tersedia.
2. Hubungi Mandiri Call
Informasi mengenai kondisi rekening dan kartu dapat ditanyakan melalui Mandiri Call di 14000. Nasabah juga dapat memanfaatkan kanal layanan resmi Bank Mandiri lainnya untuk menyampaikan kendala yang dialami.
3. Datang ke kantor cabang
Apabila persoalan belum dapat diselesaikan melalui layanan telepon atau kanal daring, nasabah dapat mendatangi kantor cabang Mandiri. Bawa dokumen identitas seperti KTP, SIM, atau paspor serta buku tabungan apabila dibutuhkan.
Saat berada di kantor cabang, jelaskan bahwa kartu ATM tidak dapat digunakan dan mintalah petugas memeriksa status rekening serta kartu.
4. Mengganti kartu bila diperlukan
Dalam keadaan tertentu, kartu yang mengalami masalah mungkin tidak dapat diaktifkan kembali. Jika demikian, nasabah dapat mengajukan penggantian kartu dengan mengikuti prosedur yang ditetapkan Bank Mandiri.
Jaga Kerahasiaan PIN dan Informasi Perbankan
Nasabah juga perlu memperhatikan keamanan ketika mengurus kartu yang terblokir. PIN, OTP, password, maupun informasi keamanan rekening tidak boleh diberikan kepada orang lain, termasuk pihak yang mengaku sebagai petugas bank dan menghubungi nasabah.
Untuk menghindari penyalahgunaan data, gunakan kanal layanan resmi Bank Mandiri ketika membutuhkan bantuan terkait kartu atau rekening.
Penanganan kartu ATM Mandiri yang terblokir pada akhirnya bergantung pada penyebab masalahnya. Jika kartu dapat dibuka melalui Livin’ by Mandiri, nasabah bisa menyelesaikannya langsung dari aplikasi. Untuk kendala yang memerlukan pemeriksaan lebih lanjut, bantuan dapat diperoleh melalui Mandiri Call atau kantor cabang.
















