Nasabah yang kehilangan kartu ATM sebaiknya segera mengamankan rekening dengan melakukan pemblokiran. Langkah tersebut dapat dilakukan tanpa harus menunggu kantor cabang buka, sebab BRI, BCA, dan Mandiri menyediakan layanan digital serta pusat bantuan yang dapat digunakan untuk mengamankan kartu.
Kartu ATM yang hilang berpotensi menimbulkan kekhawatiran, khususnya ketika kejadian berlangsung di luar jam operasional cabang.
Dalam kondisi seperti ini, nasabah tidak perlu langsung memikirkan penggantian kartu. Prioritas pertama adalah menonaktifkan kartu lama supaya tidak bisa digunakan oleh pihak lain.
Pengurusan selanjutnya dapat dilakukan dengan menyiapkan identitas dan dokumen yang dibutuhkan. Setiap bank memiliki layanan serta ketentuan yang dapat berbeda, termasuk cara pemblokiran, persyaratan kartu pengganti, biaya, dan perkiraan waktu pelayanan.
Apa yang Perlu Dilakukan Saat Kartu ATM Hilang?
Nasabah yang mengetahui kartu ATM-nya tidak lagi berada di tempat seharusnya dapat segera mengambil beberapa langkah untuk mengurangi risiko penyalahgunaan rekening.
Tindakan yang dapat dilakukan meliputi:
- Memblokir kartu ATM sesegera mungkin agar tidak dapat digunakan untuk transaksi yang tidak sah.
- Menyiapkan KTP dan buku tabungan apabila dokumen tersebut dibutuhkan dalam proses penggantian kartu.
- Mengingat informasi mengenai kejadian kehilangan untuk membantu bank melakukan pengecekan data.
Pemblokiran menjadi tindakan awal yang penting karena kartu yang masih aktif memiliki risiko disalahgunakan. Setelah kartu berhasil diamankan, nasabah dapat melanjutkan proses permintaan kartu pengganti melalui layanan bank masing-masing.
Mengurus Kartu ATM BRI yang Hilang
Nasabah BRI memiliki beberapa pilihan untuk mengamankan kartu ATM yang tidak ditemukan. Pemblokiran dapat dilakukan terlebih dahulu melalui layanan yang tersedia sebelum proses penggantian kartu dilakukan.
Cara Memblokir ATM BRI
Kartu ATM BRI yang hilang dapat diblokir melalui beberapa saluran, yaitu:
- Menghubungi Call Center BRI melalui 14017 atau 1500017.
- Memanfaatkan aplikasi BRImo.
- Mendatangi kantor cabang BRI terdekat.
Setelah kartu berhasil diamankan, nasabah dapat mengurus kartu pengganti di kantor cabang.
Syarat Mengganti ATM BRI
Dokumen yang perlu dibawa untuk proses penggantian kartu meliputi:
- KTP asli.
- Buku tabungan.
Petugas kemudian melakukan pengecekan terhadap data dan identitas nasabah sebelum kartu baru diterbitkan.
Tahapan Penggantian Kartu ATM BRI
Penggantian kartu BRI umumnya dilakukan melalui beberapa tahap. Nasabah terlebih dahulu mengisi formulir kehilangan, kemudian petugas melakukan verifikasi data. Setelah proses tersebut selesai, kartu ATM baru dicetak dan diserahkan kepada nasabah.
Biaya penggantian kartu ATM BRI berada di kisaran Rp15.000 hingga Rp25.000. Apabila seluruh dokumen telah tersedia, proses pelayanan diperkirakan berlangsung sekitar 10–20 menit.
Cara Mengurus ATM BCA yang Hilang
Nasabah BCA dapat lebih dulu melakukan pemblokiran kartu sebelum datang ke kantor cabang untuk mendapatkan kartu pengganti. BCA menyediakan beberapa saluran yang dapat digunakan untuk mengamankan kartu.
Pilihan untuk Memblokir ATM BCA
Pemblokiran kartu ATM BCA dapat dilakukan dengan cara berikut:
- Menghubungi Halo BCA di nomor 1500888.
- Menggunakan aplikasi BCA mobile.
- Mendatangi kantor cabang BCA.
Setelah kartu lama diamankan, proses penggantian dapat dilanjutkan dengan membawa dokumen yang diperlukan.
Dokumen Penggantian Kartu ATM BCA
Nasabah perlu menyiapkan KTP asli. Buku tabungan juga disarankan untuk dibawa ketika mengurus kartu pengganti.
Proses Mendapatkan Kartu ATM BCA Baru
Penggantian kartu dimulai dengan pemeriksaan dan verifikasi identitas nasabah. Setelah data dinyatakan sesuai, kartu ATM baru dibuat dan dapat langsung digunakan setelah proses penerbitan selesai.
Biaya penggantian kartu ATM BCA sekitar Rp25.000.
