Peserta JKN dapat melakukan skrining BPJS Kesehatan 2026 melalui HP tanpa harus mendatangi kantor BPJS Kesehatan. Layanan ini tersedia melalui website resmi BPJS Kesehatan maupun aplikasi Mobile JKN.
Skrining riwayat kesehatan digunakan untuk mengetahui kemungkinan adanya risiko terhadap beberapa jenis penyakit. Hasil yang diperoleh dari proses tersebut bukan merupakan diagnosis bahwa peserta telah menderita penyakit tertentu.
Proses pengisian skrining dilakukan dengan menjawab sejumlah pertanyaan dan melengkapi data yang tersedia. Peserta dapat memilih layanan melalui browser maupun aplikasi Mobile JKN sesuai kebutuhan.
Bagi yang belum pernah menggunakan layanan ini, berikut langkah-langkah yang dapat dilakukan melalui HP.
Link Skrining BPJS Kesehatan 2026
Peserta yang ingin melakukan skrining melalui browser dapat mengakses halaman resmi BPJS Kesehatan berikut:
https://webskrining.bpjs-kesehatan.go.id/skrining
Sebelum memasukkan data pribadi, pastikan alamat situs yang dibuka sesuai dengan website resmi BPJS Kesehatan. NIK dan informasi kepesertaan sebaiknya tidak diberikan pada situs yang sumbernya tidak jelas.
Cara Melakukan Skrining BPJS Kesehatan Lewat Website
Skrining dapat dilakukan tanpa memasang aplikasi tambahan karena peserta bisa mengakses layanan tersebut melalui browser di HP.
Berikut tahapannya:
- Buka halaman skrining BPJS Kesehatan melalui browser.
- Masukkan NIK atau nomor kartu BPJS Kesehatan.
- Isi tanggal lahir sesuai data kepesertaan.
- Masukkan kode captcha yang tersedia.
- Tekan pilihan Cari Peserta.
- Apabila muncul halaman persetujuan, baca informasinya kemudian pilih Setuju.
- Lengkapi data yang diminta oleh sistem.
- Jawab seluruh pertanyaan skrining berdasarkan kondisi kesehatan.
- Periksa kembali jawaban yang telah diberikan.
- Selesaikan proses dan lihat hasil skrining yang ditampilkan.
Peserta sebaiknya memberikan jawaban sesuai kondisi sebenarnya. Informasi yang diisi dengan benar akan membantu memberikan gambaran risiko kesehatan berdasarkan jawaban yang diberikan.
Cara Skrining BPJS Kesehatan Melalui Mobile JKN
Pengguna Mobile JKN dapat mengakses skrining langsung dari aplikasi setelah masuk menggunakan akun masing-masing.
Langkah yang perlu dilakukan yaitu:
- Jalankan aplikasi Mobile JKN.
- Masuk menggunakan akun peserta.
- Buka menu Lainnya.
- Pilih layanan Skrining Riwayat Kesehatan.
- Tentukan peserta yang akan menjalani skrining.
- Baca informasi yang ditampilkan pada halaman tersebut.
- Pilih Setuju untuk melanjutkan.
- Lengkapi data yang diperlukan.
- Jawab pertanyaan skrining satu per satu.
- Ikuti petunjuk hingga seluruh tahapan selesai.
Setelah semua pertanyaan terjawab, hasil skrining akan ditampilkan melalui aplikasi.
Mengenal Skrining Riwayat Kesehatan
Skrining riwayat kesehatan merupakan pemeriksaan awal yang digunakan untuk melihat faktor risiko kesehatan seseorang.
Peserta akan diminta menjawab pertanyaan yang berkaitan dengan kondisi kesehatan dan kebiasaan tertentu. Jawaban tersebut kemudian digunakan untuk memberikan gambaran mengenai kemungkinan risiko terhadap penyakit tertentu.
Risiko yang dapat dinilai melalui skrining antara lain:
- Diabetes melitus tipe 2
- Hipertensi atau tekanan darah tinggi
- Penyakit jantung koroner
- Penyakit ginjal kronis
Hasil skrining tidak dapat digunakan sebagai pengganti diagnosis dari dokter atau tenaga kesehatan. Jika seseorang memperoleh hasil yang menunjukkan risiko diabetes, misalnya, hasil tersebut tidak otomatis berarti orang tersebut telah mengalami diabetes.
Pemeriksaan lebih lanjut tetap diperlukan apabila tenaga kesehatan menilai kondisi tersebut perlu ditindaklanjuti.
