Rabu, 16 September 2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
Kabarbaik.id
  • Bansos
  • E-wallet
  • Pendidikan
  • BPJS Kesehatan
  • Bansos
  • E-wallet
  • Pendidikan
  • BPJS Kesehatan
No Result
View All Result
Kabarbaik.id
No Result
View All Result
Home Info

IPDN 2026: Jadwal Seleksi, Jumlah Formasi, Biaya Pendidikan, dan Ketentuan Calon Praja

Andra Chandra by Andra Chandra
15 September 2026
in Info
0
IPDN 2026: Jadwal Seleksi, Jumlah Formasi, Biaya Pendidikan, dan Ketentuan Calon Praja

IPDN 2026: Jadwal Seleksi, Jumlah Formasi, Biaya Pendidikan, dan Ketentuan Calon Praja

Calon lulusan SMA atau sederajat dapat menjadikan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) sebagai salah satu pilihan untuk melanjutkan pendidikan di bidang pemerintahan.

Sekolah kedinasan di bawah Kementerian Dalam Negeri ini juga menawarkan peluang karier sebagai aparatur sipil negara setelah peserta menyelesaikan pendidikan sesuai ketentuan.

READ ALSO

Buka Rekening BSI di Cabang 2026, Cek Syarat, Biaya, dan Setoran Awalnya

GoPay Terblokir dan Tidak Bisa Dipakai? Ini Cara Membukanya

Penerimaan calon praja IPDN pada 2026 menyediakan 1.410 formasi. Jumlah tersebut merupakan bagian dari total 4.770 formasi sekolah kedinasan yang dibuka pemerintah pada tahun yang sama.

Selain jumlah kursi yang tersedia, calon peserta perlu mengetahui jadwal pendaftaran, tahapan seleksi, fasilitas pendidikan, hingga berbagai kewajiban yang harus dipenuhi setelah dinyatakan lulus.



IPDN Menyediakan 1.410 Formasi pada 2026

Badan Kepegawaian Negara (BKN) menetapkan jumlah penerimaan sekolah kedinasan 2026 melalui Surat Kepala BKN Nomor 5249/B-KS.04.01/SD/K/2026 yang diterbitkan pada 12 Agustus 2026.

Dari total 4.770 formasi yang disediakan pemerintah untuk sembilan kementerian dan lembaga penyelenggara sekolah kedinasan, IPDN mendapatkan alokasi sebanyak 1.410 formasi.

Rinciannya adalah sebagai berikut:

  • IPDN Kementerian Dalam Negeri: 1.410 formasi.
  • PKN STAN Kementerian Keuangan: 1.000 formasi.
  • Sekolah Kedinasan Kementerian Perhubungan: 891 formasi.
  • Politeknik Statistika STIS BPS: 564 formasi.
  • Politeknik Imigrasi dan Pemasyarakatan: 375 formasi.
  • Poltekpin Kementerian Hukum: 250 formasi.
  • STMKG BMKG: 130 formasi.
  • STIN BIN: 100 formasi.
  • Politeknik Siber dan Sandi Negara: 50 formasi.

Jumlah Pendaftar IPDN Mencapai 19.142 Orang

IPDN termasuk sekolah kedinasan yang mendapat perhatian besar dari calon peserta. Berdasarkan data sementara BKN per 28 Agustus 2026, sebanyak 19.142 orang tercatat sebagai pelamar IPDN.

Dari jumlah tersebut, 13.694 peserta sudah menyelesaikan proses submit dokumen. Berdasarkan jumlah pelamar, IPDN berada di urutan kedua setelah PKN STAN yang mencatat 22.614 pelamar.

Sementara itu, seluruh sekolah kedinasan pada penerimaan 2026 mencatat 99.146 pelamar. Sebanyak 66.303 orang di antaranya telah melakukan submit dokumen.

Jumlah pendaftar tersebut memperlihatkan bahwa calon praja harus menghadapi persaingan yang cukup besar. Pemeriksaan persyaratan dan persiapan untuk setiap tahapan seleksi menjadi hal yang perlu dilakukan sejak awal.



Rangkaian Jadwal Seleksi IPDN 2026

Pendaftaran sekolah kedinasan dilakukan melalui portal SSCASN. Untuk penerimaan IPDN 2026, pendaftaran secara daring dibuka pada 18 hingga 30 Agustus 2026.

Setelah pendaftaran berakhir, dokumen peserta menjalani proses verifikasi administrasi yang berlangsung sampai 1 September 2026.

