Pengguna media sosial tengah mencoba tren mengubah foto masa kini menjadi potret yang seolah berasal dari era 1980-an. Hasilnya menampilkan karakter visual retro, mulai dari rambut berukuran besar, busana khas dekade tersebut, aksesori yang mencuri perhatian, hingga tekstur foto yang menyerupai hasil kamera analog.
Foto-foto bergaya vintage yang banyak muncul di Instagram dan TikTok itu bukanlah dokumentasi asli dari tahun 1980-an. Pengguna memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk mengubah foto yang sudah dimiliki menjadi gambar dengan karakter visual sesuai periode yang diinginkan.
ChatGPT menjadi salah satu layanan yang dapat digunakan untuk membuat efek tersebut. Pengguna cukup mengunggah foto, kemudian memberikan instruksi mengenai perubahan tampilan yang diinginkan.
Selain melalui prompt, ChatGPT juga memiliki preset 80s Flashback pada fitur Gambar sehingga pengguna dapat memperoleh gaya 1980-an tanpa harus menulis instruksi yang panjang.
Langkah Membuat Foto Bergaya 80-an di ChatGPT
Pengguna bisa melakukan proses tersebut melalui aplikasi ChatGPT di HP ataupun membuka layanan ChatGPT menggunakan browser. Preset 80s Flashback dapat dipilih untuk memberikan karakter visual khas dekade 1980-an pada foto.
Berikut tahapannya:
- Buka aplikasi ChatGPT atau kunjungi ChatGPT melalui browser.
- Masuk ke fitur Gambar atau Create an image.
- Temukan kemudian pilih preset 80s Flashback.
- Gunakan pilihan Ambil Foto apabila ingin mengambil gambar langsung dengan kamera.
- Pilih Pilih Foto jika gambar sudah tersedia di galeri perangkat.
- Unggah foto yang akan digunakan.
- Biarkan ChatGPT memproses foto sesuai gaya 1980-an.
- Setelah gambar selesai dibuat, foto dapat disimpan atau dibagikan melalui media sosial.
Pengguna juga tidak harus memakai preset. Foto dapat langsung dimasukkan ke ruang percakapan ChatGPT, lalu transformasi visual diarahkan menggunakan prompt sesuai kebutuhan.
Prompt ChatGPT untuk Membuat Foto Tahun 1985
Pengguna yang menginginkan hasil dengan detail tertentu dapat memberikan instruksi khusus. Salah satu prompt yang dapat digunakan adalah:
Using my uploaded photo, show me what I would have looked like around 1985. Preserve my identity, facial features, skin tone, age, and recognizable appearance. Reimagine my hair, clothing, accessories, and surroundings with bold, unmistakably mid-1980s styling, expressive silhouettes, statement accessories, layered details, distinctive colors, and textures. Make it feel like a genuine 1985 photograph with analog grain, faded color, direct flash, and subtle softness. Add a period-accurate 1980s red-orange date stamp in the lower corner. No modern objects or text.
Instruksi tersebut mengarahkan AI untuk tetap mempertahankan identitas dan karakter wajah pengguna, sementara rambut, pakaian, aksesori, lingkungan, warna, serta tekstur foto disesuaikan dengan tampilan pertengahan 1980-an.
Prompt dalam Bahasa Indonesia
Pengguna yang lebih nyaman memberikan instruksi dalam bahasa Indonesia dapat memakai versi berikut:
Berdasarkan foto yang saya unggah, tampilkan bagaimana rupa saya sekitar tahun 1985. Pertahankan identitas, fitur wajah, warna kulit, usia, dan ciri fisik saya yang mudah dikenali. Sesuaikan gaya rambut, pakaian, aksesori, dan latar belakang dengan gaya khas pertengahan 1980-an yang berani, termasuk siluet ekspresif, aksesori mencolok, detail berlapis, serta warna dan tekstur yang khas. Buat hasilnya terlihat seperti foto asli tahun 1985 dengan karakter analog, warna sedikit pudar, pencahayaan langsung, dan kelembutan visual yang halus. Tambahkan stempel tanggal berwarna oranye kemerahan khas era 1980-an di sudut bawah. Jangan tampilkan objek atau teks modern.
Konsep Foto 80-an Dapat Disesuaikan
Preset 80s Flashback dapat digunakan sebagai titik awal untuk memperoleh tampilan retro. Namun, pengguna masih dapat menambahkan instruksi agar hasil akhirnya memiliki konsep yang lebih spesifik.
Konsep studio, misalnya, dapat dibuat dengan meminta latar foto klasik, rambut bervolume, jaket denim, pencahayaan lembut, warna hangat, serta tekstur grain film analog. Perpaduan tersebut dapat menghasilkan foto yang menyerupai sesi pemotretan pada era 1980-an.
Pengguna yang menginginkan suasana pesta dapat mengarahkan gambar ke konsep disco night. Instruksi tersebut dapat dilengkapi dengan lampu neon, jaket kulit, karakter pencahayaan tertentu, dan tekstur film untuk memperkuat nuansa periode tersebut.
Konsep lain dapat mengambil suasana jalanan. Pengguna bisa meminta latar pertokoan jadul, jaket bomber, sneakers klasik, serta suasana sore dengan warna gambar yang sedikit memudar.
Hasil yang sudah dibuat pun masih dapat diedit melalui instruksi berikutnya. Pengguna dapat meminta perubahan pada rambut, pakaian, latar, pencahayaan, maupun aksesori tanpa harus selalu mengunggah foto baru.
Foto Awal yang Jelas Membantu Hasil AI
Kualitas gambar yang dijadikan bahan awal turut berpengaruh terhadap hasil transformasi. Foto dengan wajah yang terlihat jelas dan pencahayaan yang memadai dapat membantu AI mempertahankan detail wajah ketika menerapkan gaya 1980-an.
Sebaliknya, gambar yang buram, terlalu gelap, atau memiliki wajah yang tertutup benda tertentu berpotensi menghasilkan transformasi yang kurang sesuai. Foto close-up maupun setengah badan dengan posisi wajah yang cukup jelas dapat menjadi pilihan yang lebih baik.
Pengguna juga bisa melakukan penyempurnaan beberapa kali jika hasil pertama belum sesuai harapan. Instruksi tambahan dapat digunakan untuk memperbaiki bagian tertentu sehingga tidak selalu diperlukan foto baru pada setiap percobaan.
Tren tersebut memberikan cara praktis bagi pengguna untuk mencoba tampilan retro tanpa perlu melakukan sesi pemotretan menggunakan perlengkapan khusus. Melalui preset 80s Flashback ataupun prompt yang dibuat sendiri, foto masa kini dapat diubah menjadi potret dengan karakter visual yang menyerupai era 1980-an sebelum dibagikan ke media sosial.
