Skrining BPJS Dilakukan Berapa Kali dalam Setahun?
Peserta JKN dapat melakukan skrining riwayat kesehatan secara berkala, yaitu satu kali dalam satu tahun.
Peserta yang sudah melakukan skrining melalui Mobile JKN dan belum melewati masa satu tahun biasanya masih dapat melihat hasil skrining sebelumnya. Setelah periode tersebut terlewati, skrining dapat dilakukan kembali.
Tidak Bisa Skrining Lewat HP, Harus Bagaimana?
Peserta yang mengalami kesulitan menggunakan website atau aplikasi tetap dapat memperoleh bantuan di FKTP tempat terdaftar.
FKTP atau Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama mencakup puskesmas, klinik, maupun dokter tempat peserta JKN terdaftar.
Dengan demikian, peserta tidak harus mengisi skrining sendiri apabila mengalami kendala dalam menggunakan layanan digital. Bantuan dapat diminta kepada petugas kesehatan di FKTP.
Manfaat Melakukan Skrining Riwayat Kesehatan
Sebagian penyakit dapat berkembang tanpa menimbulkan keluhan yang mudah dikenali sejak awal. Seseorang mungkin merasa dalam kondisi sehat, tetapi tetap mempunyai sejumlah faktor yang meningkatkan risiko penyakit tertentu.
Skrining dapat membantu memberikan gambaran awal mengenai kondisi tersebut. Apabila ditemukan risiko, peserta dapat berkonsultasi dengan tenaga kesehatan untuk menentukan apakah diperlukan pemeriksaan lanjutan.
Informasi dari skrining sebaiknya digunakan sebagai langkah awal untuk lebih memperhatikan kondisi kesehatan, bukan sebagai penentu diagnosis.
Hal yang Perlu Disiapkan Sebelum Skrining
Beberapa hal berikut dapat dipersiapkan agar proses pengisian berjalan lebih lancar:
- Pastikan koneksi internet pada HP berjalan dengan baik.
- Siapkan NIK atau kartu JKN.
- Pastikan tanggal lahir yang dimasukkan sesuai dengan data kepesertaan.
- Gunakan aplikasi Mobile JKN resmi apabila memilih metode melalui aplikasi.
- Berikan jawaban berdasarkan kondisi kesehatan yang sebenarnya.
- Jangan membagikan password maupun kode OTP kepada orang lain.
- Pastikan website yang digunakan merupakan layanan resmi BPJS Kesehatan.
FAQ Skrining BPJS Kesehatan
Apakah skrining BPJS dapat dilakukan melalui HP?
Bisa. Peserta JKN dapat melakukan skrining melalui website resmi BPJS Kesehatan atau aplikasi Mobile JKN.
Apakah peserta harus membayar untuk melakukan skrining?
Skrining riwayat kesehatan merupakan bagian dari layanan JKN sehingga peserta tidak perlu membayar pihak lain untuk mengisi skrining secara online.
Apakah hasil skrining menunjukkan bahwa peserta terkena penyakit?
Tidak. Hasil skrining hanya memberikan gambaran mengenai risiko berdasarkan jawaban yang diberikan. Kepastian mengenai suatu penyakit tetap membutuhkan pemeriksaan dari tenaga kesehatan.
Dalam satu tahun, berapa kali skrining dapat dilakukan?
Skrining riwayat kesehatan dilakukan secara berkala sebanyak satu kali dalam satu tahun.
Apakah skrining harus dilakukan di puskesmas?
Tidak. Peserta dapat mengakses skrining melalui HP menggunakan website resmi BPJS Kesehatan atau Mobile JKN. Peserta yang mengalami kesulitan menggunakan layanan online dapat meminta bantuan di FKTP tempat terdaftar.
Kesimpulan
Peserta JKN dapat menyelesaikan skrining BPJS Kesehatan 2026 melalui HP dengan dua pilihan, yaitu website resmi BPJS Kesehatan dan aplikasi Mobile JKN. Peserta cukup memasukkan data yang diperlukan, menjawab pertanyaan sesuai kondisi kesehatan, kemudian menyelesaikan proses hingga hasil skrining muncul.
Hasil tersebut tidak sama dengan diagnosis penyakit. Jika skrining menunjukkan adanya risiko tertentu, peserta dapat melanjutkan dengan berkonsultasi kepada tenaga kesehatan untuk mengetahui apakah pemeriksaan tambahan diperlukan.
