Berikut jadwal lengkap tahapan seleksi:

  • Pengumuman seleksi: 15-24 Agustus 2026.
  • Pendaftaran seleksi: 18-30 Agustus 2026.
  • Seleksi administrasi: 18 Agustus-1 September 2026.
  • Pengumuman hasil administrasi: 2-3 September 2026.
  • Masa sanggah: 4-5 September 2026.
  • Jawaban sanggah: 4-6 September 2026.
  • Hasil pasca-sanggah: 7-8 September 2026.
  • Pembayaran PNBP SKD: 11-15 September 2026.
  • Pelaksanaan SKD: 22 September-7 Oktober 2026.
  • Pengolahan nilai SKD: 27 September-10 Oktober 2026.
  • Pengumuman hasil SKD: 1-13 Oktober 2026.
  • Seleksi lanjutan: 11-28 Oktober 2026.
  • Pengumuman kelulusan akhir: 21 Oktober-1 November 2026.

Peserta IPDN yang dinyatakan lolos Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) masih harus mengikuti sejumlah ujian berikutnya. Tahap lanjutan tersebut meliputi verifikasi faktual, tes bahasa Inggris, tes kesehatan, tes psikologi, tes integritas dan kejujuran, serta tes kesamaptaan dan antropometri.

Praja IPDN Tidak Dibebani Biaya Kuliah

IPDN berada di bawah Kementerian Dalam Negeri dan memiliki sistem pendidikan kedinasan. Peserta yang diterima sebagai praja tidak dikenakan biaya kuliah sebagaimana mahasiswa pada perguruan tinggi pada umumnya.

Selama mengikuti pendidikan, praja juga mendapatkan fasilitas asrama, makan, dan uang saku berdasarkan ketentuan yang berlaku.

Masa pendidikan IPDN berlangsung sekitar empat tahun atau delapan semester. Setelah pendidikan selesai, lulusan memiliki peluang untuk diangkat sebagai CPNS. Pengangkatan menjadi PNS selanjutnya dilakukan setelah peserta menjalani Pelatihan Dasar (Latsar) CPNS sesuai aturan.

Sistem pendidikan serta peluang untuk melanjutkan karier sebagai aparatur sipil negara menjadi salah satu pertimbangan calon lulusan SMA atau sederajat ketika memilih IPDN.



Ada Komitmen yang Harus Dipenuhi Setelah Lulus

Peserta yang berhasil melewati seluruh seleksi IPDN perlu memahami bahwa kelulusan juga disertai sejumlah kewajiban. Calon praja harus menandatangani dan menjalankan komitmen yang berlaku selama masa pendidikan maupun setelah nantinya diangkat sebagai aparatur sipil negara.

Beberapa ketentuan tersebut meliputi:

  • Tidak mengundurkan diri setelah dinyatakan lulus seleksi akhir.
  • Tidak menikah atau kawin selama mengikuti pendidikan.
  • Bersedia diangkat menjadi CPNS/PNS sesuai ketentuan.
  • Siap ditempatkan di seluruh wilayah Indonesia.
  • Bersedia menjalani pendidikan di kampus IPDN yang telah ditentukan.
  • Menaati seluruh peraturan dan tata tertib praja.
  • Bersedia diberhentikan apabila terbukti melakukan pelanggaran disiplin.
  • Mengembalikan biaya seleksi ke kas negara apabila mengundurkan diri setelah dinyatakan lulus.
  • Dinyatakan gugur apabila terbukti memalsukan identitas atau dokumen persyaratan.

Berbagai ketentuan tersebut perlu diketahui sebelum mendaftar. Menjadi calon praja IPDN bukan hanya mengenai kelulusan seleksi dan pendidikan, tetapi juga berkaitan dengan komitmen selama pendidikan serta penempatan setelah lulus.

Tahapan Seleksi Berlanjut setelah SKD

Peserta yang telah mendaftarkan diri dan lolos pemeriksaan administrasi akan mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar dengan metode Computer Assisted Test (CAT) BKN.

Mereka yang memenuhi ketentuan pada tahap SKD kemudian melanjutkan ke serangkaian pemeriksaan dan tes khusus IPDN. Materi seleksi lanjutan mencakup beberapa aspek, mulai dari kemampuan bahasa Inggris dan kondisi kesehatan hingga psikologi, integritas dan kejujuran, kesamaptaan, serta antropometri.

Seluruh rangkaian tersebut harus dilewati sebelum peserta dapat memperoleh hasil akhir. Pengumuman kelulusan dilakukan setelah seluruh tahapan seleksi selesai sesuai jadwal yang telah ditentukan.



Calon Praja Diminta Menghindari Penipuan

Panitia penerimaan calon praja IPDN meminta peserta memperoleh informasi hanya dari kanal resmi SPCP IPDN dan pemerintah.

Peserta juga perlu mengetahui bahwa panitia tidak meminta imbalan dan tidak memberikan jaminan kelulusan kepada pihak mana pun. Tawaran dari seseorang yang mengaku dapat meloloskan peserta dengan meminta uang harus diwaspadai.