Selain melalui layanan di kantor cabang, sejumlah kantor cabang BCA juga menyediakan mesin CS Digital. Fasilitas tersebut dapat digunakan untuk mencetak kartu sehingga nasabah memiliki pilihan layanan selain menunggu antrean di meja customer service.
Mengurus ATM Mandiri yang Hilang
Kartu ATM Mandiri yang tidak ditemukan juga dapat segera diamankan tanpa harus menunggu kedatangan ke kantor cabang. Nasabah dapat memanfaatkan layanan perbankan digital atau menghubungi pusat bantuan Bank Mandiri.
Cara Memblokir ATM Mandiri
Pemblokiran kartu ATM Mandiri dapat dilakukan melalui:
- Call Center Mandiri di 14000.
- Aplikasi Livin’ by Mandiri.
- Kantor cabang Bank Mandiri.
Setelah kartu lama diblokir, nasabah dapat mengajukan penggantian kartu sesuai prosedur yang berlaku.
Persyaratan Penggantian ATM Mandiri
Nasabah perlu membawa beberapa dokumen ketika mengurus kartu pengganti, yaitu:
KTP asli.
Buku tabungan.
Petugas akan melakukan pemeriksaan data sebelum menerbitkan kartu ATM baru.
Tahapan Pembuatan Kartu ATM Mandiri
Proses penggantian kartu di kantor cabang diawali dengan pengisian formulir kehilangan. Selanjutnya, petugas memeriksa data nasabah dan melakukan verifikasi. Jika seluruh proses telah selesai, kartu ATM baru dicetak.
Biaya penggantian kartu ATM Mandiri berkisar Rp15.000 hingga Rp30.000. Waktu pelayanan umumnya sekitar 15–30 menit.
Apakah Kehilangan ATM Memerlukan Surat Polisi?
Kartu ATM yang hilang pada umumnya tidak selalu mengharuskan nasabah membawa surat kehilangan dari kepolisian. Bank biasanya dapat melakukan verifikasi menggunakan data nasabah dan identitas resmi seperti KTP.
Akan tetapi, ketentuan dapat berbeda apabila kehilangan kartu berkaitan dengan dugaan tindak kriminal. Dalam keadaan tersebut, pihak bank dapat meminta dokumen tambahan berupa surat kehilangan yang diterbitkan oleh kepolisian.
Cara Menjaga Rekening Setelah Mendapatkan Kartu Baru
Nasabah yang sudah memperoleh kartu pengganti tetap perlu memperhatikan keamanan rekening. Beberapa langkah dapat dilakukan untuk mengurangi risiko akses yang tidak dikenal.
Langkah tersebut antara lain:
- Segera mengganti PIN kartu ATM yang baru.
- Mengaktifkan pemberitahuan transaksi melalui SMS atau email.
- Tidak menyimpan PIN bersamaan dengan kartu ATM.
- Memeriksa aktivitas rekening secara berkala melalui layanan mobile banking.
Kebiasaan tersebut membantu nasabah mengetahui transaksi yang terjadi pada rekening dan menjaga keamanan penggunaan kartu maupun layanan perbankan digital.
Pertanyaan yang Sering Diajukan tentang ATM Hilang
Apakah uang di rekening tetap aman ketika kartu ATM hilang?
Saldo rekening tetap aman selama kartu ATM segera diblokir. Setelah kartu dinonaktifkan, kartu tersebut tidak dapat digunakan oleh pihak lain untuk melakukan transaksi.
Berapa lama penggantian kartu ATM berlangsung?
Waktu penggantian kartu umumnya berada di kisaran 10–30 menit. Durasi tersebut dapat bergantung pada kondisi antrean serta kelengkapan dokumen yang dibawa nasabah.
Bisakah ATM yang hilang diblokir tanpa datang ke kantor bank?
Bisa. Pemblokiran dapat dilakukan melalui call center ataupun aplikasi perbankan yang disediakan masing-masing bank.
Namun, proses untuk memperoleh kartu ATM baru tetap mengharuskan nasabah mengikuti prosedur penggantian kartu yang berlaku, termasuk datang ke kantor cabang apabila diperlukan.
Penutup
Kehilangan kartu ATM BRI, BCA, maupun Mandiri dapat segera ditangani dengan melakukan pemblokiran terlebih dahulu. Langkah ini menjadi bagian penting untuk mencegah kartu yang hilang digunakan oleh orang lain.
Setelah kartu diamankan, nasabah dapat melanjutkan penggantian dengan membawa KTP dan buku tabungan serta mengikuti verifikasi dari bank.
Biaya dan waktu pelayanan berbeda pada setiap bank, tetapi prosesnya dapat diselesaikan dalam waktu relatif singkat apabila persyaratan telah lengkap.
















