Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) atau yang juga dikenal sebagai Program Sembako kini telah memasuki periode pencairan September 2026.
Pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) terus menyalurkan bansos ini secara berkala untuk menjaga daya beli Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dari kalangan masyarakat kurang mampu.
Nominal dan Jadwal Pencairan BPNT 2026
Setiap Keluarga Penerima Manfaat (KPM) berhak mendapatkan bantuan BPNT sebesar Rp200.000 per bulan.
Karena penyalurannya sering kali dirapel per tiga bulan (triwulan), nominal yang diterima dalam satu kali pencairan mencapai Rp600.000.
Pemerintah juga melakukan penyesuaian aturan desil, di mana sasaran penerima difokuskan pada desil 1 hingga 4 agar penyaluran selaras dengan program PKH dan lebih tepat sasaran.
Penyaluran bansos BPNT dibagi menjadi empat tahap dalam setahun:
- Tahap 1: Periode Januari, Februari, dan Maret
- Tahap 2: Periode April, Mei, dan Juni
- Tahap 3: Periode Juli, Agustus, dan September (Pencairan Aktif)
- Tahap 4: Periode Oktober, November, dan Desember
Cara Cek Penerima Bansos BPNT September 2026
Masyarakat dapat memverifikasi status kepesertaan bansos BPNT secara mandiri melalui beberapa metode berikut:
Cek Online via Situs Web Resmi Kemensos
- Akses portal resmi di cekbansos.kemensos.go.id.
- Masukkan data Nomor Induk Kependudukan (NIK) KTP.
- Masukkan 4 digit kode verifikasi (captcha) yang tertera di layar.
- Klik tombol “CARI DATA”.
- Jika terdaftar, kolom status akan menampilkan keterangan “YA”.
Cek Online via Aplikasi Seluler
- Unduh aplikasi resmi Cek Bansos di Google Play Store atau App Store.
- Lakukan registrasi akun baru atau login jika sudah memiliki akses.
- Pilih menu “Cek Bansos” dan masukkan NIK KTP Anda.
- Sistem akan menampilkan detail identitas, jenis bantuan (BPNT/PKH), serta periode pencairan yang aktif.
Pengecekan Offline di Kantor Dinsos / Desa
Jika Anda mengalami kendala internet, pengecekan dapat dilakukan secara langsung dengan mendatangi Kantor Dinas Sosial (Dinsos) setempat atau berkoordinasi dengan pengurus RT/RW dan kelurahan/desa domisili.
Penyebab NIK KTP Belum Terdaftar Bansos
Jika nama atau NIK KTP Anda belum tercantum sebagai penerima bansos, beberapa faktor berikut mungkin menjadi penyebabnya:
- Data NIK atau KK belum tervalidasi di Disdukcapil atau DTKS.
- Tingkat kesejahteraan ekonomi dinilai sudah meningkat (di atas desil 4).
- Terdeteksi sebagai ASN, TNI, Polri, atau pegawai BUMN/BUMD.
- Terjadi perubahan data administratif yang belum diperbarui pada sistem Kemensos.
Kesimpulan
Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) / Program Sembako masuk pada periode pencairan September 2026 (masuk dalam Tahap 3 periode Juli–September).
Setiap KPM menerima bantuan sebesar Rp200.000 per bulan atau Rp600.000 jika dirapel per triwulan, dengan sasaran khusus bagi masyarakat pada desil 1–4.
Masyarakat dapat mengecek status kepesertaan secara online lewat situs cekbansos.kemensos.go.id atau aplikasi Cek Bansos, maupun secara offline melalui Kantor Dinsos atau kelurahan setempat.
