Selain menghindari penipuan, peserta perlu memastikan seluruh informasi yang dimasukkan ketika mendaftar benar dan menggunakan dokumen asli. Email, nomor ponsel, kata sandi, serta informasi akun juga harus dijaga karena masih diperlukan selama proses seleksi.

Dengan tersedianya 1.410 formasi dan jumlah pelamar mencapai 19.142 orang, seleksi IPDN 2026 menjadi proses yang kompetitif. Peserta perlu memastikan administrasi terpenuhi, mempersiapkan diri menghadapi SKD, serta memahami seluruh tahapan yang harus dijalani sampai pengumuman kelulusan akhir.

Tags: biaya kuliah IPDN 2026cara daftar IPDN 2026formasi IPDN 2026IPDN 2026jadwal seleksi IPDN 2026pendaftaran IPDN 2026sekolah kedinasan IPDN 2026seleksi calon praja IPDNsyarat masuk IPDN 2026tahapan seleksi IPDN 2026

Related Posts

Buka Rekening BSI di Cabang 2026, Cek Syarat, Biaya, dan Setoran Awalnya
Info

Buka Rekening BSI di Cabang 2026, Cek Syarat, Biaya, dan Setoran Awalnya

16 September 2026
GoPay Terblokir dan Tidak Bisa Dipakai? Ini Cara Membukanya
E-wallet

GoPay Terblokir dan Tidak Bisa Dipakai? Ini Cara Membukanya

16 September 2026
Cara Membuat KTP Online 2026: Syarat, Dokumen, dan Langkah Pengurusannya
Info

Cara Membuat KTP Online 2026: Syarat, Dokumen, dan Langkah Pengurusannya

16 September 2026
Cara Mendapatkan Saldo DANA Gratis 2026 lewat DANA Kaget dan Promo Resmi
E-wallet

Cara Mendapatkan Saldo DANA Gratis 2026 lewat DANA Kaget dan Promo Resmi

16 September 2026
Cara Skrining BPJS Kesehatan 2026 Secara Online, Simak Langkahnya
BPJS Kesehatan

Cara Skrining BPJS Kesehatan 2026 Secara Online, Simak Langkahnya

16 September 2026
Cek Bansos 2026 Pakai NIK, Simak Cara Lihat Status PKH dan Sembako Online
Bansos

Cek Bansos 2026 Pakai NIK, Simak Cara Lihat Status PKH dan Sembako Online

16 September 2026
Next Post
Daftar Iuran BPJS Kesehatan September 2026 untuk Kelas 1, 2, 3

Daftar Iuran BPJS Kesehatan September 2026 untuk Kelas 1, 2, 3

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POPULAR NEWS

IOS 27 Resmi Hadir di Indonesia, Bawa Siri AI dan Fitur Baru untuk iPhone

IOS 27 Resmi Hadir di Indonesia, Bawa Siri AI dan Fitur Baru untuk iPhone

16 September 2026
Langkah Klaim DANA Kaget 2026, Syarat dan Tips Agar Tetap Aman

Langkah Klaim DANA Kaget 2026, Syarat dan Tips Agar Tetap Aman

3 September 2026
Cara Cek NISN Siswa Online Berdasarkan Nama, Lengkap dengan Solusi Jika Data Tidak Muncul

Cara Cek NISN Siswa Online Berdasarkan Nama, Lengkap dengan Solusi Jika Data Tidak Muncul

16 September 2026
Cara Edit Foto Jadi Bergaya Tahun 1980-an di ChatGPT, Lengkap dengan Prompt Retro

Cara Edit Foto Jadi Bergaya Tahun 1980-an di ChatGPT, Lengkap dengan Prompt Retro

16 September 2026
Cara Menonaktifkan BPJS Kesehatan Peserta Meninggal Dunia, Bisa Lewat WhatsApp

Cara Menonaktifkan BPJS Kesehatan Peserta Meninggal Dunia, Bisa Lewat WhatsApp

4 September 2026

EDITOR'S PICK

Cara Membuat KTP Online 2026, Simak Syarat, Langkah, Biaya hingga KTP Hilang

Cara Membuat KTP Online 2026, Simak Syarat, Langkah, Biaya hingga KTP Hilang

15 September 2026

What It’s Really Like To Have Dinner with Best Burger In New York

5 Juli 2026
Cara Cetak Kartu BPJS Kesehatan 2026 lewat Mobile JKN, Bisa Disimpan di Email

Cara Cetak Kartu BPJS Kesehatan 2026 lewat Mobile JKN, Bisa Disimpan di Email

3 September 2026
Cara Mendapatkan Saldo DANA dari Aplikasi ISUL hingga Rp90.000

Cara Mendapatkan Saldo DANA dari Aplikasi ISUL hingga Rp90.000

12 September 2026
  • Bansos
  • E-wallet
  • Pendidikan
  • BPJS Kesehatan
Call us: +1 234 JEG THEME

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Homepages
    • Home Page 1

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Go to mobile version